Saturday, May 29, 2010

Menggila sehari

nah, sebenarnya judul di atas kagak cocok buat ku. Sangatlah. Secara tiap hari bisa melakukan banyak hal bodoh bersamaan.

Kronologis cerita..
pagi - pagi bangun kesiangan, tapi mesti ketemu adekku di caving segera. Untunglah masih bisa ngeles 10 menit, tetap aku on time. hehehhe..
lanjutlah kabur ke Ace bareng partner gila hari ini, ka cuy, buat mencari safety glass dia di lapangan. Hanya sebentar saja karena shalat jumat segera ada.
Pulang dengan ketidakjelasan mau ngapain, akhirnya aku bingung - bingung di kosan.
Memang kalo tukang jalan, rada ga betah di rumah. Langsung ketemu di chat ama si kk, sepakat buat kabur lagi. alasannya cari tali jam tangan dia. Padahal, sama - sama ngga ada kerjaan kita. ga jelas, ga jelas seperti biasa aku.
Dalam perjalanan tanpa arah, *kita ngga tahu tempat yang jual sih -_-"* jadilah nge ngga jelas buat keluar kota. DAY TRIPPER, terputuskannyalah ke BOGOR!!!

Segera pulang ambil tas dan pakaian ganti. hmm, hanya ingin mencari suasana kota dan malam dengan cara berbeda karena kita ngga tahu mau ke mana. Semua tempat di bandung ramai.
ya, jadilah berangkat ke sana dengan motor berdua. Ternyata oh ternyata hujan tidak kunjung kompromi. saat hujan sedikit reda, akhirnya memutuskan ke Jakarta saja buat main dan menjumpai ka haqul dn ka lontong. hehehehe..Ternyata mengubah tujuan sama saja, lebih ngga diridhoi. Hujan semakin saja ngambek.
Di tengah perjalanan akhirnya memutar balik karena perjalanan ini sudah seperti mengejar hutan, bukan mengejar matahari. bak dua orang gila, akhirnya perjalanan diubah lagi dengan mengerjakan hal lain.
di jalan yang sedang kosong dan hanya ada kami dan mobil, mobil pick up tersebut tiba - tiba terbalik dan aku yang cukup shock. whuahhhh, aku melihat orang kecelakaan di samping ku sendiri. Atraksi pembalikan mobil. Sangat parah. dan itu kepingannya nyaris saja kena di kita saat bermotor. karena di saat itu hanya ada motor kami di kiri dan mobil 'bego' itu di kanan. Thank God, mereka selamat.

Lanjut, balik ke bandung dengan merasa ga jelas lagi. Terus aja ngelewatin jalan dan ketawa ga jelas di motor. sampe akhirnya ke Braga. makan dulu, cape duduk di motor.
Selesai makan, semakin ngga jelas lagi, akhirnya Nonton lah KICK ASS..
film rada bodoh tapi keren. anak kecil yang mainannya senjata dan bela diri. Asik kan. Pengen deh, ntar anakku gtu dong. hahaha..

Abis nonton ngga jelas, semakin bingung mau ngapain. Putuskanlah ke bukit bintang apalagi kalo ngga cuma buat nikmatin bintang ama bulan. hmm, seperti biasalah.
Tapi, kembali berubah. Ujungny malah k cloud9, jiahhh..lebih ngga jelas kan.
nongkrong mpe pagi.ngobrol ngalur ngidul.ngeliat hidup orang - orang yang ternyata lebih ngga jelas dari kita. yakinlah. lebih ngga jelas.

kegilaan yang belum berujung, duu,cape nulis. nanti lagi. nanti disambung.

Friday, May 28, 2010

Maag, ku dan Cokelat


Postingan ini pasti dah pernah ama orang lain. tapi, aku ingin membuatnya jadi masalah lagi.
Ahh, keadaan yang aneh. antara yang disukai dan harus di hindari kan semuanya.

Sebuah produsen coklat terbesar di dunia mengklaim bahwa coklat bermanfaat untuk memperlambat kerutan di wajah dan penuaan. Hal ini dinyatakan karena kandungan flavanols, sebuah zat yang merupakan antioxidant yang terkandung dalam coklat.

Kepala Bagian Inovasi dari pabrik coklat Barry Callebaut, Hans Vrien menyatakan saat ini di Swiss sedang dikembangkan cara untuk mempertahankan kandungan flavanols dalam coklat selama proses pembuatan sehingga membuat permen coklat kaya akan flavanols.

“Coklat dan kesehatan sepertinya tidak cocok bersama-sama tetapi ini adalah ramuan yang menarik: jika saya bisa makan apa yang saya suja dan ini baik untuk kesehatan saya, hal itu sungguh hebat,” ungkap Vrien.

Ini kata orang tentang cokelat. Sesuatu yang aku suka sebenarnya dan jadi musuh buat berat badan. hahahaa, biar rada jelas aja keberadaannya. Ngga ada yang salah kok dengan cokelat. Kecuali ini.

Meskipun sebenarnya coklat sangat bagus untuk meningkatkan mood dan kesehatan jantung tetapi bagi pengidap sakit maag kronis sebaiknya hindari konsumsi coklat secara berlebihan. Karena dapat mengiritasi sistem pencernaan bagi anda yang sudah menderita sakit maag kronis. Coklat dapat menginduksi gejala-gejala GERD dengan memanipulasi kemampuan LES/lower oesophageal sphincter untuk mencegah asam lambung berbalik ke kerongkongan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa coklat secara signifikan meningkatkan jumlah kejadian reflux (aliran balik) pada pasien yang ikut dalam penelitian. Coklat menyebabkan dilepaskannya serotonin dalam jumlah besar dari sel-sel di usus halus. Padahal serotonin ini menyebabkan LES alias pintu jebak mengendur. Pengenduran ini berarti ‘pintu’ antara tenggorokan dan lambung terbuka, sehingga asam bisa mengalir lagi ke tenggorokan.

Ahh, bagaimana mengcounter diri sendiri kalau udah gini. Suka cokelat banget.tapi, tenyata dia bisa membunuh lambungku yang manja ini. hmm, dipikir- pikir sih sebenarnya kerusakan lambung juga kontrol diri sendiri. Bukannya cokelat.

Sebenarnya pengen mengontrol diri terhadap sesuatu saja tapi malah cari - cari alasan ke cokelat. Jadi, bagaimana cokelat disikapi bagi penderita maag seperti saya.

Cuma satu jawabannya : Tetap saja makan!
It will not control you much, if you know the limit. Mestinya begitu keadaan yang ada.


Cokelat. Sapa yang ngga suka, ada sih, tapi biarkan saja mereka yang tidak inginkan itu. Inti pembicaraannya sih, GIVE ME CHOCOLATE :D

Ngga kok, bercanda. Inginnya mencari inovasi baru dalam cokelat. Cokelat. How sweet!!!
Mungkin setelah ini pikiranku perdebatkan lagi antara efek mood dan lambung yang ditimbulkannya. Mungkin ini jauh lebih baik kok. Keadaan yang ada juga demikian. Bisalah lambung kompromi untuk emosi. hihiii..:D

Cokelat:cokelat:cokelat:D

cokelat:cokelat:cokelat:D

Thursday, May 20, 2010

Pagi

Detik-detik sebelum uas cekungan bandung nih, hahha *lebay mode on**

hmm,ada banyak hal yang belum aku tahu buat uas, belajar pun diganti tidur semalaman. Uasnya pagi pula. Ya, resmi mengingat total apa yang bisa diingat.

Tuhan, benar tentang perumpaan berlian tadi pagi. How imitation i am?
Semuanya ga ada yang meleset. Mungkin memang aku tidak sekuat hambaMu Ayub, dan itu benar. Aku hanya tergoda dengan masalahku sendiri meskipun sebenarnya masalah itu jauh bisa ku tangani. Hanya butuh keberanianku menghadapinya, bukan selalu diam dan tidak mengindahkannya.

Hmm, akhir-akhir ini tampak ada yang hilang. Tapi apa ya, hmm. Tidak, jangan, bukan, pasti ngga yang itu. Hahha, kangen saja ternyata cuma gengsi aja buat ngomong. Sama sapapun lah. Jadilah pasti dikira cuek lagi.hahha, biar sudah. Strict terhadap hal-hal seperti ini aku butuhkan tampaknya. Tidak ada hal lain yang bisa ku pegang.

Hmm, percaya ya? Percaya, jadi suatu yang dipertanyakan saat ini. Eits, atau aku saja yang mulai terbiasa dan ternyata oh ternyata itu salah. Hahha, ngga akan ada ceritanya lagi lah kalo gini.
Pelarianku apa ya sekarang,hmm,olahraga!!!jalan kaki aja tapi,ngga pengen lari uey. Nafas ini kembali sejengkal adanya. Rapuh sudah raga ini.

Pagi diisi kabut, tenang,matahari lembut sekali sehabis hujan yang mengguyur semala. Begitu indah dunia ini saat bersyukur. Aku bersyukur aku pernah mengalaminya apapun itu, meski pada akhirnya aku gagal.
In the end, kan yang terutam usaha ku, apa yang telah aku coba dulu sebelum akhirnya aku menyadari ya aku gagal. Hahha, miris atau bahagia memang beda tipis.
Kangen bintang deh,malam ini hadir dung, temanin aku belajar uas altam.hihii,inginnya ada teman atau sehabat baik, tapi cukup sulit. Akan tetapi, sebaiknya cukup mengenal kulit dalam saja,jangan sampe ke inti dalam. Kasihan mereka dan terlalu beruntung akunya nanti.

Hmm,senandungkan rasa ini. Senandungkan rasa lelah ini. Senandungkan rindu ini padamu semua. Whuahh,,^^
Ribet kalo dipertanyakan. Jauh lebih menyenangkan kalo dijalani. Tapi jadi sulit kalo disuruh interpretasi. Hiatts,apakah itu?
Tebak saja sendiri, tiap orang punya jawaban masing-masing yang membahagiakan mereka kok.

Apa yang bisa ku lakukan dengan taraf logika ku gini. Pengen deh, melakukan sesuatu sebagai mahasiswa. I do nothing at all sampe sekarang. Menulis. Itu yang aku mau, tapi bagaimana caranya ya? Aku ngga tahu nih. Hmm,, semuanya yang berlalu mestinya kalo gini adanya cerita dan waktu.
Akhirnya semua akan tiba pada waktunya,
pada semua masa yang telah lama kita ketahui. Apakah kau masih seperti yang dulu?
Hmm..tidak tampaknya ni. Tidak. Hanya untukku.

Beri satu jawaban. Pagi hari yang indah. Ini bukan lembayung bali kok. Aku percaya itu setidaknya. How I miss all.

Lagi

hmm, kosong memang sekarang. Puasa membuatku semakin merasakan goncangan batin. Halah, memang itu bahasa yang tepat.
Bayangkan, pengalihan ke makanan yang biasa ku lakukan sedang tidak bisa tersalurkan. Jadi, apa yang ada di kepala ini berkutat memutar tidak jelas untuk banyak hal. Aku ingin ini, aku ingin itu. Supaya semuanya sempurna. Aku sempurna. Lingkungan sempurna. Keadaan jadi sempurna semuanya.

Semua indah, semua menyenangkan di mata orang. Wahh, krisis diri lagi saya. Ada yang kembali membuatku bertanya - tanya. Kapan waktu untuk berubah. Kapan?
Ngga kuat buat hari ini. Terlalu kompleks pikiranku. Cukup ya Tuhan hari ini. Bukan ingkar lagi, tapi benar. Semua perkara ini cukup menyiksa saya secara tidak langsung.
Hiks, mama pulang dong. Pengen cerita dan minta semangat.

Hmm, dunia tak seindah pelangi.
Salah, dia tetap indah.
Hanya aku saja yang sedang bermain ombak kehidupan..whusss..
whuahh, ujian kehidupan yang membanggakan sekali
whuahh lagi, aku belajar lagi..

bagaimana menjadi bagian dari seseorang yang, bukan sekadar diterima dan kau dilupakan? sangat tidak bisa ku lakukan itu. Aku tidak tahu bagaimana. Ada yang bisa ajarkan saya. Ada? Pasti tidak..hahaha..
I'm too freak withn my life.
The choice is wrong guys.

Sulit

I won't say hello, bcoz it might be goodbye..
I won't say I'm OK, bcoz sometimes I'm not..
but I will say I miss you, bcoz I really do..

Tuesday, May 18, 2010

Laman

Lama, sangat lama ini Tuhan. Tolong redam ini!

Tuhan,tolong redam semuanya!!!

Lelah ternyata saya, cukup menjadi gila dengan semua ini.

Lama

Tuhan, tolong aku. Redam semua ini !!!

Aku lelah, aku ingin kuat,

Monday, May 17, 2010

Saat Meminta

Hmm, kesempatan ngeblog emang bisa di mana aja selama ada sinyal. Sekarang menunggu waktu, rasanya semua berjalan karena Tuhan mau. Semua ngga ada yang percuma pada akhirnya, seharusnya begitu. Ada kenikmatan yang harus dijalani masing-masing individu untuk melihat segalanya dengan jelas. Coba, bayangkan sesuatu yang tak mengenakan,tapi itu juga jelas suatu kesempatan indah merasakan sakit.


Manusia begitu saja adanya. Hari ini aku melihat demikian beratnya, tapi tidak tahu bagaimana esok. Mungkin aku hanya takut. Tapi seharusnya iman membuat semua itu pasti dan mungkin. Tapi *lagi* bagaimana kalau dirimu dihadapkan dengan mereka yang lebih lagi percaya dan hidupnya lebih di jalanNya. Inilah rasanya, aku takut! dan bodohnya mulai mengalah! Kesempatan pada dasarnya sama untuk semua, tapi ada ketakutan terus dalam hidup ini. Takut, takutnya, Bapa hanya mendengar mereka yang berkenan. Tapi kutuk, selalu ada buat mereka yang tidak dengar. Itu yang aku takutkan.
Namun, kesempatan selalu ada yang sama buat semua. Lelah dan bodohnya. Apapun bentuk kinerja tersebut.

Saat Melihat

Berbahagialah ketika memang harus berbahagia,
menangislah ketika memang harus menangis,


tawa, duka, suka tidak lebih dari sebuah keinginan.
Mereka ada karena kita yang meminta. Namun mereka juga bisa hilang karena kita yang mengusirnya.


Sulit sekali tersenyum di saat ini, tapi beban apa yang bisa menghantui kita selain diri kita sendiri. Bukannya musuh, tapi penyitaan emosi yang kadang membuatnya menjadi hal yang berbahaya. Tidak ada yang berhenti di tengah kan? Ketika kita ingin menggapai mimpi. Tak ada mimpi yang terlalu jauh untuk diraih, semua bisa tergapai dan jelas keberjalanannya. Semuanya jelas dan begitu sempurna!!!


Rasa sedih, sesal, dan marah. Menyadarkan ku hanya membuat matahari tak pernah terbenam di waktu yang seharusnya, berganti dengan cahaya bulan. Iya, mungkin ini hanya tepat buat pribadi masing-masing di luar akal dan logika sebagai teknik. Tapi benar, ketika amarah, rasa sedih itu tak padam, matahari akan tetap panas.


Hmm, lama kelamaan hanya tersisa sesal kembali. Aneh, emosi yang begitu labil seringkali menjatuhkan orang. Mengapa permainan dasar kehidupan hanya ada di tangan pemain permainan itu sendiri. Dan diakhiri endingnya cuma dua lagi, bahagia atau menangis. Rasa-rasanya semua sama saja.

Menjawab Jawaban

Pagi dunia, hari ini semua terasa seperti biasa. Ada semangat baru, ada sukacita yang selalu menaungi. Selalu.
Hari Senin, minggu ke3 di bulan Mei. Hmm, semua ternyata berlalu begitu cepat. Tak terasa saja pada akhirnya. Mengapa ini itu pun belum sempat ditanyakan pada semuanya? Makanya, mengejar hari, bukan menghitung hari. Karena itu tampak menyenangkan dan jelas arahnya. Menghitung hari kebanyakan hanya berujung kekesalan dan keterlambatan pergerakan waktu. Jadi rugi sendiri akhirnya. Begitu luar biasa semua kesempatan dalam hidup ini! Ya, semua. Semua dimulai dari nafas di pagi hari. Doa yang menenangkan. Melihat matahari kembali yang bersinar. Merasakan dinginnya pagi. Menghitung rintihan embun. Melihat pergerakan awan. Merasai nikmatnya waktu yang bergerak. Semua terasa sebagai kesempatan. Semua kesempatan yang begitu berharga untuk diambil dengan rasa bersalah, dukacita apalagi kecewa. Mungkin gampang menuliskan hal ini dan itu dan tidak mengerti aplikasi tegasnya.

Terasa berbeda semalam dan pagi ini. Iahlah, suhu yang ada kan tidak konstan. Rasa-rasanya ingin gelisah, tapi jangan diungkapkan. Tidak baik adanya untuk terus merasakannya. Semua bagaimana mengontrol diriku sendiri terhadap keadaan. Jelaskan, aku tidak boleh bertanya terhadap apapun sebenarnya. Menjadi pendengar tidak berarti menjadi penanya. Ya, seperti apa yang biasa ku lakukan.
Namun, kegiatan macam apa jadinya yang halal dilakukan dan jelas arahnya. Bukan ingin mengorek kerusakan, apalagi luka karena itu sakit sekali rasanya. Semua melainkan karena ingin jadi malaikat. Tapi ujungnya seperti tak tahu situasi. Kehidupan begitu tidak sempurna untuk dilewatkan.

Banyak hal yang menjadikannya begitu beragam dalam hidupku sendiri. Mulai dari pemain, jalan cerita, intrik, ending suatu pemilihan terhadap ide yang ada.


Semua begitu menyanjung. Semua begitu jelas arah perginya. Terima kasih jawaban. Apalagi yang tidak pernah jelas dari waktu yang panjang. Coba saja bermain dengan waktu, pasti ada jawaban. Sesulit apapun menunggu. Yang terpenting menikmati kesempatan. Sekarang tinggal bagaimana menikmati kecewa. Atau lebih tepatnya menunggu kejutan.

Friday, May 14, 2010

Luar

Lagi nunggu acara dies hmt mulai nih. Sepi banged yang ada dari 230 orang. Hahhaa,,
ngga jelas nih orang-orang padahal baru malam jamer kan? Pertanyaan lagi deh.

Kayaknya juga aku ngga di dalam,malah meringsuk di luar ruangan. Di lorong prodi yang terang dengan lampu seadanya untuk ukuran itb yang segede gaban. Bukan tak menghargai kerja keras semua teman, tapi sedang tak ingin dengan keramaian saja. Apalagi suasana rada rusak di otakku karena gosip ga jelas tentang hollywood oleh teman-temanku. Dahsyatlah kawan. Sukses rusak rasa inisiatifku kali ini.

Dosen mulai hadir, sampai dekan tercinta pun ada. Hahha, tercinta?? Ohya, tak mengertilah aku.
Kenapa ya masih saja ngga bisa akur ama kakak-kakak di sini. Mungkin bisa dikatakan tidak akrab begitulah. Mungkin itulah yang tepat katanya. Hahhaa, aku yang menutup diri atau mereka yang menutup mata. Sama sajalah. Lagian, sejauh ini masih belum penting untuk dijadikan beban. Tampaknya ada salahku sama mereka makanya jadi begini, tapi apa ya? Aku ngga tahu sama sekali.
Masa aku lebih akrab dan disenyumin ama angkatan atas jurusan lain daripada jurusan sendiri sih? Arghh, ku keluhkan saja, tapi memang tidak akan ada hasil sampai kapan tapi?


Semua memang berjalan begini. Super sekali mendengar cita-cita prima. Dia yang hidupnya lebih urgent dari aku saja masih punya daya juang. Tapi aku, di mana? Malu rasanya sama diri sendiri, malu sama Tuhan, malu dengan keadaan yang diciptakan sendiri. Kayak ngga ada hasil saja selama ini. Dimana letak menghargaiku terhadap semua yang dijalani selama ini?
Semangat prima, aku juga tak akan menyerah dan aku ngga mau mematahkan semangat itu. Super sekali kawan. Daya juangmu sungguh!!!

Rumah Kata

Belajar itu memang terus saja berjalan. Sebenarnya banyak hal yang ingin dilakuin, tapi mengapa tampak terhambat semua. Arghh, apa benar aku melukai banyak orang saat ini ya?
Hmm,aku tidak peka. Mungkin ketika aku bertanya pada mereka jawabnya hanya iseng atau tidak ada apa-apa. Mengapa orang-orang begitu baik ya. Ketika aku yang terus punya masalah, mereka berusaha ada. Tapi mereka tidak menerima kehadiranku ketika mereka ada masalah. Hahhaa, dunia yang aneh. Keseimbangan yang tak seimbang.
Masih mencoba memahami teori keseimbangan yang dibilang mas dito waktu di seminar. Payah ahh, aku jadi bingung. Kalo ada yang didinginkan, maka ada daerah yang panas. Jadi, kalo ada yang kalian sakiti, maka ada yang bahagia. Whoahh, jadi teori yang aneh buat aku.
Jadi ingin melakukan perjalanan kayak kemarin lagi. Sebenarnya ada rasa sedikit lega ketika beberapa jam melamun ngga jelas. Di daerah yang masih rimbun, tanpa sinyal dan keindahan yang langka meskipun hanya lewat batuan. Mungkin ini adalah kesalahan, tapi rasanya ada waktu untuk berpikir dan terdiam. Aku sendiri di sana. Hanya langit dan bumi di tempat ku terdiam sepi. Mungkinkah waktu bisa mengobati atau setidaknya jadi perantara Tuhan menjawab segala keraguanku dalam sepi. Sedikit saja.

Lewat hari Ini

Sekali ini saja, waktu dapat berhenti. Hingga hibernasi dan rasa sakit ini bisa dinikmati sekali lagi.
Hhahaha, tidak ada yang namanya kebetulan dan sangat menyenangkan seharusnya. hahaha..Tidak ada yang punya jawaban. Aku ngga ada maksud membuat semuanya kacau kok. Tapi karena aku waktu itu belum mengerti dan sekarang menghadapinya saja.

Wednesday, May 12, 2010

Stay here

Tuhan, ini abis uas metnum dan uas geostruk hari ini. Ya ampun Tuhan, aku lelah sekali. Hari ini untuk ke sekian kalinya sakit kepalaku kumat cuma karena uas. Tampaknya, bawaan ngga enak. Tapi, masa depan itu sungguh ada.
Ya Tuhan, semuanya berlalu perlahan.
Capek sih, tapi apa ya sebenarnya yang terjadi. Aku tidak mengerti Tuhan. Mengapa masih saja ada kekuatiran dalam hidup ini. Padahal aku terus dan tetap yakin hanya padaMu. Apa imanku melemah Bapa? Aku tak mengerti.
Benar Tuhan, rasa sakit ini tidak tahu lagi bagaimana mengusirnya.Ingin sekali melakukan hal bodoh tapi aku pun dah janji padaMu dan orang - orang yang ku sayang. Semua tampak tidak berguna sekarang. yang ku tahu tampaknya liburan pun tak akan mengobati kekuatiranku. Sekarang dan untuk masa depan. Kesempatan itu ada tapi aku tak bisa memanfaatkannya. Aku terlalu terlena dengan diriku sendiri. Aku memang bukan Tuhan tapi selalu itu dan itu lagi yang aku lakukan. Semakin lelah rasa kepala ini. Seperti banyak beban Tuhan.
Aku ngga tahu harus bagi dengan siapa. Lagian, masalah beginian hanya masalah kecil. Masih ada teman dan saudara yang lebih berat masalahnya. Aku kan bisanya mengeluh, takut, dan menangis. Tampak sekali bodohnya.
Tuhan, masihkah punya waktu? aku ngga mau kasih pilihan ke Tuhan. aku hanya minta padaMu buat katakan apa yang sebenarnya harus ku jalani. Tuhan, aku masih belum peka. Tuhan, it makes me dying unclearly.

Please God, stay beside me. Keep me strong, Jesus. I have nothing to do something. Please God, stay here with me. Keep me smile, Jesus. I don't want to cry.

Tuesday, May 11, 2010

Xkursi Petrologi

10 Mei 2010,
Meski dah lewat sehari, tapi pengen aja nulisnya. Kemarin pertama kali ekskursi ke lapangan bareng anak tambang 08. Hmm,, seru atau ngga nya, aku juga ngga bisa nilai buat yang satu ini. Sampe sekarang aku ngga ngerti kalo jalan ama mereka ramean buat pendidikan pasti isinya banyakan main. Tapi itu wajar kok, jarang ke lapangan bareng kita.

Ngga bisa enjoy aja keluhan ku. Satu itu aja yang paling nyebelin!!! Bukan masalah keadaan alamnya tapi keadaan ekskursinya. Rada kecewa aja sebenarnya, waktu terlalu singkat, terus banyakan mainnya. Hahahhaa, bukannya sok serius tapi ada rasa ga enak aja. Thanks to KANYA ANINDITA yang bersedia ikut ekskursi ini. Rada ngga kebayang aja kalo dia ngga ikut. Semua karena aku jadi bingung sendiri nantinya pasti!
Selama ekskursi mah ada yang sibuk main, ada yang sibuk foto - foto, ada yang sibuk ngerubungi bapaknya dan aku sibuk nanya ama kanya kalo dia lagi ngga dikerubungi orang-orang.aduhhh,,,sempat bete sih, tapi baik bangetlah kanya.Terima kasih ya kanya..sekali lagi..hehehe..sering sekali direpotkan.

Jadi ingat kisah jurusan si yana yang ngga mau lagi ke lapangan karena ekskursi kayak kemarin. Itu sih dengar ceritanya ya. Tapi, berlebihan ngga sih sampe ngga mau diajak jalan-jalan gratis ke lapagan padahal berapa banyak ilmu yang bisa didapatkan dibandingkan rasa panas yang katanya luar biasa itu. Tapi, buatku itu mah biasa aja. hahaha, *tampak sombong* ngga kok, namanya juga ngga ada pohon di sana. Udah dijadiin kuari semua. *tuhkan, tambang. renewable sedikit napa* yang ngejadiin kuari pun ngga tanggung jawab. Kembalikan karstku!!! Hijaukan kembali formasi yang ada itu!

Jalan di 4 lokasi. Lokasi 1 di daerah Cipatat!!!whoahh, formasi Rajamandala, tempat biasa aku main ke gua. Panasnya emang menyengat tapi ya wajarlah. Terus, mainlah dengan BATUAN BEKU di sini. Dahsyat sekali! Aku bisa naik ke atas dengan tenang, loncat sana sini untuk ambil sampel dengan baik. hahaha, tampak seperti apa saja ceritaku ini.

Lokasi 2, amazing! main dekat sungai. Otomatis ketemunya BATUAN SEDIMEN. Banyak macamlah yang berkaitan dengan sedimen.hahaha, belajar pake kompas geologi lagi. Senangnya.hahaha, akhirnya semakin mengerti pake barangnya. Pengen lagi. Thanks to Kanya lagi! Perlu jalan-jalan privat lagi nih ama anak-anak geologi KMPA..^^hayo nya, wo, lam, ji..hahhaa

Lokasi3 dan 4, hmmm..ini mainnya ama piroklastik. Tuff kasar sisa - sisa Bandung purba. Ya, seingatku si punya Gunung Sunda.hehehe, perlu dating dulu buat tahu pastinya, seenggaknya tanya ama yang pernah meneliti di sana. Di tempat ini juga, lagi ada mantan asprak mata kuliah geodas ku. mereka lagi pada pemetaan fasies! Ini yang buat aku bingung. Pemetaan fasies itu detail sekali ternyata, ya tiap 10X10 cm digambar tuh fosil - fosil kecil.

Seharian di lapangan, ngga karuan badanku. Rasa capenya tuh yang lumayan luar biasa. Ntah ya, sekali ini ke lapangan capek banged. Kayak ngga pernah ke lapangan. Tapi, tampaknya kayak gitu. Hmm, gimana nanti kalau aku kerja di lapangan ya?? -_-' dududududu..
Tapi pasti bisa lah, kayaknya emang lingkungan juga ngga ngedukung kemarin *pendapat temenku loh di komen twitter*. dipikir juga bisa aja. Soalnya aku ke gua ngga segitu capeknya kayak kemarin. Padahal bisa masuk pagi keluar malam-malam baru balik. secara itu sore dah balik aja aku. Nyantai lagi, dikasih makan sehat, naik bus.ckckck,,ngeluh aja aku ahh..

Tinggal lusa dung..EKSKURSI selanjutnya di GEOWISATA..hahahha..wish me enjoy

Friday, May 07, 2010

Jumat

Sekarang apa kerja ku? terima kasih Tuhan, selesai kuliahku hari ini. Semester yang begitu padat dan tidak pernah terduga sebelumnya. Apa yang seharusnya ku kerjakan di semester ini masih banyak yang tersisa. Ingin ini dan ingin itu.
Terima kasih ya Tuhan. Terima kasih buat semuanya.
Terima kasih buat semua keadaan ini. Terima kasih buat air mata yang pernah tertumpah. Terima kasih buat waktu yang selalu ada. Terima kasih buat telinga yang mendengar(kan). Terima kasih buat mulut yang selalu mengingatkan. Terima kasih buat kasih yang terus mengalir deras di relung hatiku.
Terima kasih Tuhan buat segala sesuatu yang tak pernah ku miliki. Terima kasih Tuhan buat segala sesuatu yang Kau percayakan untuk ku.
Sungguh semua Engkau berikan agar aku tahu dan belajar paham pada kasihMu. Sungguh, begitu luar biasa semuanya. Tidak ada kata terlambat untuk hari ini kan?
Tidak ada kata lelah untuk hari ini kan Tuhan. Biarkan aku jadi berkatMu.
Sungguh, semuanya luar biasa. Sungguh, dunia ini kau jadikan untuk aku belajar. Lebih dan lebih. Lagi dan lagi.

You're my shelter God.
I live in Your Hand.
coz' God is in me.
You is more than enough.
God, just for You all.

Sungai sukacita

Wednesday, May 05, 2010

Kosong

Jam kosong menunggu Pak Lilik. Ya, hari ini akhirnya kuliah metnum berakhir. Kehidupan seolah tak lama berjalan. Semuanya berjalan dalam waktu singkat. Ketika bulan Januari, rasanya lama menunggu Februari. Masuk Februari, seolah lama menunggu Maret dan seterusnya. Hingga akhirnya sekarang berada di bulan Mei. Begitu dahsyat waktu berjalan.
ya, dan masih banyak target pribadi yang belum tercapai. Parah ahh,, terutama penulisanku. Aku hanya berpikir kapan akhirnya bisa menelurkan sebuah karya.
Hingga pagi ini, masih saja pikiran ku melayang ntah kemana. Meskipun telah sedikit dikacaukan dengan kuliah Mekanika Tanah, tetap saja pemikiran itu ada. Kenapa wacana hanya sebatas wacana ? Mengapa?

Aku terkadang ingin menyesali waktu yang ada, yang terlewat tanpa kesan dan karya. Ahh, manusia macam apa aku ini? Semua ingin sempurna. Tetapi, semua menurut pemikiran dan keinginanku saja. ya, tampaknya kehidupan ini tidak adil untuk beberapa orang. Bagiku, hidup sangat adil untukku. Lebih dari yang aku pernah bayangkan ketika kecil. Namun, aku tidak menjadikannya adil ketika aku harus disuruh berpikir mengapa terus-terusan. Ada rasa lelah dan egoisme untuk terus merasakan sempurna. Kenapa ini? Kenapa itu?
Ahh, dunia begitu luas, tapi mengapa hanya sedikit yang aku lihat. Dunia begitu susah, tapi kenapa hanya sedikit bahkan tak ada yang bisa ku bantu? Manusia begitu banyak, tapi kenapa aku sulit sekali untuk punya 10000 teman dalam hidupku? Ahh, hanya itu saja kerjaku. Ya, sebuah keluhan yang tidak pernah berakhir.
Aku kadang mengasihani diri sendiri.
Aku juga kadang merasa super.
Aku kadang merasa rendah diri.
Aku juga, juga kadang merasa tinggi hati.

Maka itulah, aku selalu bertanya. Manusia macam apakah aku ini? Ada ya manusia selabil aku?
ahh, tak akan pernah temukan jawabannya. Hingga sekarang. Lagipula, untuk apa semua pertanyaan ini dijawab. Tak akan ada gunanya kan?
Lagipula, tahu tidak akan menjaminmu bahagia dengan jawaban itu. Super sekali dunia ini.

Kosong. Bukan berarti aku yang kosong dan sekarang labil.
Hanya sebuah judul yang menggambarkan kondisi kuliah saja.
Suatu hal yang jadi kebiasaan saja. Kosong. Kata - katanya simpel tapi dalam sebenarnya jika dialamatkan untuk hal - hal tertentu. Gambaran yang begitu sensitif buat banyak keadaan.
Tapi setidaknya, aku tidak sendiri. Meskipun kosong itu ada.

Coba tanya pada sapapun, penyair pun akan sulit mendefinisikan kata kosong ini. Tidak ada untungnya memikirkan makna secara berlebihan. Lagipula, aku bukan sastrawan, aku bukan mahasiswi sastra Indonesia.
Hanya mungkin kebetulan saja, kondisinya sama dengan kata ini. Tidak ada yang salah kan kalo udah gitu keadaannya. Coba lihat sekelilingmu.

Aku ada di situ.

Pagi dunia.

KENANGAN APA YANG AKAN ORANG INGAT TENTANG HIDUP KITA
KELAK SESUDAH KITA MENINGGAL?

Pagi dunia, inilah yang kukerjakan dibangun tidur. Membaca renungan elektrik dan akhirnya memposting tulisan ini. Betapa terhenyu melihat hari ini, merenungkan sesuatu yang selalu aku pertanyakan ke diriku sendiri. Aku bosan dengan tingkah ku sendiri. Rasa-rasanya tidak ada yang baik yang bisa diingat seseorang tentang diriku. Aku jenuh saja. Setelah kuingat-ingat, orang - orang hanya mengingat kelabilanku, ketidakjelasan emosiku blablabla..Ya, sesuatu yang tidak jauh dari hal - hal demikian.
Pengen mengubah paradigma itu. Aku yakin Tuhan menciptakanku bukan buat sebatas itu aja. Akan tetapi, arahku ke mana. Jujur, bosan aku dengan segala kebodohan seperti itu. Berubah ? ya, sedang dalam perubahan ini. Meskipun ngga gampang dan masih sering dituntut ekspress dari orang - orang. Ya, mana bisa aku kalo gitu. Tolong, buka mata juga. Dukunglah temanmu ini, bukan malah semakin dideskritkan, kawan.
Ya, Tuhan, benar, apa yang bisa kutinggalkan ketika tiba waktu ku? Rasa - rasanya aku belum melakukan apa - apa. ya, baik sebagai anak, teman, sahabat, keluarga, apapun lah. I have do nothing until now.
Sekarang apa Bapa? Tampak semuanya tidak lengkang saja. Lewat dan segera berakhir begitu saja. Ya, tiap hari hanya seperti itu. Apa kesan yang ditinggalkan? setidaknya, apa yang telah ku lakukan buat orang - orang sekitar ku hari ini?
Kalimat di atas memang ringkas, tapi tetap jadi pertanyaan besar kan? Dahsyatnya Engkau, Tuhan.



Tuesday, May 04, 2010

Welcome to May

Selepas April, aku datang ke Mei.
Cukup sudah akhir cerita di April yang melelahkan. Cukup sudah air mata yang hanya boleh tertumpah di April. Tolong, jangan lagi di Mei. Tolong, perlakukan Mei yang penuh ini dengan semangad.
Aku coba bertanya saja, apa yang terjadi di Mei ini? Bolehkan? menebak -nebak segala perkara yang mungkin akan terjadi. Mulai dari semua jadwal yang terisi penuh dengan UAS, TUGAS dan EKSKURSI. Begitu indah hidup ini. Apalagi tahu, kegiatan ke Semeruku batal. Maap ya Ka Cuy, ngga ada maksud juga membatalkan janjiku yang itu padamu. *nanti ku bayar dengan waktu yang tepat ya.*

Mei. Banyak rencana yang ada padanya. Banyak kepercayaan yang datang menghampirinya. Ya, di awal bulan ini saja, aku sudah ditodong untuk menjadi kepala redaksi majalah Cakrawala, majalah tahunan HMT, pengisi rubrik Buletin, desain kaderisasi Caving, pemahaman Keprofesian Tambang, mengurus Beasiswa Leighton. Hidup yang sangat indah. Tapi, *selalu kata-kata ini yang keluar* di mana posisi ku? Apa semua bisa dijalani ? Seharusnya bisa, tapi selalu akan ada pertanyaan di mana prioritasku. Terkadang aku benci dengan pertanyaan itu. Sangat lelah aku menanggapinya dengan segala macam jurus.

Mei. Banyak UAS bulan ini. Wajarlah, karena memang jadwal ujian. Tapi akan ada suatu rencana dan jawaban yang indah buat semuanya. Baik itu pahit atau manis. Ya, semuanya adalah tanggung jawabku. Sekarang, bagaimana aku mengejar 3,5 tahunku saja. Sebuah visi dan misi yang luar biasa jauh ke depan dan terkadang tampak tidak masuk akal. Akan tetapi, semua rencana siapa yang tahu.

Mei. Boleh ngga punya kesempatan buat rasain beasiswa ataupun sekolah di luar negeri. Pengen banget ikut graduate development program perusahaan-perusahaan yang ada. Pengennya bisa segera diterima kerja. Pengennya bisa membangun gereja dan sekolah segera. Setidaknya satu SD dapat dibangun dengan keringatku Tuhan. Semua buat mereka. Betapa tidak, adik-adikku harus menempuh hutan, sungai dan gunung untuk mengerjakan ujian. Ya, mengerjakan ujian yang notabene adalah tugas negara. Dahsyat sekali mereka. Kepikiran bagaimana mereka yang ada di Papua ? cukuplah, negara ini ditipu.

Mei. Mau susun liburan. Aku pengen sekali jalan ke pulau - pulau terluar di Indonesia. Sungguh dahsyat mereka. Dengarlah ya Tuhan.

Mei. Terutama ekskursi ke Adaro dan Arutmin. Tapi, semua itu bukan kuasaku Tuhan. ya, biarlah berjalan apa adanya. Seharusnya bisa. Namun, jelaslah segera.

Mei. Pengen total heartless. Ya, pengen tidak bisa merasakan perhatian lagi. Cukuplah aku saja yang memperhatikan. jangan terus aku diperhatikan. karena aku pun tidak ingin bermain dengan hati lagi. Aku bukan manusia kuat untuk mencoba hal ini karena aku sudah pernah mencoba. Ternyata, aku gagal lagi untuk kesekian kalinya.

Mei. Semoga aku menjadi berkat kepada banyak orang.

Selepas April

akhirnya, April lewat sudah tanpa postingan satu pun. Ntahlah, tampaknya sebuah buku Orange telah memberikan satu pelarian lain yang lebih secret daripada blog ini.
terima kasih buat mereka yang perhatian dengan adanya blog ini. Sebuah blog yang jadi pelarian gadis labil dan masih belajar menata diri. ^^ Ini bukan mencari pembenaran tapi memang merasakan itu adanya.
Ya, karena merasa tidak ingin menulis di buku saat ini, aku balik nulis blog. Sebuah keputusan yang bijak atau tidak aku tidak tahu. No comment. Yang ku tahu sekarang adalah bagaimana melepaskan semua kelabilan dalam diri ini yang tidak jelas. Manusia macam apa sih aku ini? Kadang aku pikir aku butuh bantuan orang lain. Tapi, aku bukan manusia seperti itu. Tapi.. dan tapi yang hanya bisa ku katakan.
Sore ini, ya sore ini, aku hanya ingin berpikir dan menjawab semua keraguan ini. Tuhan, ntah apa yang aku lakukan sekarang.
What I know is to define my purpose now. I'm too tired to ask and to find the answers. I feel look like a doll here. But who the child whose the belongs to? I don't know. God, I just feel my life is not the same before. So many, new comers in my life. Honestly, I don't understand what for they came in. I really need the answers for this one. It looks like a game, God. Unfortunately, I'm the player there. Is it real?

Answer me God!!!

I don't understand how to direct my life more. I can't see the time. I can't see the direction. I can't see YOU as what I am.

Tuhan, ini bukan protes, tapi rasa malu. Tuhan, coba lihat aku ini. Apa yang pernah ku buat? Hmm, sejauh ini hanya kebimbangan dan kelabilan dan keterbiasan saja yang terus menghantuiku. Aku ingin lepas dari semua itu? Terus, mulai dari mana?
3,5 tahun ya Tuhan, tolong. Rasa-rasanya aku butuh segera menutup kisah di kampus. Memulai lembaran baru dan mengejar mimpi-mimpiku. Cukuplah, mereka menghias hari-hariku. Sekarang, aku yang seharusnya menghias mimpi - mimpi orang - orang yang membutuhkan.
Ya, mungkinkah komitmen ini bertahan? Bertahan? aku kan labil? Aku tidak tahu masa depan bagaimana. Aku juga tidak tahu bagaimana kehidupan ku nantinya. Tapi, mengapa aku ada, pasti ada semua jawabannya.

Being heartless is more effective now. I don't expect why, but life must go on. It's more important to see all people around you smiling than your smile. I think their smile will be my smile. I hope so. I don't have anything to be proud. And (*I hate to state it*) I'm single fighter. I walk alone.
It doesn't matter. It's a happy ending