Sunday, January 23, 2011

FTV

Film Televisi (dalam bahasa Inggris disebut sebagai Television Movie) atau lebih sering dikenal sebagai FTV adalah jenis film yang diproduksi untuk televisi yang dibuat oleh stasiun televisi ataupun rumah produksi berdurasi 120 menit sampai 180 menit dengan tema yang beragam seperti remaja, tragedi kehidupan, cinta dan agama. Film layar lebar yang ditayangkan di televisi tidak dianggap sebagai FTV.

ini kata wikipedia.

Nah, kenapa FTV jadi yang dibicarakan oleh diri ? Karena diri sangat suka FTV dibandingkan acara sinetron atau musik - musik gitu. Selama liburan, hanya FTV saja jadi tontonan. Hampir kayak minum obat, yaitu 3 kali sehari di salah satu televisi swasta. FTV pertama pukul 10.00, kedua pukul 12.30, dan ketiga pada 22.30. Sebenarnya, semua cerita FTV yang ditonton oleh diri hampir yang sudah diulang dan sering sekali mudah ditebak alur ceritanya. Akan tetapi, rasanya ini saja tontonan mahasiswa seperti diri di luar berita yang hampir sama semua di semua channel televisi. Maklum, tanpa tv kabel. *berbahagialah mereka yang kosannya punya tv kabel*

Sekarang, apa keuntungan FTV versi diri. Meskipun, cukup sering dihina sebagai tontonan ya agak ga penting tetapi FTV memiliki kelebihan tersendiri.
Menurut diri,
>> mengusir kebosanan selalu di antara saluran televisi yang aneka ragamnya hampir sama
>> durasinya pendek
>> tidak perlu berpikir berat saat menonton apalagi saat alur cerita sudah bisa ditebak
>> sarana promosi daerah.

Ini adalah hal yang sangat menarik. Diri sangat suka dengan lokasi FTV yang di luar Jakarta. Takjub !!!
Dahsyatnya sebuah sarana untuk memberi tahu orang lain kondisi di belahan lain Indonesia ini. Ini menyenangkan sekali.

Terlepas rugi untungnya, ya, balik - balik ke masing-masing.


Ulangilah kebaikan yang kamu terima

Selamat hari minggu Semua..

cc : Papa, Mama, adik - adik diri (Cipi, Iis, Nam), lelakiku, sahabat - sahabat diri (Pal, Monang, Dydy, Bangkit), saudara - saudara diri di GM XVIII..

Satu minggu berlalu.
dan selamat datang kepada semester baru. Kehidupan yang baru akan kita jalani sekarang. Rasa malas, mengantuk, dan ketidakpuasan mungkin masih akan menumpuk. Akan tetapi, ingatlah, mau sampai kapan? Hayo, segera lupakan. Segera lepaskan!

Be a Fresh you !!!
Be a Fresh you !!!
and be a Fresh you !!!

It's your revolution for STUDY.

Ini adalah SEMANGAT yang kemarin selalu ada. Mungkin bisa menjadi bagian dari tambahan semangat minggu baru ini.

SENIN
Bukan pekerja biasa. Tetapi Tuhan menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi orang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya (Kejadian 39:2)
Percayalah, dunia bisa tidak adil terhadap Anda, tetapi Tuhan selalu adil. Kunci keberhasilan kita ada pada Tuhan, bukan pada dunia. Tanggung jawab kita, bukan menuntut ini dan itu, tetapi berjalan bersama Tuhan dan bekerja sebaik-baiknya.

SELASA
Menghargai kehidupan. Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karenaanjing yang hidup lebih baik daripada singa yang mati (Pengkhotbah 9:4)
Jika Tuhan berkenan, hidup patut dipertahankan dan diperjuangkan. Bahkan ketika penyakit mengancam, doa dan pengharapan untuk hidup tak boleh surut. Dalam menghargai hidup, ada perjuangan untuk mempertahankan dan menjalaninya. Hidup karunia Tuhan layak dijalani dengan tangguh.

RABU
Sisi yang Berbeda. Aku hendak bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya (Mazmur 86:12)
Ketika hidup memberikan 100 alasan bagi kita untuk menangis, tunjukkanlah bahwa hidup punya 1000 alasan untuk kita bahagia. Berpikirlah dengan sudut pandang yang berbeda dan berpikir positif. Diri kita berharga dan sungguh indah diberikan Tuhan.

KAMIS
Jangan berhutang. Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi..(Roma 13:8)
Usahakanlah diri tidak berhutang dengan siapapun. Karena bila kita membiasakan diri untuk berhutang, maka lama-kelamaan berhutang akan menjadi gaya hidup kita. Lebih baik mencukupkan diri dengan apa yang ada.

JUMAT
Jika aku mengeluh. Jawab Yesus kepada mereka : "Janganlah kamu bersungut - sungut." (Yohanes 6:43)
Sikap bersungut-sungut akan mencuri sukacita, kedamaian dan kemajuan kita. bersungut-sungut adalah tanda ketidakdewasaan. jika terus mengeluh - mengeram sepanjang hari, maka kita akan merasa lelah seperti anjing pada malam hari. Syukurilah segala yang telah Tuhan berikan dan percayalah bahwa Tuhan sanggup memenuhi kebutuhan kita.

SABTU
Sampai kapan ? Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak (Maleakhi 3:3)
Kadang kita memang bertanya, "Sampai kapan, Tuhan?"Kehidupan kita juga serupa seperti perak yang sedang dimurnikan. Kita harus melewati proses yang tidak selalu menyenangkan, bahkan cenderung membuat kita merasa tidak nyaman. Demikian juga, dalam setiap proses yang kita alami, Tuhan memastikan bahwa hanya Dia yang tercermin dalam kehidupan kita.

MINGGU
Lupakan Saja ! Sebab tujuh kali orang benar jatuh namun ia bangun kebali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana (Amsal 24:16)
Setiap orang pernah melakukan kesalahan namun bukan jadi alasan untuk terpuruk. Jangan biarkan masa lalu menghalangi keberhasilan di masa depan. Mari melangkah.

sumber : SpiritGirl dan e-RH

Setiap harinya perjalanan kita adalah waktu yang berharga. Meskipun kadang kita isi dengan ketidakjelasan versi kita.

Waktu berharga dan semua yang kita lakukan adalah kenangan.
Jangan lelah bekerja di ladangNya, Tuhan.

Selamat menjadi berkat.

Tuesday, January 18, 2011

Takut

Jika bicara tentang ketakutan, maka banyak hal yang datang dan menjadi jawaban. Ketakutan akan banyak hal yang ada di sekitar diri. Bukan sekadar yang pantas ditakutkan, mungkin seperti kematian. Namun, lebih dari itu. Segala kondisi bisa saja menciptakan ketakutan. Menyelipkan keberadaan sesuatu yang mungkin diri tidak akan menyangka akan menghadapinya.
Dalam hubungan dengan orang terdekat, ada yang namanya ketakutan akan perpisahan. Namun, maukah hidup tanpa pertemuan? Rasanya, akan menjadi tidak logis jika dijalani. Semua tidak ada yang kekal.
Kehidupan adalah sesuatu yang tidak pernah kekal. Apa yang dimiliki hari ini, bisa saja hilang esok hari. Udara yang dihirup siang ini, bisa saja tidak akan ternikmati lagi esok pagi. Semua akan sama jika dipandang dengan cara demikian. Tidak akan ada yang bisa memastikan bahwa segala yang kita rasakan sekarang akan tetap menjadi milik dan bagian dari kita.

Adalah ego bagi manusia ketika mereka menginginkan semua yang ada sekarang selalu sempurna tanpa kurang satu apapun. Dalam perjalanannya, semua itu adalah tidak mungkin. Semua yang dikerjakan, dimiliki, dirasakan, dan lainnya adalah sementara. Mereka sedang bertumbuh. Akan tetapi, tidak ada yang dapat menjamin bahwa ia akan tetap tumbuh menjadi pohon besar atau harus mati menjadi rumput kering esok hari. Rasa takut muncul sebagai pelengkap keberadaan ego tinggi ini.

Manusiawi, takut adalah wajar. Akan tetapi, ada batasannya kadar takut yang dimiliki. Semua akan kembali kepada cara memandang suatu kondisi yang ditawarkan bagi diri. Ya, semua orang bisa memilih bagaimana dia bersikap terhadap ketakutan yang ditawarkan bagi pribadi masing-masing. Misal, ketika melihat ular. Apa yang seharusnya ditakutkan dari seekor ular? Diri rasa tidak ada yang salah dengan sang ular jika tidak diberikan gangguan. Namun, tidak menjadi demikian bagi orang - orang tertentu. Keberadaan ular bisa saja membuat seseorang ketakutan luar biasa. Termakan ketidakmampuan dia menghadapi dirinya yang sangat reaktif terhadap keberadaan ular tadi.

Sama halnya masalah hati. Diri yakin tidak semua orang mampu menghadapi persoalan ini. Bagi orang tertentu, masalah hati adalah menakutkan. Diri juga merupakan salah satunya. Sempat cukup lama, diri merasakan takut untuk membuka hati bagi lelaki. Diri mengalami ketakutan untuk merasakan sakit. Ketakutan yang sangat besar terhadap rasa sakit akan kehilangan. Akibatnya, diri tidak pernah mencoba untuk menyelesaikan pembelajaran saat diri membuka hati. Rasa sakit yang muncul pertama kali sebagai ujian pertama, membuat diri selalu berlari dan berusaha menyembuhkan hati yang baru saja diuji. Demikian seterusnya, dan sampai akhirnya ini menjadi kebiasaan. Bukan sebatas hal yang sifatnya manusiawi lagi.
Pada akhirnya, ketika diri mencoba kembali, diri hampir selalu tidak survive. Selalu demikian, pikiran diri hanyalah berlari dan diri selalu bersifat resist (melawan) terhadap kondisi yang ada. Diri selalu merasa tidak kuat dengan sakit ataupun perubahan - perubahan yang baru. Adalah hal sulit untuk percaya dan memiliki kepercayaan bagi diri. Akibatnya, lelaki pun akan merasakan ketakutan ini.
Lelakiku tangguh. Dia yang selalu menemani diri untuk yakin pada diri dan menyembuhkan ketakutan ini.

Menurut diri, pendampingan adalah hal yang luar biasa yang bisa dimiliki mereka yang memiliki ketakutan terhadap sesuatu. Mereka yang phobia ketinggian, misalnya. Memiliki keberanian pertama kali untuk berada di tempat atau kondisi yang ditakutan lebih dahulu. Kedua, berjalanlah di sana dan rasakan ketakutan itu. Jika diri bukan orang yang kuat, mintalah dampingan mereka yang terdekat bagi diri sendiri. Bukan berlari dari segala ketakutan ini. Jangan membiarkan pikiran ini menjadi lawan terbesar terus menerus dalam menyembuhkan ketakutan kita.

Saturday, January 15, 2011

Terkadang Pikiran adalah Sakitmu

Psikosomatis.
Hal yang paling sederhana yang pasti dimiliki semua orang. Namun, kadarnya berbeda setiap masing - masing personal. Menurut kakak *aku lupa namanya* yang diri temui saat di travel perjalanan Bandara Soekarno Hatta-Bandung, psikosomatis itu wajar bagi setiap orang. Kakak ini juga menjelaskan padaku bahwa kadarnya akan berbeda dan pengaruh ke daerah yang sakit juga berbeda di tiap pribadi. Kalau dirinya, akan langsung sakit perut ketika dia sedang panik, takut ataupun keadaan ekstrem lainnya yang datang tiba - tiba.

Kadar inilah yang dimiliki tiap orang sebagai sifat reaktif tubuh terhadap rangsangan keadaan. Bagaimana dengan diri? Saya memang menderita ini, tampaknya demikian. Pikiran begitu menjadi sakit dalam diri. Pikiran tentang masa depan, kuliah, organisasi, hubungan dengan orang lain dan lainnya begitu menyiksa diri. Akibatnya, diri alami 'siksaan' secara tidak langsung pada bagian tulang belakang. Itu sangat menyakitkan.
Jujur, secara utuh bahwa kehidupan diri adalah hal yang menyenangkan. Seutuhnya tidak kekurangan seharusnya. Dimulai dari kuliah, semuanya baik dan cenderung luar biasa dibandingkan kebanyakan. *jangan melihat ke atas*
Keluarga, yang paling penting, sungguh sempurna. Dengan segala berkat dan kehidupan yang mereka sediakan. Semangat dan keyakinan kepada diri yang berlimpah dan tidak henti.
Orang terkasih, yang sungguh mendekati sempurna. Ia mampu melengkapi diri dengan segala keterbatasan diri dan dia.
Sahabat, yang terkadang diri kira tidak ada, mereka sebenarnya nyata dan akan selalu ada dalam bentuk apapun.

Hal - hal di atas pasti dimiliki semua orang dalam bentuk dan kapasitas yang berbeda. Coba renungkan sekitar kita. Ada banyak hal yang terkadang lebih menyakitkan buat dijalani, tetapi masih dilakoni.
Seutuhnya, manusia tidak hidup dalam kesialan. Tidak sama sekali. Manusia punya kebaikan dan kesempatan yang sama dalam memiliki dan menjalani hari - harinya.
Manusia mungkin tidak memiliki apa yang diinginkan matanya selalu. Namun, di situlah sebuah karya sebenarnya sedang dibuat. Oleh karena, apa yang selalu kita inginkan jika diberikan bagi kepuasan mata kita adalah bencana bagi pribadi masing - masing.
Manusia punya kesempatan untuk memilih apa yang akan dia sikapi terhadap apa yang tersedia di hadapannya. Benar atau tidak, itu bergantung cara untuk memandangnya.
Hal paling sederhana adalah menyukai tempat tinggal yang dimiliki, menyukai gadgets yang kita punyai, menyukai nilai yang kita dapatkan, ataupun menyukai kekurangan kita saat ini. Sungguh, pilihan menyukai itu tidak hanya terbatas pada pribadi dalam arti cinta. Banyak hal yang lebih dalam, yang sedang dikerjakan jika bisa dilakukan pada setiap aspek kehidupan yang kita jalani.

Melalui artikel ini, Dr Suryo juga membagikan pengetahuan tentang apa saja gejala stres yang sering dialami banyak orang. Dengan demikian, Anda bisa mengambil langkah-langkah penanganan sejak dini. Dan berikut ini gejalanya:

- Keluhan kronis berbagai gangguan fisik, seperti sakit maag, pusing, sakit kepala, sakit pinggang, sering masuk angin, dan berbagai keluhan yang berpindah-pindah.

- Selalu mengeluh tidak bisa tidur, meskipun orang di dekatnya melihatnya cukup tidur.

- Pelupa, sulit berkonsentrasi, sulit berpikir, pikiran kosong atau buntu. (pet)

ciri - ciri stres yang sudah bisa jadi penyakit. RILEKS kan PIKIRAN !!!



Manusia punya kekuatan yang lebih hebat lagi. Kekuatan itu adalah memilih. Kita bisa memilih untuk sakit seperti apa yang kita lakukan. Kita juga bisa memilih bahagia setiap hari seperti yang kita inginkan. Kekuatan pilihan manusia akan membawa pribadi itu makin kuat menjalani harinya atau makin lemah menjalani kehidupannya.
Jika kita memilih, saya akan berbahagia sepanjang hari, lakukan itu. Lakukan dengan menjalaninya bersama tantangan yang diberikan. Misal, saat ke kampus, ternyata dosen memarahi kita. Itu ujian 1 dan akankah langsung menurunkan mood? Rasanya tidak boleh demikian.
Seperti kata lelakiku, 'Memilih bahagia berarti siap dengan segala tantangannya. Tidak ada yang hidup tanpa tantangan dari segala pilihan kan?'
Intinya, semua pilihan akan ada konsekuensi, baik itu berupa pujian atau tantangan. Semua bergantung bagaimana kita menyikapinya. Dengan demikian semua akan berjalan sesuai keinginan kita yang lebih indah.
Seutuhnya, manusia hidup dalam keraguan. Tetapi, pikiranmu adalah budakmu. Diri adalah Raja atas semuanya. Semuanya adalah satu kesatuan yang indah jika bisa dibawa bekerja sama, saling mengerti dan percaya.

Tinkerbell

Postingan pertama di saat 2011.

Selamat datang tahun yang baru.
Sebuah resolusi yang terus berjalan hingga tanggal 15 Januari ini. Tidak ada kata terlambat untuk semuanya pasti.
kita mulai dengan memasang TINKERBELL pada layout blog yang sudah semakin tua ini. Memasuki usia balita yang tidak lagi sebagai anak yang terus di'ninabobo'kan. Sebuah perubahan dari segala arah perlu dilakukan untuk mengarahkannya mengenal dunia. Tepatnya, untuk memahami hal - hal baru yang berguna. Tahun 2011 adalah tahun KEBAHAGIAAN. Itu adalah tema yang tidak bisa ditawar lagi. Telah diputuskan demikian. Semua dimulai kembali. Semua diulangi dengan tata yang lebih baik kembali. Semua akan menghasilkan yang terbaik kembali.

Mengapa Tinkerbell?
Baiklah, TINKERBELL adalah tokoh kartun kesukaan penulis.
Sebelum lebih jauh, perlu ditentukan siapa dan apa dari blog ini disebutkan dengan benar. 'Saya', 'Aku', 'Os', 'Penulis' atau apapun, yang tepat untuk menggambarkan semuanya. Pemilik blog memilih untuk menyebutnya sebagai "DIRI".

Selanjutnya, perubahan yang ingin dilakukan adalah tata bahasa. Pemilik blog menginginkan BAHASA INDONESIA tetap menjadi bahasa utama dengan kaidah yang tepat. Pemilik belajar kembali EYD yang mungkin sudah tidak terkenal lagi. Akan tetapi, tidak menutup peluang penggunaan bahasa yang jauh dari kaidah bahasa itu sendiri sesekali.

Terakhir, revolusi sederhana yang akan berdampak besar adalah menulis satu posting tiap hari. Hal yang tidak mudah, pasti bisa dilakukan. Dahulu program ini telah dicanangkan dan hanya bertahan sebentar, tetapi tidak ada salahnya mencoba kembali. :)

Lanjut, menjawab pertanyaan mengapa tampilannya menjadi Tinkerbell. Tinkerbell merupakan sosok kesayangan diri. Tokoh kartun terkenal dengan Peterpan-nya. Akan tetapi, sungguh dia lucu. Jika menonton film Tinkerbell dalam kartun Tinkerbell dan Tinkerbell2, bisa dilihat bahwa dia sosok pekerja keras, tidak mengenal lelah, pejuang, dan inovator. Sifat - sifat baik yang sangat menonjol dari dirinya.


Tinkerbell, lahir dari bunga Lily dan terbang hingga ke dunia peri. Inilah yang membuat dia bisa menjadi peri. Kemampuan dasar yang dia miliki adalah Tinker, seorang penemu. Kawanan peri yang membuat penemuan untuk menunjang kegiatan seluruh peri dari kemampuan lain, seperti peri bunga, angin, dan lain - lain. Pada Tinkerbell 1, dia tidak menerima bakat alaminya ini. Tetapi, pada akhirnya ia menyadari bahwa itulah potensinya. Tinkerbell mengembangkannya dengan baik. Ia juga peri yang ceria. Love her.
Harapan diri hanya bisa untuk menirunya dengan baik. Itu saja. Mengenali potensi dan membawanya pada fungsi maksimal buat diri dan orang sekitar kita.

Ya, karena Tuhan ciptakan 2 tangan untuk itu. Satu tangan menolong diri sendiri. Satu tangan menolong orang lain.

Itulah kehidupan.
Selamat membuat resolusi baru buat semua yang masih berkesempatan ada dan menikmati 2011 tiap waktunya.