Wednesday, April 22, 2015

Beauty of Akita spring

Namanya Akita, tetap dengan segala keindahannya. Tidak akan ada yang menyangka seperti apa keindahannya, meskipun mereka yang pernah melihat sangat cantiknya Akita pasti tetap akan mengatakan Akita bisa lebih dari ini. 
Ibarat seorang wanita, Akita menyimpan banyak keindahan dengan caranya yang khas dan elegan. Bukan sesuatu yang mudah ditebak, bukan pula sesuatu yang mudah dan seolah serampangan, tapi inilah Akita dengan keindahan, kesejukan dan kenyamanan yang membuatnya selalu mempesona bagi setiap yang pernah ke sini. Percaya atau tidak, siapapun yang ke Akita biasanya akan ingin kembali dan memang terbawa kembali ke kota kecil menawan ini. 

Dinginnya Akita, keindahan matahari, cantiknya bunga di musim semi dilengkapi dengan keramahan penduduknya, menjadikan Akita sebagai tempat yang nyaman untuk bersandar dan merasakan sensasi pinggiran Jepang yang berbeda dari keramaian dan kepadatan kota besar lainnya. 

Diri sangat - sangat menyukai pemandangan Akita di musim semi. Saljunya memberikan pelajaran bahwa selalu ada pelangi dan keindahan dibalik segala sesuatu yang tidak mudah selama berbulan - bulan. 

Hanami party 2015

Pertama kalinya diri ikut hanami party lab sendiri. Selama ini diri banyak kegiatan sehingga jadwal seringkali bertabrakan. hehehe. Beberapa foto dari kunjungan singkat ke Senshu park dan jalan - jalan selama Hanami bersama anak - anak lab.

Hidangan kami untuk party. Hanya sebagian kecil.
Barbahera, es krim khas Akita.
Pisang - pisang dengan cokelat warna - warni.
Berdua dengan anak di tengah kesibukan, hal yang berharga.
Ibu yang mengambil ikan untuk anaknya.
SENSHU KOEN..Hanami itu selalu bisa menjadi bagian dari kebersamaan keluarga - keluarga di Jepang. Keindahan kebersamaan di antara kelelahan pekerjaan sangat membuat hati terasa bahagia. Masih ada kasih di antara orang - orang yang katanya tidak percaya banyak dengan Dia. 

Ke Akita

Beberapa tips untuk siapapun yang berencana ke Akita, Jepang dalam waktu dekat. Tips ini diri susun berdasarkan pengalaman diri dan bagaimana kondisi Akita pada umumnya.

  1. Perhatikan musim saat datang ke Akita. Ramalan cuaca Jepang sebaiknya menjadi referensi misalnya http://weather.yahoo.co.jp/ dapat menjadi pilihan untuk memperkirakan keadaan cuaca di sini. 
  2. Pastikan bahwa saat datang untuk membawa jaket, minimal wind-proof jacket atau jaket katun apapun yang dapat mengurangi efek angin jika sedang berkunjung pada musim semi, panas dan gugur. 
  3. Jika datang pada awal musim semi, musim gugur dan musim dingin pastikan untuk membawa long john atau baju lapis dingin yang terbuat dari wol atau katun agar dapat menolong untuk adaptasi dan bertahan dari dinginnya angin di Akita. 
  4. Jika datang di musim dingin, sangat disarankan untuk memiliki boots agar mempermudah aktivitas selama di Akita, terutama saat kondisi salju sedang banyak. Selain itu, penggunaan boots jauh lebih hangat dibandingkan dengan sepatu kets biasa atau pun sepatu cantik. 
  5. Bawa botol air minum untuk diisi ulang selama perjalanan. Kualitas air keran di Akita umumnya sudah kualitas layak minum, sehingga sangat membantu dalam penghematan biaya minum. Biaya air mineral umumnya di sini 80 - 120 yen per botol. 
  6. Selain musim panas, pastikan untuk memiliki payung selama perjalanan. Pada musim dingin, payung sangat berguna saat hujan salju, sedangkan musim gugur dan semi, payung sangat berguna untuk menahan hujan air. Musim panas biasanya jarang terjadi hujan. Pilihan lainnya, bisa membeli payung di supermarket atau minimarket terdekat dengan kisaran harga 108 - 1080 yen per payung, tergantung pada merk dan toko yang menjual. Beberapa tempat bahkan dapat menjual payung dengan harga di atas 2000 yen per payung. 
  7. Jika membutukan komunikasi, pastikan kebutuhan selama di Akita dan rencana yang telah disiapkan. Biaya komunikasi di Akita, atau hampir di seluruh Jepang cukup mahal untuk internasional call. Komunikasi dengan aplikasi - aplikasi gratis sangat disarankan. Pihak hotel biasanya memiliki sambungan internet, minimal ada LAN untuk setiap kamar dan WiFi di lobi. Namun, beberapa area yang lebih luar dari kota, seperti pedesaaan, tidak menyediakan akses internet dengan beragam alasan. Oleh karena itu, pastikan untuk memiliki wifi-portable atau menyewa sim-card ataupun menyewa telpon selama di Jepang. Rental barang - barang semacam ini sangat mudah, bahkan dapat dilakukan setelah berada di Jepang. Satu hal yang harus dipastikan untuk memiliki credit card dalam pembayaran di muka sebelum barang dapat dikirimkan, kecuali pemesanan dilakukan di tempat pengambilan langsung seperti di bandara. Rental - rental dengan harga murah per hari atau per bulannya dapat menggunakan Sakura MobilePupuru ataupun Global advanced. Silahkan ditentukan masing - masing. 
  8. Pastikan untuk mengetahui tujuan perjalanan selama di Akita dengan detail termasuk jadwal bus dan kereta jika ingin daerah pinggiran Akita. Akita adalah kota yang kecil sehingga transportasi umum juga jumlahnya tidak semasif di daerah perkotaan besar. Bus yang umumnya menghubungkan antar daerah pada hari - hari kerja hanya beroperasi per 20 - 30 menit sekali tergantung pada tujuan perjalanan, sedangkan pada hari libur bus beroperasi antara 40 - 60 menit sekali. Perhatikan jadwal bus yang dibutuhkan untuk ini, termasuk jika akan menggunakan pesawat saat kembali. Informasi dari website ini mungkin dapat membantu http://www.akita-chuoukotsu.co.jp/
  9. Pada beberapa kondisi, misalnya akan memulai tinggal di Akita pada waktu tertentu, diri menyarankan untuk tidak membawa banyak barang - barang kecil yang seringkali kita kira akan mahal atau sangat sulit nantinya, seperti gelas, piring dan lainnya. Diri sangat sarankan untuk menghubungi orang - orang Indonesia di tempat yang dituju, seperti di Akita via media sosial atau email yang memungkinkan agar dapat memberikan saran terbaik dan membantu selama tinggal di Akita. Menurut pengalaman diri, ada beberapa hal yang lebih baik dibeli di Jepang dan masih sangat worth it bahkan jika harus ditinggalkan di Akita. Ada banyak tempat untuk membeli yang murah dan biasanya mahasiswa yang ada di Akita tahu bagaimana untuk hidup dengan hemat dan nyaman. 
  10. Bagi yang ingin berbelanja di Akita dan tidak tahu bagaimana membawanya pulang ke point keberangkatan menuju rumah dapat disarankan dengan cara mengirimkan belanjaan via kantor pos atau dibawa sebagai extra bagasi. Penerbangan ke Akita misalnya ANA dan Korean Air menawarkan pembayaran untuk extra bagasi yang lebih murah karena dihitung per bagasi tambahan yang dibawa (23 kg). Harganya bervariasi tergantung pada tujuan penerbangan. Misalnya Korean Air, tujuan Akita - Jakarta dengan bagasi extra pertama akan dikenakan biaya 100$ dan 150$ bagasi tambahan selanjutnya. Harga ini jauh lebih murah jika menghitung efisiensi waktu pengiriman dan pengurusan barang dibandingkan kantor pos. Bagasi tambahan disarankan jika memang akan melakukan perjalanan dengan extra barang hingga 25 kg lebih. Mekanisme ANA berbeda. Jika point keberangkatan adalah Akita - Jakarta, maka biaya bagasi extra pertama 5000 yen dan 9000 yen untuk bagasi kedua dan selanjutnya. Harga ini bervariasi tujuan penerbangan dan maskapai yang dipakai sebagai penerbangan selanjutnya ke negara tujuan. Seperti contoh perjalanan Akita - Johanessburg via Singapore. Penerbangan Singapore Airlines tidak akan memberikan harga extra bagasi yang sama dengan ANA meskipun mereka adalah partner atau share code penerbangan. Biaya extra bagasi hanya akan dihitung dari Akita sampai Singapura. Kita harus membayar kelebihan bagasi dengan mekanisme yang berbeda dihitung dari point Singapura ke Johanessburg. Jadi, hal ini harus diperhatikan sekali. Maskapai JAL tidak menawarkan perhitungan extra bagasi untuk penerbangan domestik maupun internasional dari Akita. Perhitungan hanya per kg. Jadi, sangat disarankan bagi siapapun yang ingin mengunjungi Jepang dan tujuannya belanja, harap memperhatikan pilihan maskapai dan biaya extra bagasi yang akan digunakan. 
  11. Pada beberapa kasus, jika kita masih ingin melanjutkan perjalanan ke kota lain setelah Akita dan tidak ingin repot dengan segala barang bawaan, sangat disarankan untuk melakukan pengiriman barang ke airport point kepulangan. Di Jepang menyediakan jasa pengiriman barang yang aman dan nyaman, serta dapat ditentukan kapan dapat diambil. Diri menyarankan untuk menggunakan jasa kuroneko atau Yamato transport untuk ini Kuroneko Yamato Transport karena biaya dan kemudahan yang ditawarkan. Biasanya di minimarket seperti Sunkus atau Family mart, menyediakan jasa untuk pengiriman ini. Pilihan kedua, mintalah bantuan kepada hotel tempat menginap atau kepada kenalan selama perjalanan di Akita atau di Jepang bagian manapun untuk membantu dalam pengurusan ini. Menurut pengalaman diri, pengiriman satu koper besar 25 kg, berkisar 2000 - 3000 yen dari Fukuoka ke Akita. Silahkan jadi pertimbangan untuk kenyamanan selama perjalanan dan keamanan pastinya. Jadi, kita dapat menikmati kegiatan yang ada di sisa liburan yang ada. Barang dapat diambil di setiap bandara utama di Tokyo, Osaka dan lainnya. 
  12. Selalu bawa kemana pun data diri dan pengenal selama perjalanan. Jangan lakukan hal - hal yang tidak perlu jika tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib. Jaga kondisi tubuh dengan baik dan usahakan tidak mengalami hal yang buruk selama berada di Jepang. Salah satu caranya adalah memastikan bahwa selama perjalanan telah dilindungi oleh asuransi. Biaya kesehatan di Jepang cukup mahal jika tidak menggunakan asuransi kesehatan. Bagi warga lokal atau mereka yang memiliki resident card, biaya kesehatan akan lebih murah karena mendapatkan potongan hingga 70% untuk setiap kali berobat dan mendapat keringanan untuk menunda pembayaran sampai pada waktu yang disepakati. 
Nah, itu beberapa hal yang dapat diri sampaikan. Berdasarkan pengalaman diri selama di Akita dan mengunjungi beberapa tempat lainnya di Jepang. Pastikan untuk berhati - hati selama dimanapun, meskipun Jepang terkenal sebagai salah satu tempat teraman untuk tinggal. Namun, kejahatan dapat kapan saja datang. Selamat berkunjung!

Kembali musim semi

Tahun ketiga tidak terasa sudah datang selama diri di Akita. Akita, kota yang luar biasa, terlebih cuaca dan kenyamanannya. Kota yang tidak terlalu besar, tidak terlalu padat, nyaman, bersih dan aman. Salah satu pilihan kota yang tepat adalah Akita untuk belajar dan tinggal pada waktu tertentu. Namun, kota ini tidak akan jadi referensi bagi mereka yang menyukai kehidupan kota yang padat dan tidak berhenti bahkan hingga malam hari seperti Tokyo. 

Musim semi tahun ini datang lebih awal, sepertinya salju yang datang lebih awal tahun kemarin. Tidak seperti tahun - tahun sebelumnya, salju datang di bulan November yang sebenarnya cukup terlambat juga dibandingkan tahun 2013 yang datang di bulan Oktober. Salju sudah mencair sejak bulan Februari di Akita. Beberapa kali diri semacam tertipu oleh cuaca Akita yang memberikan pengharapan akan kedatangan musim semi. Salju yang mencair, udara yang menghangat dan matahari sepanjang hari yang tidak henti bersinar memberikan semacam kebahagiaan tersendiri saat - saat itu. Setelah berbulan - bulan dengan salju yang tebal dan matahari yang datang dan pergi sesuka hati, kehadiran semacam itu memberikan suatu kesejukan tersendiri. Dari hal seperti inilah akan mengerti bahwa pelangi selalu ada setelah badai selama apapun itu. 

Kebersamaan adalah nilai penting mekarnya Sakura.
Meskipun di tengah cuaca yang tiba - tiba dalam semalam, angin kencang datang dan menggantikan semua mimpi musim semi dengan ancaman salju tebal kembali, tidak akan pernah menyurutkan warga Akita untuk tetap berusaha yakin dan menikmati bahwa musim semi akan datang lebih awal. Que sera sera. Maka terjadilah seperti yang diharapkan, seperti apa yang telah digariskan. Salju tahun ini mencair seluruhnya di pertengahan Maret, termasuk angin yang menjauh dari Akita, berganti dengan kelebatan hujan yang mungkin cukup tak berhenti. Harapan kedua pun pupus untuk merasakan betapa sempurna keindahan Sakura di musim ini. 
Keindahan Sakura 2015.
Sakura, adalah bunga dari genus tertentu yang hanya dapat tumbuh dengan suhu dan kelembaban khas lintang utara. Meskipun demikian, tidak semua negara dapat berkesempatan untuk melihat sakura yang dibawa dari Jepang untuk tumbuh di negara mereka. Mungkin Sakura semacam pemilih dan tahu bagaimana untuk dinikmati. 
Hujan yang datang terus menerus, membuat tingkat kelimpahan air yang tinggi dan menyebabkan sakura bermekaran tidak bersamaan bahkan dalam satu pohon yang sama. Tidak indah rasanya jika dibandingkan dengan tahun - tahun sebelumnya yang sudah pernah diri lihat karena cuaca yang sangat baik. Namun, tidak elok pun untuk membandingkan keindahan yang satu dengan lainnya karena hanya akan merusak kenikmatan dari keindahan itu sendiri. 

Diri menyambut datangnya sakura dengan senyum untuk terus berharap hujan sedikitlah berbaik hati untuk berhenti dan tidak terus membasahi Akita. Namun apa daya, Sang Pemilik lebih tahu untuk apa Sakura bermekaran dengan cara yang berbeda setiap tahunnya. Lagipula, tidak ada yang tahu berapa lama diri akan tetap berada di negara ini sampai titik mungkin diri akan merasa saatnya untuk kembali dan membangun kehidupan baru yang semakin indah seperti kebersamaan bunga Sakura.