Monday, November 23, 2015

Sekolah di Akita, Mengapa Tidak? (2)

Selanjutnya dalam postingan ini, diri akan menyampaikan beberapa poin lanjutan tentang mengapa Akita bisa jadi tujuan sekolah di masa depan. Berdasarkan pengalaman diri, Akita adalah kota yang sangat menarik untuk belajar dalam pengetahuan dan sosial - budayanya. 
  1. Akita menawarkan kehidupan Jepang yang masih terasa tradisionalnya. Akita merupakan kota yang nyaman dengan lebih sedikit gedung - gedung perkantoran tinggi; banyak rumah - rumah khas Jepang yang biasa dilihat di film - film kartun, seperti Doraemon yang mendominasi di Akita. Kehidupan di Akita yang tenang juga lebih didominasi dengan keberadaan anak - anak dan orang - orang tua yang menghabiskan masa tuanya di sini. Keramahan orang - orang Akita juga sangat terasa di sini. Mereka tidak segan untuk membantu orang - orang asing yang kebanyakan tidak mengerti bahasa Jepang, seperti dalam berbelanja dan juga mencari jalan saat tersesat. 
  2. Cemilan enak di Akita
  3. Dalam soal makanan, Akita menawarkan banyak makanan khas yang umumnya mungkin belum banyak diketahui oleh mereka yang pernah singgah di Jepang. Makanan - makanan ini biasanya tidak mudah ditemukan di kota - kota lain di Jepang. Pola makanan Akita adalah nasi, sayuran, lauk pauk dan buah - buahan. Makanan 4 sehat 5 sempurna bisa dikatakan sangat mudah didapatkan di Akita dengan kualitas terbaik. Beras Akita adalah salah satu yang terkenal di Jepang, dikenal sebagai Akita Komachi. Ada juga makanan turunannya yang terbuat dari beras Komachi, yang dikenal sebagai Kiritanpo. Ditambah dengan sayur mayur segar yang ditanam langsung di Akita atau diambil dari hutan ("sansai") di Akita. Bagian ini akan diri bahas khusus di postingan tentang JA. Ikan segar dari Laut Jepang (harus coba "hatahata") dan daging sapi sehat plus ayam ternak pilihan juga tersedia di Akita. Setiap ternak di Akita dirawat dan dipastikan kualitas pakannya secara khusus untuk mendapatkan daging dengan kualitas terbaik. Oleh karena itu, makanan tidak akan menjadi soal untuk siapa pun yang datang di Akita. 
     
    Kiritanpo Nabe di Akita University
3. Setelah sampai di tempat yang baru, pasti akan banyak hal yang harus diurus terkait administrasi sebagai warga negara baru dan kebutuhan lainnya, seperti telepon, internet dan lainnya. Akita adalah tempat terbaik dalam hal ini. Di Akita, seluruh pengurusan dokumen dan administrasi dapat dilakukan dengan nyaman dan sederhana saja. Lokasi setiap area pengurusan cenderung berada di satu distrik yang sama, seperti City Hall dan Imigrasi. Hal ini sangat mempermudah kita dalam menyelesaikan urusan dokumen yang dibutuhkan. Akses ke lokasi pun mudah, hanya menggunakan bus nomor 140 - 141 - 142 - 143 dari stasiun bus Akita dan berhenti tepat di daerah perkantoran yang dituju. Selama pengurusan, para pegawai negeri sipil yang bertugas pun berusaha maksimal dan efektif dalam menangani setiap dokumen yang dibutuhkan, misalnya pengurusan asuransi atau pajak. Kekurangan dalam berbahasa Jepang, akan sangat dibantu oleh para pegawainya yang selalu berusaha menjelaskan apa yang ada dalam dokumen dan kebutuhannya dalam bahasa Inggris yang sederhana. Sama halnya dengan pengurusan dokumen kewarganegaraan dan kebutuhan lainnya seperti telepon atau internet. Pihak provider akan berusaha menjelaskan paket - paket telpon dan internet yang ada dengan kalkulasi pembiayaannya dengan detail kepada kita, berikut sistem kontrak yang ditawarkan dengan ramah menggunakan bahasa Inggris sederhana untuk warga negara asing. Bahasa Inggris tidak menjadi bahasa utama di Akita ataupun seantero Jepang lainnya. Penggunaan bahasa Inggris terbatas pada bahasa tulisan sederhana masih dapat ditemukan di kota - kota di Jepang. Di Akita, penggunaan bahasa Inggris di tempat - tempat umum mulai bertumbuh lebih baik dalam 3 tahun terakhir sejak 2013. 


Selain itu, masih ada beberapa poin penting lagi yang bisa menjadi pertimbangan untuk sekolah di Akita...postingan selanjutnya ya..

No comments:

Post a Comment