Apa yang dipikirkan, didengarkan, disuarakan, dilihat dan dirasakan. Cerita hari ini dan perjalanan. All memories and stories.
Saturday, May 29, 2010
Menggila sehari
Friday, May 28, 2010
Maag, ku dan Cokelat
Sebuah produsen coklat terbesar di dunia mengklaim bahwa coklat bermanfaat untuk memperlambat kerutan di wajah dan penuaan. Hal ini dinyatakan karena kandungan flavanols, sebuah zat yang merupakan antioxidant yang terkandung dalam coklat.
Kepala Bagian Inovasi dari pabrik coklat Barry Callebaut, Hans Vrien menyatakan saat ini di Swiss sedang dikembangkan cara untuk mempertahankan kandungan flavanols dalam coklat selama proses pembuatan sehingga membuat permen coklat kaya akan flavanols.
“Coklat dan kesehatan sepertinya tidak cocok bersama-sama tetapi ini adalah ramuan yang menarik: jika saya bisa makan apa yang saya suja dan ini baik untuk kesehatan saya, hal itu sungguh hebat,” ungkap Vrien.
Ini kata orang tentang cokelat. Sesuatu yang aku suka sebenarnya dan jadi musuh buat berat badan. hahahaa, biar rada jelas aja keberadaannya. Ngga ada yang salah kok dengan cokelat. Kecuali ini.
Meskipun sebenarnya coklat sangat bagus untuk meningkatkan mood dan kesehatan jantung tetapi bagi pengidap sakit maag kronis sebaiknya hindari konsumsi coklat secara berlebihan. Karena dapat mengiritasi sistem pencernaan bagi anda yang sudah menderita sakit maag kronis. Coklat dapat menginduksi gejala-gejala GERD dengan memanipulasi kemampuan LES/lower oesophageal sphincter untuk mencegah asam lambung berbalik ke kerongkongan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa coklat secara signifikan meningkatkan jumlah kejadian reflux (aliran balik) pada pasien yang ikut dalam penelitian. Coklat menyebabkan dilepaskannya serotonin dalam jumlah besar dari sel-sel di usus halus. Padahal serotonin ini menyebabkan LES alias pintu jebak mengendur. Pengenduran ini berarti ‘pintu’ antara tenggorokan dan lambung terbuka, sehingga asam bisa mengalir lagi ke tenggorokan.
Ahh, bagaimana mengcounter diri sendiri kalau udah gini. Suka cokelat banget.tapi, tenyata dia bisa membunuh lambungku yang manja ini. hmm, dipikir- pikir sih sebenarnya kerusakan lambung juga kontrol diri sendiri. Bukannya cokelat.
Sebenarnya pengen mengontrol diri terhadap sesuatu saja tapi malah cari - cari alasan ke cokelat. Jadi, bagaimana cokelat disikapi bagi penderita maag seperti saya.
Cokelat. Sapa yang ngga suka, ada sih, tapi biarkan saja mereka yang tidak inginkan itu. Inti pembicaraannya sih, GIVE ME CHOCOLATE :D
Ngga kok, bercanda. Inginnya mencari inovasi baru dalam cokelat. Cokelat. How sweet!!!
Mungkin setelah ini pikiranku perdebatkan lagi antara efek mood dan lambung yang ditimbulkannya. Mungkin ini jauh lebih baik kok. Keadaan yang ada juga demikian. Bisalah lambung kompromi untuk emosi. hihiii..:D
Cokelat:cokelat:cokelat:D
cokelat:cokelat:cokelat:D
Thursday, May 20, 2010
Pagi
hmm,ada banyak hal yang belum aku tahu buat uas, belajar pun diganti tidur semalaman. Uasnya pagi pula. Ya, resmi mengingat total apa yang bisa diingat.
Tuhan, benar tentang perumpaan berlian tadi pagi. How imitation i am?
Semuanya ga ada yang meleset. Mungkin memang aku tidak sekuat hambaMu Ayub, dan itu benar. Aku hanya tergoda dengan masalahku sendiri meskipun sebenarnya masalah itu jauh bisa ku tangani. Hanya butuh keberanianku menghadapinya, bukan selalu diam dan tidak mengindahkannya.
Hmm, akhir-akhir ini tampak ada yang hilang. Tapi apa ya, hmm. Tidak, jangan, bukan, pasti ngga yang itu. Hahha, kangen saja ternyata cuma gengsi aja buat ngomong. Sama sapapun lah. Jadilah pasti dikira cuek lagi.hahha, biar sudah. Strict terhadap hal-hal seperti ini aku butuhkan tampaknya. Tidak ada hal lain yang bisa ku pegang.
Hmm, percaya ya? Percaya, jadi suatu yang dipertanyakan saat ini. Eits, atau aku saja yang mulai terbiasa dan ternyata oh ternyata itu salah. Hahha, ngga akan ada ceritanya lagi lah kalo gini.
Pelarianku apa ya sekarang,hmm,olahraga!!!jalan kaki aja tapi,ngga pengen lari uey. Nafas ini kembali sejengkal adanya. Rapuh sudah raga ini.
Pagi diisi kabut, tenang,matahari lembut sekali sehabis hujan yang mengguyur semala. Begitu indah dunia ini saat bersyukur. Aku bersyukur aku pernah mengalaminya apapun itu, meski pada akhirnya aku gagal.
In the end, kan yang terutam usaha ku, apa yang telah aku coba dulu sebelum akhirnya aku menyadari ya aku gagal. Hahha, miris atau bahagia memang beda tipis.
Kangen bintang deh,malam ini hadir dung, temanin aku belajar uas altam.hihii,inginnya ada teman atau sehabat baik, tapi cukup sulit. Akan tetapi, sebaiknya cukup mengenal kulit dalam saja,jangan sampe ke inti dalam. Kasihan mereka dan terlalu beruntung akunya nanti.
Hmm,senandungkan rasa ini. Senandungkan rasa lelah ini. Senandungkan rindu ini padamu semua. Whuahh,,^^
Ribet kalo dipertanyakan. Jauh lebih menyenangkan kalo dijalani. Tapi jadi sulit kalo disuruh interpretasi. Hiatts,apakah itu?
Tebak saja sendiri, tiap orang punya jawaban masing-masing yang membahagiakan mereka kok.
Apa yang bisa ku lakukan dengan taraf logika ku gini. Pengen deh, melakukan sesuatu sebagai mahasiswa. I do nothing at all sampe sekarang. Menulis. Itu yang aku mau, tapi bagaimana caranya ya? Aku ngga tahu nih. Hmm,, semuanya yang berlalu mestinya kalo gini adanya cerita dan waktu.
Akhirnya semua akan tiba pada waktunya,
pada semua masa yang telah lama kita ketahui. Apakah kau masih seperti yang dulu?
Hmm..tidak tampaknya ni. Tidak. Hanya untukku.
Beri satu jawaban. Pagi hari yang indah. Ini bukan lembayung bali kok. Aku percaya itu setidaknya. How I miss all.
Lagi
Bayangkan, pengalihan ke makanan yang biasa ku lakukan sedang tidak bisa tersalurkan. Jadi, apa yang ada di kepala ini berkutat memutar tidak jelas untuk banyak hal. Aku ingin ini, aku ingin itu. Supaya semuanya sempurna. Aku sempurna. Lingkungan sempurna. Keadaan jadi sempurna semuanya.
Semua indah, semua menyenangkan di mata orang. Wahh, krisis diri lagi saya. Ada yang kembali membuatku bertanya - tanya. Kapan waktu untuk berubah. Kapan?
Ngga kuat buat hari ini. Terlalu kompleks pikiranku. Cukup ya Tuhan hari ini. Bukan ingkar lagi, tapi benar. Semua perkara ini cukup menyiksa saya secara tidak langsung.
Hiks, mama pulang dong. Pengen cerita dan minta semangat.
Hmm, dunia tak seindah pelangi.
Salah, dia tetap indah.
Hanya aku saja yang sedang bermain ombak kehidupan..whusss..
whuahh, ujian kehidupan yang membanggakan sekali
whuahh lagi, aku belajar lagi..
bagaimana menjadi bagian dari seseorang yang, bukan sekadar diterima dan kau dilupakan? sangat tidak bisa ku lakukan itu. Aku tidak tahu bagaimana. Ada yang bisa ajarkan saya. Ada? Pasti tidak..hahaha..
I'm too freak withn my life.
The choice is wrong guys.
Sulit
Tuesday, May 18, 2010
Monday, May 17, 2010
Saat Meminta
Manusia begitu saja adanya. Hari ini aku melihat demikian beratnya, tapi tidak tahu bagaimana esok. Mungkin aku hanya takut. Tapi seharusnya iman membuat semua itu pasti dan mungkin. Tapi *lagi* bagaimana kalau dirimu dihadapkan dengan mereka yang lebih lagi percaya dan hidupnya lebih di jalanNya. Inilah rasanya, aku takut! dan bodohnya mulai mengalah! Kesempatan pada dasarnya sama untuk semua, tapi ada ketakutan terus dalam hidup ini. Takut, takutnya, Bapa hanya mendengar mereka yang berkenan. Tapi kutuk, selalu ada buat mereka yang tidak dengar. Itu yang aku takutkan.
Namun, kesempatan selalu ada yang sama buat semua. Lelah dan bodohnya. Apapun bentuk kinerja tersebut.
Saat Melihat
menangislah ketika memang harus menangis,
tawa, duka, suka tidak lebih dari sebuah keinginan.
Mereka ada karena kita yang meminta. Namun mereka juga bisa hilang karena kita yang mengusirnya.
Sulit sekali tersenyum di saat ini, tapi beban apa yang bisa menghantui kita selain diri kita sendiri. Bukannya musuh, tapi penyitaan emosi yang kadang membuatnya menjadi hal yang berbahaya. Tidak ada yang berhenti di tengah kan? Ketika kita ingin menggapai mimpi. Tak ada mimpi yang terlalu jauh untuk diraih, semua bisa tergapai dan jelas keberjalanannya. Semuanya jelas dan begitu sempurna!!!
Rasa sedih, sesal, dan marah. Menyadarkan ku hanya membuat matahari tak pernah terbenam di waktu yang seharusnya, berganti dengan cahaya bulan. Iya, mungkin ini hanya tepat buat pribadi masing-masing di luar akal dan logika sebagai teknik. Tapi benar, ketika amarah, rasa sedih itu tak padam, matahari akan tetap panas.
Hmm, lama kelamaan hanya tersisa sesal kembali. Aneh, emosi yang begitu labil seringkali menjatuhkan orang. Mengapa permainan dasar kehidupan hanya ada di tangan pemain permainan itu sendiri. Dan diakhiri endingnya cuma dua lagi, bahagia atau menangis. Rasa-rasanya semua sama saja.
Menjawab Jawaban
Hari Senin, minggu ke3 di bulan Mei. Hmm, semua ternyata berlalu begitu cepat. Tak terasa saja pada akhirnya. Mengapa ini itu pun belum sempat ditanyakan pada semuanya? Makanya, mengejar hari, bukan menghitung hari. Karena itu tampak menyenangkan dan jelas arahnya. Menghitung hari kebanyakan hanya berujung kekesalan dan keterlambatan pergerakan waktu. Jadi rugi sendiri akhirnya. Begitu luar biasa semua kesempatan dalam hidup ini! Ya, semua. Semua dimulai dari nafas di pagi hari. Doa yang menenangkan. Melihat matahari kembali yang bersinar. Merasakan dinginnya pagi. Menghitung rintihan embun. Melihat pergerakan awan. Merasai nikmatnya waktu yang bergerak. Semua terasa sebagai kesempatan. Semua kesempatan yang begitu berharga untuk diambil dengan rasa bersalah, dukacita apalagi kecewa. Mungkin gampang menuliskan hal ini dan itu dan tidak mengerti aplikasi tegasnya.
Terasa berbeda semalam dan pagi ini. Iahlah, suhu yang ada kan tidak konstan. Rasa-rasanya ingin gelisah, tapi jangan diungkapkan. Tidak baik adanya untuk terus merasakannya. Semua bagaimana mengontrol diriku sendiri terhadap keadaan. Jelaskan, aku tidak boleh bertanya terhadap apapun sebenarnya. Menjadi pendengar tidak berarti menjadi penanya. Ya, seperti apa yang biasa ku lakukan.
Namun, kegiatan macam apa jadinya yang halal dilakukan dan jelas arahnya. Bukan ingin mengorek kerusakan, apalagi luka karena itu sakit sekali rasanya. Semua melainkan karena ingin jadi malaikat. Tapi ujungnya seperti tak tahu situasi. Kehidupan begitu tidak sempurna untuk dilewatkan.
Banyak hal yang menjadikannya begitu beragam dalam hidupku sendiri. Mulai dari pemain, jalan cerita, intrik, ending suatu pemilihan terhadap ide yang ada.
Semua begitu menyanjung. Semua begitu jelas arah perginya. Terima kasih jawaban. Apalagi yang tidak pernah jelas dari waktu yang panjang. Coba saja bermain dengan waktu, pasti ada jawaban. Sesulit apapun menunggu. Yang terpenting menikmati kesempatan. Sekarang tinggal bagaimana menikmati kecewa. Atau lebih tepatnya menunggu kejutan.
Friday, May 14, 2010
Luar
ngga jelas nih orang-orang padahal baru malam jamer kan? Pertanyaan lagi deh.
Kayaknya juga aku ngga di dalam,malah meringsuk di luar ruangan. Di lorong prodi yang terang dengan lampu seadanya untuk ukuran itb yang segede gaban. Bukan tak menghargai kerja keras semua teman, tapi sedang tak ingin dengan keramaian saja. Apalagi suasana rada rusak di otakku karena gosip ga jelas tentang hollywood oleh teman-temanku. Dahsyatlah kawan. Sukses rusak rasa inisiatifku kali ini.
Dosen mulai hadir, sampai dekan tercinta pun ada. Hahha, tercinta?? Ohya, tak mengertilah aku.
Kenapa ya masih saja ngga bisa akur ama kakak-kakak di sini. Mungkin bisa dikatakan tidak akrab begitulah. Mungkin itulah yang tepat katanya. Hahhaa, aku yang menutup diri atau mereka yang menutup mata. Sama sajalah. Lagian, sejauh ini masih belum penting untuk dijadikan beban. Tampaknya ada salahku sama mereka makanya jadi begini, tapi apa ya? Aku ngga tahu sama sekali.
Masa aku lebih akrab dan disenyumin ama angkatan atas jurusan lain daripada jurusan sendiri sih? Arghh, ku keluhkan saja, tapi memang tidak akan ada hasil sampai kapan tapi?
Semua memang berjalan begini. Super sekali mendengar cita-cita prima. Dia yang hidupnya lebih urgent dari aku saja masih punya daya juang. Tapi aku, di mana? Malu rasanya sama diri sendiri, malu sama Tuhan, malu dengan keadaan yang diciptakan sendiri. Kayak ngga ada hasil saja selama ini. Dimana letak menghargaiku terhadap semua yang dijalani selama ini?
Semangat prima, aku juga tak akan menyerah dan aku ngga mau mematahkan semangat itu. Super sekali kawan. Daya juangmu sungguh!!!
Rumah Kata
Hmm,aku tidak peka. Mungkin ketika aku bertanya pada mereka jawabnya hanya iseng atau tidak ada apa-apa. Mengapa orang-orang begitu baik ya. Ketika aku yang terus punya masalah, mereka berusaha ada. Tapi mereka tidak menerima kehadiranku ketika mereka ada masalah. Hahhaa, dunia yang aneh. Keseimbangan yang tak seimbang.
Masih mencoba memahami teori keseimbangan yang dibilang mas dito waktu di seminar. Payah ahh, aku jadi bingung. Kalo ada yang didinginkan, maka ada daerah yang panas. Jadi, kalo ada yang kalian sakiti, maka ada yang bahagia. Whoahh, jadi teori yang aneh buat aku.
Jadi ingin melakukan perjalanan kayak kemarin lagi. Sebenarnya ada rasa sedikit lega ketika beberapa jam melamun ngga jelas. Di daerah yang masih rimbun, tanpa sinyal dan keindahan yang langka meskipun hanya lewat batuan. Mungkin ini adalah kesalahan, tapi rasanya ada waktu untuk berpikir dan terdiam. Aku sendiri di sana. Hanya langit dan bumi di tempat ku terdiam sepi. Mungkinkah waktu bisa mengobati atau setidaknya jadi perantara Tuhan menjawab segala keraguanku dalam sepi. Sedikit saja.
Lewat hari Ini
Hhahaha, tidak ada yang namanya kebetulan dan sangat menyenangkan seharusnya. hahaha..Tidak ada yang punya jawaban. Aku ngga ada maksud membuat semuanya kacau kok. Tapi karena aku waktu itu belum mengerti dan sekarang menghadapinya saja.
Wednesday, May 12, 2010
Stay here
Ya Tuhan, semuanya berlalu perlahan.
Capek sih, tapi apa ya sebenarnya yang terjadi. Aku tidak mengerti Tuhan. Mengapa masih saja ada kekuatiran dalam hidup ini. Padahal aku terus dan tetap yakin hanya padaMu. Apa imanku melemah Bapa? Aku tak mengerti.
Benar Tuhan, rasa sakit ini tidak tahu lagi bagaimana mengusirnya.Ingin sekali melakukan hal bodoh tapi aku pun dah janji padaMu dan orang - orang yang ku sayang. Semua tampak tidak berguna sekarang. yang ku tahu tampaknya liburan pun tak akan mengobati kekuatiranku. Sekarang dan untuk masa depan. Kesempatan itu ada tapi aku tak bisa memanfaatkannya. Aku terlalu terlena dengan diriku sendiri. Aku memang bukan Tuhan tapi selalu itu dan itu lagi yang aku lakukan. Semakin lelah rasa kepala ini. Seperti banyak beban Tuhan.
Aku ngga tahu harus bagi dengan siapa. Lagian, masalah beginian hanya masalah kecil. Masih ada teman dan saudara yang lebih berat masalahnya. Aku kan bisanya mengeluh, takut, dan menangis. Tampak sekali bodohnya.
Tuhan, masihkah punya waktu? aku ngga mau kasih pilihan ke Tuhan. aku hanya minta padaMu buat katakan apa yang sebenarnya harus ku jalani. Tuhan, aku masih belum peka. Tuhan, it makes me dying unclearly.
Please God, stay beside me. Keep me strong, Jesus. I have nothing to do something. Please God, stay here with me. Keep me smile, Jesus. I don't want to cry.
Tuesday, May 11, 2010
Xkursi Petrologi
Meski dah lewat sehari, tapi pengen aja nulisnya. Kemarin pertama kali ekskursi ke lapangan bareng anak tambang 08. Hmm,, seru atau ngga nya, aku juga ngga bisa nilai buat yang satu ini. Sampe sekarang aku ngga ngerti kalo jalan ama mereka ramean buat pendidikan pasti isinya banyakan main. Tapi itu wajar kok, jarang ke lapangan bareng kita.
Ngga bisa enjoy aja keluhan ku. Satu itu aja yang paling nyebelin!!! Bukan masalah keadaan alamnya tapi keadaan ekskursinya. Rada kecewa aja sebenarnya, waktu terlalu singkat, terus banyakan mainnya. Hahahhaa, bukannya sok serius tapi ada rasa ga enak aja. Thanks to KANYA ANINDITA yang bersedia ikut ekskursi ini. Rada ngga kebayang aja kalo dia ngga ikut. Semua karena aku jadi bingung sendiri nantinya pasti!
Selama ekskursi mah ada yang sibuk main, ada yang sibuk foto - foto, ada yang sibuk ngerubungi bapaknya dan aku sibuk nanya ama kanya kalo dia lagi ngga dikerubungi orang-orang.aduhhh,,,sempat bete sih, tapi baik bangetlah kanya.Terima kasih ya kanya..sekali lagi..hehehe..sering sekali direpotkan.
Jadi ingat kisah jurusan si yana yang ngga mau lagi ke lapangan karena ekskursi kayak kemarin. Itu sih dengar ceritanya ya. Tapi, berlebihan ngga sih sampe ngga mau diajak jalan-jalan gratis ke lapagan padahal berapa banyak ilmu yang bisa didapatkan dibandingkan rasa panas yang katanya luar biasa itu. Tapi, buatku itu mah biasa aja. hahaha, *tampak sombong* ngga kok, namanya juga ngga ada pohon di sana. Udah dijadiin kuari semua. *tuhkan, tambang. renewable sedikit napa* yang ngejadiin kuari pun ngga tanggung jawab. Kembalikan karstku!!! Hijaukan kembali formasi yang ada itu!
Jalan di 4 lokasi. Lokasi 1 di daerah Cipatat!!!whoahh, formasi Rajamandala, tempat biasa aku main ke gua. Panasnya emang menyengat tapi ya wajarlah. Terus, mainlah dengan BATUAN BEKU di sini. Dahsyat sekali! Aku bisa naik ke atas dengan tenang, loncat sana sini untuk ambil sampel dengan baik. hahaha, tampak seperti apa saja ceritaku ini.
Lokasi 2, amazing! main dekat sungai. Otomatis ketemunya BATUAN SEDIMEN. Banyak macamlah yang berkaitan dengan sedimen.hahaha, belajar pake kompas geologi lagi. Senangnya.hahaha, akhirnya semakin mengerti pake barangnya. Pengen lagi. Thanks to Kanya lagi! Perlu jalan-jalan privat lagi nih ama anak-anak geologi KMPA..^^hayo nya, wo, lam, ji..hahhaa
Lokasi3 dan 4, hmmm..ini mainnya ama piroklastik. Tuff kasar sisa - sisa Bandung purba. Ya, seingatku si punya Gunung Sunda.hehehe, perlu dating dulu buat tahu pastinya, seenggaknya tanya ama yang pernah meneliti di sana. Di tempat ini juga, lagi ada mantan asprak mata kuliah geodas ku. mereka lagi pada pemetaan fasies! Ini yang buat aku bingung. Pemetaan fasies itu detail sekali ternyata, ya tiap 10X10 cm digambar tuh fosil - fosil kecil.
Seharian di lapangan, ngga karuan badanku. Rasa capenya tuh yang lumayan luar biasa. Ntah ya, sekali ini ke lapangan capek banged. Kayak ngga pernah ke lapangan. Tapi, tampaknya kayak gitu. Hmm, gimana nanti kalau aku kerja di lapangan ya?? -_-' dududududu..
Tapi pasti bisa lah, kayaknya emang lingkungan juga ngga ngedukung kemarin *pendapat temenku loh di komen twitter*. dipikir juga bisa aja. Soalnya aku ke gua ngga segitu capeknya kayak kemarin. Padahal bisa masuk pagi keluar malam-malam baru balik. secara itu sore dah balik aja aku. Nyantai lagi, dikasih makan sehat, naik bus.ckckck,,ngeluh aja aku ahh..
Tinggal lusa dung..EKSKURSI selanjutnya di GEOWISATA..hahahha..wish me enjoy
Friday, May 07, 2010
Jumat
Terima kasih ya Tuhan. Terima kasih buat semuanya.
Terima kasih buat semua keadaan ini. Terima kasih buat air mata yang pernah tertumpah. Terima kasih buat waktu yang selalu ada. Terima kasih buat telinga yang mendengar(kan). Terima kasih buat mulut yang selalu mengingatkan. Terima kasih buat kasih yang terus mengalir deras di relung hatiku.
Terima kasih Tuhan buat segala sesuatu yang tak pernah ku miliki. Terima kasih Tuhan buat segala sesuatu yang Kau percayakan untuk ku.
Sungguh semua Engkau berikan agar aku tahu dan belajar paham pada kasihMu. Sungguh, begitu luar biasa semuanya. Tidak ada kata terlambat untuk hari ini kan?
Tidak ada kata lelah untuk hari ini kan Tuhan. Biarkan aku jadi berkatMu.
Sungguh, semuanya luar biasa. Sungguh, dunia ini kau jadikan untuk aku belajar. Lebih dan lebih. Lagi dan lagi.
You're my shelter God.
I live in Your Hand.
coz' God is in me.
You is more than enough.
God, just for You all.
Sungai sukacita

.jpg)
