Beberapa tips untuk siapapun yang berencana ke Akita, Jepang dalam waktu dekat. Tips ini diri susun berdasarkan pengalaman diri dan bagaimana kondisi Akita pada umumnya.
- Perhatikan musim saat datang ke Akita. Ramalan cuaca Jepang sebaiknya menjadi referensi misalnya http://weather.yahoo.co.jp/ dapat menjadi pilihan untuk memperkirakan keadaan cuaca di sini.
- Pastikan bahwa saat datang untuk membawa jaket, minimal wind-proof jacket atau jaket katun apapun yang dapat mengurangi efek angin jika sedang berkunjung pada musim semi, panas dan gugur.
- Jika datang pada awal musim semi, musim gugur dan musim dingin pastikan untuk membawa long john atau baju lapis dingin yang terbuat dari wol atau katun agar dapat menolong untuk adaptasi dan bertahan dari dinginnya angin di Akita.
- Jika datang di musim dingin, sangat disarankan untuk memiliki boots agar mempermudah aktivitas selama di Akita, terutama saat kondisi salju sedang banyak. Selain itu, penggunaan boots jauh lebih hangat dibandingkan dengan sepatu kets biasa atau pun sepatu cantik.
- Bawa botol air minum untuk diisi ulang selama perjalanan. Kualitas air keran di Akita umumnya sudah kualitas layak minum, sehingga sangat membantu dalam penghematan biaya minum. Biaya air mineral umumnya di sini 80 - 120 yen per botol.
- Selain musim panas, pastikan untuk memiliki payung selama perjalanan. Pada musim dingin, payung sangat berguna saat hujan salju, sedangkan musim gugur dan semi, payung sangat berguna untuk menahan hujan air. Musim panas biasanya jarang terjadi hujan. Pilihan lainnya, bisa membeli payung di supermarket atau minimarket terdekat dengan kisaran harga 108 - 1080 yen per payung, tergantung pada merk dan toko yang menjual. Beberapa tempat bahkan dapat menjual payung dengan harga di atas 2000 yen per payung.
- Jika membutukan komunikasi, pastikan kebutuhan selama di Akita dan rencana yang telah disiapkan. Biaya komunikasi di Akita, atau hampir di seluruh Jepang cukup mahal untuk internasional call. Komunikasi dengan aplikasi - aplikasi gratis sangat disarankan. Pihak hotel biasanya memiliki sambungan internet, minimal ada LAN untuk setiap kamar dan WiFi di lobi. Namun, beberapa area yang lebih luar dari kota, seperti pedesaaan, tidak menyediakan akses internet dengan beragam alasan. Oleh karena itu, pastikan untuk memiliki wifi-portable atau menyewa sim-card ataupun menyewa telpon selama di Jepang. Rental barang - barang semacam ini sangat mudah, bahkan dapat dilakukan setelah berada di Jepang. Satu hal yang harus dipastikan untuk memiliki credit card dalam pembayaran di muka sebelum barang dapat dikirimkan, kecuali pemesanan dilakukan di tempat pengambilan langsung seperti di bandara. Rental - rental dengan harga murah per hari atau per bulannya dapat menggunakan Sakura Mobile, Pupuru ataupun Global advanced. Silahkan ditentukan masing - masing.
- Pastikan untuk mengetahui tujuan perjalanan selama di Akita dengan detail termasuk jadwal bus dan kereta jika ingin daerah pinggiran Akita. Akita adalah kota yang kecil sehingga transportasi umum juga jumlahnya tidak semasif di daerah perkotaan besar. Bus yang umumnya menghubungkan antar daerah pada hari - hari kerja hanya beroperasi per 20 - 30 menit sekali tergantung pada tujuan perjalanan, sedangkan pada hari libur bus beroperasi antara 40 - 60 menit sekali. Perhatikan jadwal bus yang dibutuhkan untuk ini, termasuk jika akan menggunakan pesawat saat kembali. Informasi dari website ini mungkin dapat membantu http://www.akita-chuoukotsu.co.jp/
- Pada beberapa kondisi, misalnya akan memulai tinggal di Akita pada waktu tertentu, diri menyarankan untuk tidak membawa banyak barang - barang kecil yang seringkali kita kira akan mahal atau sangat sulit nantinya, seperti gelas, piring dan lainnya. Diri sangat sarankan untuk menghubungi orang - orang Indonesia di tempat yang dituju, seperti di Akita via media sosial atau email yang memungkinkan agar dapat memberikan saran terbaik dan membantu selama tinggal di Akita. Menurut pengalaman diri, ada beberapa hal yang lebih baik dibeli di Jepang dan masih sangat worth it bahkan jika harus ditinggalkan di Akita. Ada banyak tempat untuk membeli yang murah dan biasanya mahasiswa yang ada di Akita tahu bagaimana untuk hidup dengan hemat dan nyaman.
- Bagi yang ingin berbelanja di Akita dan tidak tahu bagaimana membawanya pulang ke point keberangkatan menuju rumah dapat disarankan dengan cara mengirimkan belanjaan via kantor pos atau dibawa sebagai extra bagasi. Penerbangan ke Akita misalnya ANA dan Korean Air menawarkan pembayaran untuk extra bagasi yang lebih murah karena dihitung per bagasi tambahan yang dibawa (23 kg). Harganya bervariasi tergantung pada tujuan penerbangan. Misalnya Korean Air, tujuan Akita - Jakarta dengan bagasi extra pertama akan dikenakan biaya 100$ dan 150$ bagasi tambahan selanjutnya. Harga ini jauh lebih murah jika menghitung efisiensi waktu pengiriman dan pengurusan barang dibandingkan kantor pos. Bagasi tambahan disarankan jika memang akan melakukan perjalanan dengan extra barang hingga 25 kg lebih. Mekanisme ANA berbeda. Jika point keberangkatan adalah Akita - Jakarta, maka biaya bagasi extra pertama 5000 yen dan 9000 yen untuk bagasi kedua dan selanjutnya. Harga ini bervariasi tujuan penerbangan dan maskapai yang dipakai sebagai penerbangan selanjutnya ke negara tujuan. Seperti contoh perjalanan Akita - Johanessburg via Singapore. Penerbangan Singapore Airlines tidak akan memberikan harga extra bagasi yang sama dengan ANA meskipun mereka adalah partner atau share code penerbangan. Biaya extra bagasi hanya akan dihitung dari Akita sampai Singapura. Kita harus membayar kelebihan bagasi dengan mekanisme yang berbeda dihitung dari point Singapura ke Johanessburg. Jadi, hal ini harus diperhatikan sekali. Maskapai JAL tidak menawarkan perhitungan extra bagasi untuk penerbangan domestik maupun internasional dari Akita. Perhitungan hanya per kg. Jadi, sangat disarankan bagi siapapun yang ingin mengunjungi Jepang dan tujuannya belanja, harap memperhatikan pilihan maskapai dan biaya extra bagasi yang akan digunakan.
- Pada beberapa kasus, jika kita masih ingin melanjutkan perjalanan ke kota lain setelah Akita dan tidak ingin repot dengan segala barang bawaan, sangat disarankan untuk melakukan pengiriman barang ke airport point kepulangan. Di Jepang menyediakan jasa pengiriman barang yang aman dan nyaman, serta dapat ditentukan kapan dapat diambil. Diri menyarankan untuk menggunakan jasa kuroneko atau Yamato transport untuk ini Kuroneko Yamato Transport karena biaya dan kemudahan yang ditawarkan. Biasanya di minimarket seperti Sunkus atau Family mart, menyediakan jasa untuk pengiriman ini. Pilihan kedua, mintalah bantuan kepada hotel tempat menginap atau kepada kenalan selama perjalanan di Akita atau di Jepang bagian manapun untuk membantu dalam pengurusan ini. Menurut pengalaman diri, pengiriman satu koper besar 25 kg, berkisar 2000 - 3000 yen dari Fukuoka ke Akita. Silahkan jadi pertimbangan untuk kenyamanan selama perjalanan dan keamanan pastinya. Jadi, kita dapat menikmati kegiatan yang ada di sisa liburan yang ada. Barang dapat diambil di setiap bandara utama di Tokyo, Osaka dan lainnya.
- Selalu bawa kemana pun data diri dan pengenal selama perjalanan. Jangan lakukan hal - hal yang tidak perlu jika tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib. Jaga kondisi tubuh dengan baik dan usahakan tidak mengalami hal yang buruk selama berada di Jepang. Salah satu caranya adalah memastikan bahwa selama perjalanan telah dilindungi oleh asuransi. Biaya kesehatan di Jepang cukup mahal jika tidak menggunakan asuransi kesehatan. Bagi warga lokal atau mereka yang memiliki resident card, biaya kesehatan akan lebih murah karena mendapatkan potongan hingga 70% untuk setiap kali berobat dan mendapat keringanan untuk menunda pembayaran sampai pada waktu yang disepakati.
Nah, itu beberapa hal yang dapat diri sampaikan. Berdasarkan pengalaman diri selama di Akita dan mengunjungi beberapa tempat lainnya di Jepang. Pastikan untuk berhati - hati selama dimanapun, meskipun Jepang terkenal sebagai salah satu tempat teraman untuk tinggal. Namun, kejahatan dapat kapan saja datang. Selamat berkunjung!
