Saturday, December 11, 2010

Novemberku

heii lihat ini november so long..
no, this is december..yes i've already in december 2010..it's gonna be a good life.MUST be..
come to Christmas Joy.

ada abanyak hal yang terjadi selama ini. terakhir posting pun di oktober. begitu indah selama ini. sekarang UAS, oya blog nanti ya ku bagi - bagi lagi cerita yang begitu menumpuk dari diriku.

dari ulang tahun, peresmian, obrolan geje yang menyenangkan, renungan yang indah, semangat yang terucap, kesalahan yang dipelajari, pelantikan ini itu, main voly,dpt ipod, midnite sale, nonton lagi hingga berujung di rshs again dong log.
hihiii..
so colorful.

semoga semua terberkati untuk mereka yang membaca dirimu blog. meski masih banyak kurang sana sini. okay, ini blog sebagian besar masih isinya curhatan dan sangat - sangat belum membangun secara kata - kata, fisik yang nyata. sabar ya blog.aku akan kembali lagi.fokus ke kamu dan menjadi penulis hebat. ya, aku mau jadi penulis hebat blog. melihat dunia dengan keterbatasan fisik tapi tetap bisa melihat dengan mata dan hati yang luas.

selamat menjalani dunia ini kawan - kawan yang baik hati :)
leave ur opinion..

Saturday, October 16, 2010

it's again

Dirimu

hujan lagi.
semalam dengan dingin.
semalam dengan air.
indahnya sunggu tergambar
namun, ajarku untuk mengenalmu lagi

jangan tanya apa rasanya merindu
tapi mengertilah bagaimana seharusnya itu
tidak akan ada kata yang terucap
sungguh

aku hanya menunggumu
dan tetap belajar padamu
hanya untukmu
dan aku berusaha mengerti itu
sungguh

waktuku tak banyak
waktumu pun tak serupa yang ku mau
hanya kamu yang mungkin tahu

hujan selalu mengingatkanmu

serupa padamu
aku juga menjaga rinduku
kamu dimana
sungguh ku menantimu
yakin kan aku selalu
dan aku selalu untukmu


Monday, October 04, 2010

Sore

hai senin, aku kembali dengan kebahagiaan yang menyerempet ketidakjelasan. sehari ini hanya keinginan untuk tersenyum yang ku kibarkan.
ada banyak hal yang buatku tidak tertarik melihat semua ini. aku hanya menidurkan diri hingga berjam - jam untuk merehatkan sejenak hati dan pikiran ini. aku kangen uey dengan dia. tapi apa daya. bolehkah mulut ini bersua seperti biasanya. ku rasa tidak. sudah tidak sepatutnya lagi untuk lakukan demikian. hormatilah apa yang jadi putusannya.
satu pintaku untuk tahu apa yang sesungguhnya. toh, tak akan lari gunung dikejar. lagi pula, hanya kemungkinan yang sangat kecil untuk dia mencariku. dengan atau tanpaku tidak akan pengaruh. hanya kerusakan yang tertimbulkan. kasihan dia. bukan dukungan yang terucap, malah sakit yang ku toreh dan gores dalam.
mungkin itu juga aku.
ya, hari ini dengan nada bisa aku percaya. aku hanya tidak ingin mengasap. pahit rasanya dan tidak etis jika aku hanya mementingkan ego ini.
hingga kapan. mau sampai kapan egoku bertahan. toh, tidak juga akan ada benang merah, klimaks dan anti klimaks.
aku hanya berlari mengejar waktu dan mimpi saja sekarang. hingga menanti masa saat ku bisa berdiri kembali untuk menentang angin sendiri.
kamu akan selalu ada.

Sunday, October 03, 2010

my october

akhirnya tidak ada yang perlu ku tanyakan lagi.
tidak perlu lagi ada yang dicari.
hanya ini saja yang ku punya.
terima kasih ya.
terima kasih.
tenang, tidak ada luka yang tertinggal.

semua yang pernah ada, jauh lebih baik. biar apa yang telah diberikan dapat terjaga.tidak akan ada penyesalan. terima kasih.

Dear time (suratku untukmu)

terima kasih waktu.
aku sudah kembali lagi. setiap butir air mata dan asap yang keluar hanya ungkapan ketidakikhlasanku saja. Bukan untuk menuntut apapun terhadap banyak hal. aku hanya ingin membuat segala rasa ini tetap ada untuknya. biar saja ia tidak akan mengenangku apalagi menyimpannya, namun untukku biar menjadi suatu yang berharga untuk ku jaga hingga pada waktunya. mungkin ini aneh, tapi biarlah. bukan aku terbawa perasaan. aku hanya tidak membohongi hati dan pikiran. dia memang pernah ada dan akan selalu ada sampai batas yang tak ku ketahui. dia memang indah dan tetap akan apa adanya dia untukku. ya, terima kasih buat rasa sayang yang pernah ada sayang. terima kasih telah menghias senyum dan semangat dan waktu dan meninggalkan gogo buatku. biar dia yang jadi temanku saja untuk melepas rasa kangen atau apapun itu nantinya setelah kamu tiada lagi secara fisik atau hati untuk ku. aku tidak akan mencarimu. karena yang ku punya hanya kamu di hatiku.
ini terdengar melow tapi inilah adanya.

kepada waktu, mari mengobati luka yang sempat ada sebentar dan menyimpan perasaan yang ada saja dengan cara kita. biar tiada lagi setidaknya butir air mata dan asap - asap kematian setiap hari ini. aku hanya ingin berdiri kembali dengan kakiku. tidaklah ada kesempatan untuk mengingat ataupun melupakan. biar saja rasa ini tumbuh atau mati dengan sendirinya. aku telah memilih. jaga diriku ya waktu.

terima kasih kawan, odong yang baik dan super introvert.

terima kasih sayang buat semuanya. jaga dirimu baik - baik ya, tolong perhatikan kesehatan dan emosimu. jaga semangat dan cita - cita indahmu, baik untuk dirimu, keluarga dan orang lain. satu lagi pintaku, jangan jadi workaholic ya ke depannya. semoga semua keinginanmu tercapai. jadilah ayah yang baik nantinya. terutama, semoga masih ada yang bisa kamu perbaiki dengannya sehingga menjadi kembali lagi. silahkan melupakan aku. semoga tempat tidak akan membuat kita bertemu.
aku sayang kamu.

dear time,
aku kembali. hayoo kita kejar masa yang ada.

Tuesday, September 21, 2010

My Beloved sista in Ganesha



dan inilah mereka yang aku sangat sayangi selama di ITB.. Mereka teman dan sahabat yang baik yang pernah ku kenal sejauh ini.
Mengenal mereka selama beberapa waktu ini, jalan pada usia tahun ke3. Semua mulai melihat siapa saya dan siapa mereka. Inilah kami. Inilah diriku. Inilah diri mereka.
Ada kelemahan.
Ada kelebihan.
Terutama ada sukacita di antara kita.

Terima kasih Tuhan, ku mengenal DIAN LUTFYANA, juga RAHMAHAYANA, ada SRI INTAN RAHMAWATI dan TETURELA DEDIENE NURILAHI..
Semua begitu baik, indah dan unik diciptakan dengan segala yang ada pada diri mereka. Terima kasih kawan, my jungle sista..
:D


*fya sedang tidak berada di dekat kita ketika acara ini.

These are My Mine sista




Hmm, senangnya pagi ini bisa kembali postingan. Ntah ada apa dengan saya, tapi senang rasanya bisa berbagi banyak hal dengan orang lain. Cukup kesulitan kemarin dan sekarang menatap hari dengan lebih baik seharusnya.
Ya kan?

Indah sekali rasanya ketika ada senyuman. Rasa syukur dan keindahan lain yang terwujud untukNya.
Ahh, rasa - rasanya memang demikian.
Baiklah, ingin sekali aku memposting teman - teman terdekat wanita yang ku miliki hingga sekarang. Dan hanya mereka yang cenderung ada di lingkunganku dari beberapa tahun belakangan ini. Perkenalkan mereka semua.

Ini semua adalah saudara wanita tambangku..my mine sista'
They're amazing all with their ways..

ada yang namanya SENDY DWIKI dengan segala 'ketidakjelasannya' yang demikian dia selalu akui padaku. ada FEBRINA DYAH yang akhirnya mengenakan jilbab,, sungguh kawan kamu jadi makin cantik dan kalem. ada RESMITA KUSPRASETIANTY dengan segala 'kemeanannya' yang selalu kita streotipkan, namun dia sungguh baik dan perhatian. ada TRINOVINI yang kadang membingungkanku dengan caranya yang sayang dengan anak - anak, seorang guru sekolah minggu yang telaten. ada NINDIA WIRANING yang juga pada akhirnya berjilbab, kalem, dan baik hati sekali, sering mau - maunya ku gangguin. ada DYAH FIRGIANI yang selalu tersenyum, semangat dengan apa yang dihadapkan, suka pisang dan cuekan. ada DWI PANGESTU yang begitu keibuan juga, ingin segera menikah dan baik dalam menanggapi kawannya yang lain. ada YENI RAHMAWATI yang selalu menghibur, sabar, dan kadang juga mau - maunya ku bawa bingung. Semangat selalu dengan pilihannya dan sambal bikinan ibunya enak. ada SALMAWATI yang begitu baik, penolong, polos dan semangat belajarnya tinggi. Seorang kakak yang sayang sekali dengan adik - adiknya. juga ada ROSITA DARUSMAN yang tidak ada di foto atas, kalem sekali anaknya, taat beragama dan jujur terhadap apa yang ia yakini.

HMT 2008 as my mine sista.
Juga masih ada kakak - kakak ku di HMT yang begitu baik dan tetap perhatian padaku. ada ka RIA IRENE VINCE, juga ada ka LINTANG LARAS, ada ka ENDAH RENI, ada ka FIRDAUZY RIZKI, dan lainnya yang juga selalu menunjukkan semangat padaku.

Terima kasih Tuhan, ku mengenal mereka.
Terima kasih Tuhan, ku pernah tahu dan masih tahu dengan mereka.



Monday, September 20, 2010

Siang di Sel

Akhirnya memposting lagi. Baiklah, kemarin modemnya terangkut atau lebih tepatnya tercecer di rumah di Palembang. Ya, mau ga mau menunggu dululah si slot yang jatuh bersama dengan kartunya dikirim.
Sekarang lagi di sel, so longgg..
Aku kangen bermain dengan mereka.

Aku senang bisa tersenyum hari ini.
Senang bisa tertawa dan mendengar tawa hari ini.
Aku bersyukur hari ini masih ada.

Sayang, aku kangen kamu. Semangat ya di sana. Aku yakin kamu sanggup. Terima kasih atas tawa yang telah diberikan pagi ini.

Pagi adalah isi dengan kegiatan yang ada seperti biasa, masak dan banyak hal yang baik meski ternyata ada kerusakan sedikit karena tambahan yang tak penting dari seseorang. Tapi sudahlah, aku hanya ingin melihat bagian bahagia agar tak merusak yang sudah ada. Terima kasih Tuhan.

untuk sista..semoga segera resmi..undang aku ya nanti..:D


posting lagi

Kemarin adalah kenangan, esok adalah misteri, hari ini adalah kenyataan.

Wednesday, September 15, 2010

Hari ini

hujan..
kembali itu saja yang terlintas
hujan..
hanya dirinya yang menghibur emosiku
hujan..
yang membuat semua ini bak kamuflase diri ini

semua tak segampang terlihat
tak seindah selalu pelangi ada.
rasa dan rasa begitu membingungkan.
Masih kan indahkah ini hingga akhir.

Masihkan selalu adakah dirinya untuk ku.
Akankah aku selalu untuknya.
Pertanyaan sulit yang menggangguku
Lihat hari ini
Lihat saat ini.

Hanya tanya
Hanya saja tanya yang membuat semua ini ragu
Aku tidak tahu sisa hari ini
Aku tidak menebak jadi apa pikiran ini
dan aku tidak mengerti akan dibawa kemana semua ini

Ku buang jauh kah?
atau ku tanam indah?
ini tak mudah
ini memang belum mudah
Semua akan ada pertanyaan
Saya pengekang?
iya, mungkin demikian
karena takut kehilangan kah
atau karena terlalu buta oleh semua rasa

Jauh jarak ini
jauh waktu yang ada
Rasaku tetap untukmu
hingga kapan aku bertahan
menunggu hingga ku tahu
apa aku untukmu
apa aku bagimu

Tuesday, September 14, 2010

Sungai Bintang

chandrarini...

wahh terlupakan akhirnya, aku ingin sekali menggambarkan malam saat itu, ya, hari Minggu 12092010 kemarin.
aku rindu sekali melihat langit malam waktu itu. Saat Palembang padam semua lampunya, dan hanya tersisa redup kecil cahaya saja di tanah. Ketika melihat langit, hanya langit dengan terang banyak bintang dan bulan sabit setengah. Serius, aku tidak berbohong, kembali ku lihat akhirnya sungai bintang di langit. Sungai bintang itu bagian langit yang penuh bintang dan memang ada di salah satu folktalesnya rakyat cina. Aku percaya itu ada dan bisa dirasain apalagi saat langit cerah, cahaya pun banyak padam.
Ini yang sulit kucari di Bandung. Selama di Palembang, sesekali masih ku temui sungai bintang, dan terutama setiap ke gunung pasti akan ku jumpai mereka. Begitu indah, begitu indah.
Aku merindukannya lagi. Aku merasakannya ada. Aku melihatnya ada samar di balik awan hitam tebal menipis. Aku bahagia melihatnya.

Rasanya sudah lama aku tidak melihat suatu keindahan seperti Minggu malam kemarin. Langit cerah, bulan bersama bintang sedang berbaikan. Mereka saling melengkapi sebuah keindahan dan rasa syukur pada Maha Pencipta. Ingin rasanya bertemu mereka lagi.
Ingin rasanya semua keindahan ini bisa kubawa dan abadikan dalam sesuatu yang real. Suatu yang bisa terus kupandang saat siang. Ya, aku merasakan damai saat itu. Aku merasa tenang dan melepas semua rindu dan raguku padanya. Begitu hebat Alam Semesta ini diciptakan.

Jadi ingat kerjaan SMA, aku hanya duduk di teras atas rumah yang terbuka, sebelum dikasih atap tambahan, untuk mengobrol dengan bintang. Hanya untuk berbicara sesuatu yang tidak aku pahami. Untuk mencari keyakinan dengan apa yang harus ku pilih. Coba saja.
Aku merasakan bintang menjawab apa yang ku tanyakan pada mereka. Aku melihat 'bintangku' menjawab keraguanku. Ada satu bintang yang selalu kerlip untuk ada ketika aku sedang berbicara dengannya.

Aku melihatnya.

(sumber gambar : avel/friendsterblog)

'Bintangku' akan selalu menjawab ketika aku bertanya. Dia ada saja saatku sedang menantikannya. Begitu indah kamu bintang.

Sungai bintang biasanya juga dibilang sungai langit oleh sebagian orang. Ohya, sungai bintang ini dalam bahasa inggris sebagai cluster.
Jadi, mari kita lihat apa keindahan sang cluster ini. Katanya demikian nama si sungai langit ini. Sungai bintang adalah kumpulan bintang yang jumlahnya sangat banyak membentuk satu line sehingga seperti sungai ia tampak.

Monday, September 13, 2010

Eksplorasi

eksplorasi..eksplorasi..eksplorasi..sampai mati..
eksplorasi..eksplorasi..eksplorasi..sampai mati..

Itu lagu kita dong. Anak - anak eksplorasi..

baiklah ini foto bersama saat kemarin ada di acara pelantikan atau welcome geathering buat semuanya..











Sahabatku


Nah akhirnya mempostingkan sesuatu kembali. Hari ini rasanya membaik saja untuk semua yang ada. Okay, semalam perasaanku labil sekali terhadap sesuatu.
Ego seorang OS emang tidak bisa ditebak. Aku sih ikhlas tapi kalau lagi labil, keluar semua sudah kekesalan yang ada dan keegoisan tingkat tinggi yang ada.
Aku hanya ingin mendapatkan segera dan instan saat itu juga. Namun, mari meredam hatiku. Mari meredam kebencian atau apapun jeleknya sebuah sikap itu. Aku berjalan saja dalam ketidaknyamanan itu hingga ke dalam mimpi dong. :D

Senangnya ada sahabatku yang baik. Dia baik sekali hingga saat ini. Semalam ya dia jadi kotak sampahku untuk ngomel dan merasakan kelabilan. Terima kasih Tuhan, masih mau dia sabar ngadepin kawannya satu ini.
Hingga pagi ini saat orang tua mengomel kedua kali untuk aku tidak perlu pulang lagi nanti Natal. hahaha.. Ini yang aku agak bingung. Aku disuruh ga pulang dong..Aku sih senang - senang saja karena kawanku udah menggoda untuk pergi lagi khusus wanita saja. Akan tetapi, sedih juga, emang sih salahku juga ga pulang kemarin karena ingin. dan sekarang pulang dalam kondisi renta pula. hahaha..:D
Berhubung orang tua yang ku miliki kalau bilang iya adalah iya, berarti ada kemungkinan aku akan tetap berada di tempat lain pas natal nanti..Ada yang mau menampung saya?? :D

Baiklah, tujuan postingan ini ingin menggambarkan baiknya sahabatku ini. Orangnya memang terlihat gelap dan dingin. Akan tetapi baik dan tulus juga. Aku biasa memanggil dia odong dan begitu sebaliknya. Tapi panggilan dia ke aku ada bodo juga..huuuuu...
Ini ga ada maksud menghina antara kita tapi emang buat kita ini adalah sejenis panggilan kesayangan. Mungkin bagi mereka yang mendengarnya di luar sana pasti akan mengira aku menghina dia atau dia yang menghina aku. Padahal tampak luar itu tidak menjamin tampak dalam yang sebenarnya.

Dia baik sekali dalam membantu aku belajar dan menjadi sehat. Selama aku sakit ini, kalau kuliah kita sama pasti dia akan membantu membawakan semua barang - barang buat kuliah. Bahkan kalau memang jadwalnya ngga pas, dia kadang tetap datang untuk membantu aku atau menelepon teman lainnya untuk membantuku.
Anaknya supel dan diam. Pemikirannya dalam. Kesukaannya berat, yaitu Tan Malaka..sedangkan aku sukanya Pramoedya Ananta Toer. Sekarang ceritanya dia bakal jadi objek penilai masakanku.
Sahabatku juga siap sedia kalau aku telepon untuk meminta tolong dan buat bersenang - senang. anaknya tanggung jawab kok meskipun terlihat tidak. Itu yang aku sebal kalau orang - orang udah mendeskritkan dia. Padahal dia sendiri begitu peduli. Anknya terlihat ngeyel tapi itu prinsip buat dia. mungkin ini yang membedakan orang yang prinsip dan tidak. mereka yang tidak punya prinsip ngga akan betah melihat sikap mereka yang berprinsip. Aku merasakan dan melihat itu adanya. Dia cukup selalu membuatku kaget dengan gaya hidup dan pemikirannya. hal yang buat aku kaget saat dia mengatakan prinsipnya tentang pacaran hanya sekali seumur hidup. Dia telah memilih dan menyakinkan dirinya. Saat putus ini, dia akan tetap pada pendiriannya. Ia sudah siap menanggung konsekuensinya. Saluettee ama ini odong..
Kebetulan kondisi cerita hidup dia hampir mirip dengan aku. Hanya saja bumbu malas dia lebih banyak dibandingkan aku. Dan Bumbu sabar dia lebih banyak juga dibandingkan aku. Jadi resmi.
Satu hal, dia sabar banget sejauh ini menghadapi labilku. Sempat panik kemana - mana karena aku tiba - tiba hilang di kampus berjam - jam tanpa bisa dihubungi. Aku tidak membawa tas, hape, dompet dan kawan - kawannya karena dia yang memegangnya.. hahaha.:D
dia mau marah tapi akhirnya cuma keluar kata - kata..odong, kau buat panik aja. ditelepon ga bisa. kau kenapa lagi?
Baik banget dah. maap ya buat itu. Sejauh ini akhirnya kalu aku dah labil dia paling takut karena aku pasti menghilang ntah kemana lagi.

Sejauh ini ia begitu baik.
Semoga wanita itu mengerti kamu adanya.
Hayooo..semangat odongg!!!

Terima kasih ya begitu baik..dan selalu menjagai saya.

He's my best friend..
Hei guys.. you're Rock..

catatan..dia ga ada di foto loh..invisble sekali anaknya.


Sunday, September 12, 2010

smile

Tuhan begitu indah menciptakan aku.
Tuhan menjalankan segala sesuatunya sempurna untukku.
Semua begitu harmonis.
dan aku padaMu saja, Bapa.

Bunda

Berbincang dengan diri sendiri itu kadang menyenangkan. Tadi di gramedia menemukan penyakit sosial tentang bicara. Jika aku tidak salah tentang mutulisme. Gejala kelainan yang tidak berbicara pada orang lain atau menahan karena ketidakinginan emosi.
Itu pilihan, namun belum semua orang melakukan demikian di masa - masa ini.


Aku senang dengan perjalanan akhir - akhir ini ke Palembang. Banyak anak kecil yang hadir. Aku ingin sekali dekat dengan mereka. Kata orang - orang anak kecil itu polos dan mau dekat dengan mereka yang benar - benar tulus.
Jujur, aku senang dengan anak kecil meskipun cenderung cuek sekali dan terkadang mati rasa sendiri.
Aku senang dengan kehadiran mereka. Ingin rasanya bisa bermain bersama mereka, tapi apa daya. Tidak semua anak kecil mau ku dekati, ntah mungkin kah rasa senang ku ini karena ada alasan saja. Aku rasa tidak. Aku ingin menyayangi mereka seutuhnya.
Sejak dulu, aku merasa menjadi guru TK itu menyenangkan. Ntah ya, tapi rasanya seperti itu. Begitu indah saja melihat anak - anak kecil yang baru mengenal teman, seragam, huruf dan angka, membuat hiasan ini itu dan mewarnai hari.

Aku juga selalu ingin bisa memberikan permen atau cokelat kepada anak kecil yang bertemu denganku. Mungkin karena dipengaruhi iklan pemutih kulit, semoga tidak sedangkal itu. Senang melihat seorang anak kecil senyum manis ketika memperoleh hadiah.
Dari libur yang lalu belum kesampaian. Waktu itu aku takut karena ada orang tuaku dan memang saat itu lagi gereja. Anak kecil gendut itu lucu sekali, masih kecil tapi mau saja digodain dan menggoda. Aku merasa bersalah ketika dia sudah tahu aku punya cokelat dan aku belum sempat memberikan padanya.
**dek, di mana kamu?**
Jika Tuhan mengizinkan, aku bisa membangun TK atau SD. Ingin sekali juga di usia ini, aku bisa menjadi seorang pengajar di TK. Akan tetapi, pergaulanku belum membawaku ke sana. Lingkunganku masih terlalu padat. Aku pun masih terlalu sibuk sekali. Ingin rasanya, ingin rasanya.


Pada akhirnya, aku hanya ingin menjadi seorang bunda nanti.
Memiliki anak dari rahimku sendiri dari pria yang tepat untuk seumur hidupku,
Ingin menjadi ibu terbaik yang pernah ada untuk anak - anakku. Ingin mengasuh anak - anakku dengan tanganku sendiri, meski harus bangun malam ketika lelah untuk menyusui ataupun ganti popoknya..mau masak sendiri semua makanan dia.. mau dandanin dia..mau antar jemput dia sekolah kalau udah gede..mau nemenin dia main, buat peer..pengen jalan - jalan bareng nantinya kita....hiking bareng, diving bareng, caving bareng ama anak - anakku dan suami..
Ingin sekali menjadi sahabat terbaik bagi anak - anakku nanti.

Melihat polosnya bayi, tenangnya mereka. Memang di mata mereka tidak ada beban. Rasanya dunia baik sekali pada mereka.
Jangan sia - siakan anak - anak kalian ya orang tua !!!
Kasihilah mereka...
God bless all babies..
dan Tuhan mendengar doaku..dan orang - orang yang yakin padaNya.


Suratku untuknya

Pagi sayang,

Deru hujan ini masih belum mampu mengantar tidurku. Aku masih terjaga di depan alat elektronik ini. Ia membantuku menyalurkan segala rasa terpendam. Ohya, aku dipukul atau diingatkan tentang orientasiku sepertinya, sayang. Dia sangat baik sebenarnya tapi caranya masih belum jadi hal yang maklum buatku. Sisi dari diriku masih sering terpancing selalu. Aku masih tidak stabil berubahnya sayang. Semua seperti ada dua orang dalam diriku. Di satu sisi, aku merasakan aura negatif, pikiran negatif, kecurigaan, emosi berlebih terus menerus dan kawan - kawannya. Namun, aku juga merasakan sisi berbeda yang terus tertekan keberadaannya. Dia baik, mau berpositif, sabar dan menelaah dulu lalu mengampuni.
Kenapa ya sayang semuanya kayak gini. Masih saja aku gampang terpancing emosinya. Mungkin benar apa katamu kalau sebenarnya memang terlihat dekat tapi aku jauh. Aku masih seperti ini dan belum berubah.

Sayang, maap ya, aku belum tidur sampai sekarang. Aku tidak memperhatikan kesehatanku. Aku belum bisa menentukan prioritas kegiatanku secara utuh. Aku yakin kalau kamu tahu pasti kamu akan sangat marah. Aku ngga inginkan itu. Aku ngga ingin menambah beban emosimu hari apapun. Sayang, aku menyayangimu karena kamu dan tidak ingin pernah menambah apapun emosi karena aku. Dari awal juga, aku hanya ingin menyayangimu saja. Selebihnya, aku hanya tahu Tuhan yang punya jawabannya. Jika aku diberi kesempatan untuk disayangi, itu adalah kasihNya padaku melalui kamu. Terima kasih kalau memang benar kamu yang dijadikanNya perantara. Jikapun tidak, aku tetap harus bersyukur karena merasakan kasihNya dan bisa mengasihi orang lain.

Sayang, kamu gimana di sana? Orang - orang melukaimu ya setiap hari? Semangat ya. Aku memang bukan motivator yang baik. Secara verbal dan perbuatan pun tidak tampak secara nyata kan. Tapi itulah aku adanya. Aku hanya bisa berdoa dan berharap kamu merasakan rasa sayangku padamu. Itu saja. Mungkin aku dibilang berlebihan atau narsis atau tidak tahu diri atau apapunlah, tapi tetap aku sampai sekarang masih menyayangimu. Lewat doa dan semangat diriku sendiri yang bisa ku lakukan. Aku masih ingat ketika kamu mengajarkan aku untuk memberi pengaruh yang baik pada orang lain lewat perkataan dan perbuatan kita. Aku tahu itu sedari dulu, tapi kamu mempertegas bagian - bagian tertentu yang seharusnya aku lakukan juga sedari aku tahu. Akan tetapi, aku mohon jangan jadikan itu sebagai alasan untukmu menyimpan segala galau dan ketidaknyamanan apapun itu disebut, sendiri ya. Berusahalah berbagi beban dengan yang kamu percaya, mungkin bukan aku. Mungkin dengan orang - orang terdekatmu yang kamu percaya. Itu jauh lebih baik. Kamu tidak akan menambah beban kok. Kasih yang tulus tidak akan terbebani ketika ada perasaan lain yang ingin tercurah padanya. Ia akan siap mendengarkan, merasakan dan jika mampu siap untuk menjawab pertanyaan.

Sayang, semua ini begitu indah. Terkadang rasa kangen aku padamu memang tampak tak terbendung. Iya, aku akuin demikian. Mungkin ini karena masih di awal saja. Tetapi, aku berharap dan aku percaya ini tidak akan hanya di awal, semoga hingga waktu yang diizinkanNya. Aku menuliskan ini sebagai surat untukmu. Aku merindukanmu. Merindukan segala waktu yang telah dilalui. Aku sadar aku mungkin hanya bagian kecil dalam kenanganmu. Aku tahu seharusnya aku membendung semua perasaan ini dengan baik. Kamu tahu kan alasannya. Aku sendiri sudah pernah bilang padamu secara langsung. Tidak ada yang pasti di dunia ini. Jadi aku seharusnya segera mengantisipasi sesuatu yang berlebihan ini. Seharusnya semua perasaan ini ditata pada tempatnya sehingga ketika pada akhirnya kita menemukan jalan buntu dan harus terpisah, aku tidak akan sangat terluka.

Mungkin (kembali) benar kata sahabatku kalau aku sedari sekarang harus mencari cara untuk obat perasaanku nanti. Jujur, terkadang aku sok kuat di hadapanmu karena aku mau kamu berbahagia dengan yang terbaik sesuai pilihanmu. Meski pada akhirnya mungkin saja aku akan alami rasa sakit itu. Ku akui kamu yang pertama untuk masalah seperti ini. Ohya, definisikan masalah dengan rasa ya. Kenapa disebut masalah karena konotasi lebih tepat saat ini menggambarkan perasaan ini. Doaku hanya satu, kamu benar terasah menjadi berlian yang indah untuk setiap bagiannya. Kamu pasti paham maksudku apa.

Terima kasih ya telah menghias hari - hariku akhir - akhir ini dengan baik. Terima kasih telah menjagai aku secara mental dan fisik. Aku sadar kalau aku belum melakukan apa - apa untukmu. Bahkan membuatmu tersenyum pun belum rasanya. Aku rindu mendengarmu tertawa lepas dan aku belum bisa menggoreskannya padamu. Terima kasih cukup membantuku berubah, mengingatkan aku akan keluarga, menyemangati aku untuk mencapai cita - cita.
Terima kasih bahwa ada semangatku untuk dipanggil Bunda pada waktuNya nanti.

Pagi ini hujan loh sayang di sini.
Aku hanya tertegun untuk mengamati isi tulisan ini. Maap kalau ternyata bagimu aku masih berlebihan untuk masalah ini. Aku hanya ingin melepaskan seluruh rinduku. Itu saja. Perkara tulisan ini jadi permasalahan dalam artian sebenarnya, aku harus siap. Aku hanya mencoba jujur dengan diriku. Aku hanya seorang wanita biasa yang masih belum teratur. Aku punya perasaan yang tidak bisa diikat oleh tradisi ataupun kebiasaan. Perasaanku bebas memilih bagaimana jalannya. Tolong biarkan saja dia apa adanya seperti ini karena aku masih belum menemukan cara untuk mengendalikannya.
Mungkin pada akhirnya akan ada nilai minus yang banyak karena dia terlalu liar. Namun, sejauh ini dia yang membuatku semangat. Perasaan yang ada denganku seperti Tuhan selalu ada ketikaku jauh. Aku masih belajar. Lebih baik jangan mengeluhkan diriku ini, tapi ajari saja bagaimana seharusnya perasaanku berlari dan berjalan baik.

Sayang,
semoga di waktu yang tepat kamu bisa membaca ini. Aku tahu kamu sibuk dengan segala yang ada di sana. Jaga dirimu baik - baik ya. Hanya itu yang bisa ku katakan. Maap, perkataanku tidak ada yang real yang bisa kamu lihat. Percayalah, itu akan terjadi pada waktuNya. Aku sedang berusaha untuk itu.

Sayang, aku menyayangimu seutuhnya, tanpa alasan dan tanpa syarat. Sejauh ini, aku hanya tahu dan merasakan itu. Berusaha memperbaharuinya tiap hari agar ia tumbuh baik dan tahu kapan harus berbuah dengan baik. Tanpa aku tahu pada akhirnya buah macam apa yang akan dihasilkan nanti. Aku hanya menyerahkan padaNya yang menjagai semesta.

Terima kasih kata - kata sayangmu. Terima kasih segala keyakinanmu yang pernah adaku. Terima kasih pernah begitu indah melukis rasa di hatiku. Terima kasih untuk perubahan dan semangat yang kamu berikan.
Hingga pada akhirnya aku berharap kamu mendapatkan yang terbaik. Hanya itu.
Dengan hati dan air mata, aku yakinkan diriku tulus dengan segala apa yang akan terjadi di depan nanti.

Suratku untukmu,
Terkirim di hari Minggu 12 September 2010.

dari yang menyayangimu.
dan hati yang mendoakanmu.

Minggu Pagi

langit malam masih mengelam.
hanya deru angin terdengar sayup,
berkelana mampir di setiap mimpi di dini
hanya dingin mampu menyelimuti.

bintang menggeser diri
berganti dengan rintih air yang indah
musik malam adalah nyata.
ia berkelana di alam mimpi.
dinginnya bersama hujan

ini begitu indah
memukau hasrat
ini perasaan
ya, ini adalah perasaan
membaui hujan,
merasakan dinginnya berlipat
asa merasa tenang

begitu damai dalam relung
tetap ada pasti
ya, semua baik
menjalin semua keteraturan ini
rasa yang tak terdefinisikan

tumbuh saja begitu dalam
membasahi dan menyelimut dingin seperti hujan ini
terkenang
dan terdengar
anugerah terindah
asa ini berharga
tak sebatas permata

rasanya inilah hujan,
makin deru
dan makinlah mengerti tentang asa ini

hingga akhirnya,
bintang yang akan menemani lengkap.
antara asa ini.


Wednesday, September 08, 2010

Do I?

Heii bangun tidur memang akan menguji dirimu yang masih terbawa mimpi.

Aku benar-benar berniat ini.

Tersentil beberapa waktu ini tentang si ndut, iah demikian mungkin akan disebut selanjutnya.
Mengapa saya mau memilihnya? Mengapa dia selalu ada menghiasi hari-hari ini dengan segala dilema dan tertawanya?
Nah,si ndut mungkin tidak merasakannya. Akan tetapi, aku terus saja terjebak dalam dirinya. Kata kakakku, zona subhat. Do I?

Ia ada dalam diri aku sejauh ini. Si ndut cukup meracuni kehidupanku secara indah sejauh ini. Mungkin benar dia diciptakan untuk itu. Menyakitkan memang pada perjalanan dan mungkin akhirnya juga. Tapi itulah adanya. Mengapa aku masih belum bisa membuat ndut tertawa lepas. Apakah aku bukan pengasah intan yang dicari? Sepertinya.

Ndut, do I?
I do miss u.
But please, dont make me ask more about you.
I've ever stucked in this kind on process.

Monday, September 06, 2010

Memasak

Hayooo..saya mulai ingin memasak lagi..
Ide termuktahir adalah mencatat dan mencari dimana resep keluarga kepunyaan si oma nih..hehehe..:D

Ide terhanyar lagi adalah mencari objek yang mau dimasakin..Tapi ada ga ya, abis objek utama udah kagak mau lagi dimasakin..katanya sih kalo aku yang ngomong pasti ngga dikerjain karena suka lupa dan sibuk sendiri..:D
Padahal, sekali ini gw sangat berniat memasak buat nih objek utama. Mau dibela-belain. Serius deh, tapi sempat jiper duluan dibilang gitu..huff..
ya, Nanti kita lihat bersama aja. Do More, Talk Less Anymore..ngga lagi-lagi deh bilang. aku diam-diam aja ahh. Ngga mau lagi Open Mouth Much..Emang penyakit yang cukup parah deh kalo masalah itu, abis biasanya PASTi dan LIMIT mendekatinya ngga akan dikerjain..:D:D:D
Ada aja hambatannya di ujung.

=))
Aku akan memulai pilihan kinerja memasak yang baik. Saya 'kan pengen jadi ibu yang baik buat anak - anak nanti kayak MAMA :)
Saluttee juga pasti lihat Melly Zamri tadi di acara Gosip pagi - pagi. Rajin betul masak dan suaminya rela balik buat MAKAN SIANG masakan dia doang dong!!! Pengennya gitu nanti..Tapi nanti, ngga sekarang..
Sekarang fokusnya belajar LEBIH dulu buat masak, di LUAR KESIBUKAN yang menyenangkan gw >> KULIAH..

Postingan yang berisi resume obrolan dan pikiran semalam..Saya rasa harus segera diREALisasikan dah..Sebelum makin jadi bahan ejekan ama si objek utama saya. hmm, terpikir juga buat cari nama dan identitas seseorang di sini, agar lebih enak ngungkapinnya.
Ntah, niat sekali saya.

Heii ndut, **panggilan umum untuk semua orang deh..**, sementara namamu itu aja ya..Kalau saya beneran bisa masak gimana. Jangan ngomong gitu lagi dong. jiper duluan kan, saya masih belajar semangat nih..
Sementara, cari objek lain dulu ahh yang mau dimasakin..hehehe.

Thursday, September 02, 2010

September

selamat datang bulan baru..aku pikir tidak sangat enak mengalami hari - hari bulan ini dengan kisah pahit.
Hati sedang tak tentu.
Aku pun melupakan orientasi blog ini. Maap bagi yang kecewa karena isinya hanya kekecewaan dan keluhan saya. Maap juga tidak bisa berbagi dengan baik apa yang seharusnya.
Aku hanya memikirkan tuk jadi apa adanya aku.

Aku tidak tahu lagi.
Semoga jadi lebih baik.
Aku tahu meski aku bukan yang terbaik.
Mungkin kita akan pisah.
Mungkin kita akan bersama.
Tapi harapanku akan tetap sama hingga sekarang, pertama dan terakhir.

Aku bukan Tuhan untuk memutuskan.
karena aku bukan pengendali waktuNya.
yang ku tahu, hanya jawabanNya tidak akan dini dan tidak akan juga terlambat.
Sungguh Dia luar biasa.

dan aku yakin dia menyayangiku seutuhnya.
seperti aku terus belajar menyayanginya. Ingin sekali menyayanginy dengan sempurna seutuhnya.
Tapi mungkinkah?
Aku menjalani saja dengan semuanya.
Meski jawabannya aku tidak tahu, bisa saja tidak atau iya.
bukan tanganku yang menghandle.
ada Dia.
dan benar ada Dia.


Tuesday, August 24, 2010

sebelum hari ini berakhir

Inginnya memberikan yang terbaik selalu?
demikian kah sifat dasar manusia? atau mereka selalu mencari yang terbaik saja?
Itu sudah mendasar sekali tampaknya bagi kebanyakan yang ada.

Saya berjalan pada jalan yang ada.
Ada yang salah jika itu memang jalannya?
Saya menyayangi pada mereka yang layak untuk itu.
Ada yang salah jika itu adanya?

Demikian juga kesinkronan hati ini.
Baru ku tahu jika lelah di satu hari yang tidak diakhiri saat itu juga adalah dikon umurku sendiri.

Biarlah mata ini menutup dengan damai.
Meskipun tulang ini begitu lelah dengan segala yang ada.
Cepat kembali pada keadaan semula.
Berganti dengan semangat yang tidak akan pernah mati.

Sebelum hari ini berakhir.
Cukuplah keresahan, lelah dan kesesakan saat ini.
dan Ia lah yang memegang aku dalam kemabukan aku ini.
ampun.
dan ampun.
aku remuk di hadapanMu

Ya Bapa, hingga nanti. hanya Engkau yang mengerti aku seutuhnya.
ya, Seutuhnya dan apa adanya aku.

amin..
Aku lelah.
Aku lega.

resah

Postingan lagi di bulan ini. Pertama kalinya setelah beberapa lama meninggalkan blog ini..
Demikian rasanya, selalu hal yang sama ku lakukan. Meninggalkan apa yang ingin dilakukan dan melakukan hal lain yang sifatnya jauh tidak ada urgent sama sekali.
Semua jadi mubazir.
Seperti saat ini 6 jam tampaknya terbuang percuma tanpa hasil yang sangat nyata di mataku. Meskipun sebenarnya masih tampak hasilnya setidaknya dalam hal yang sifatnya tidak terlihat langsung karena dia adalah relasi hasilnya. Semoga semangat, doa dan obrolan singkat terhadap masing- masing orang melalui situs pertemanan twitter dan facebook dapat jadi berkat..
:D
Hope SO.

Hampir 1 bulan ku tinggalkan blog ini mengganggur, setidaknya tidak separah dengan apa yang terjadi pada blog caving yang lusuh ku buat karena kemalasan ku ketika sudah berhadapan dengan komputer.
Mungkin kah aku tidak tidur malam ini? ohh no, jangan, artinya aku bisa saja terbunuh dalam artian sempit karena tulang belakangku tidak akan mungkin mau berkompromi baik dengan ku atau jadwal kuliahku.

Hanya keluh selama beberapa jam ini ku umbar. Tampak tidak ada yang bisa ku bagi lagi. Yang ku tahu jadinya hanya kesalahan dan keresahan terhadap banyak hal.
Aku merindukan kestabilan kehidupanku.
Aku ingin Tuhan jamah aku lagi. dan tidak pernah meninggalkan ku. Akan tetapi, kenapa aku masih meragu dan mengeluh tak berkesudahan. Lidahku keluh untuk bicara dan menanggapi banyak hal.
Yang kutahu hanya perasaanku, ketakutanku, kecemasanku, rasa bersalah ini dan ketidakbisaanku saja.
Hingga batas mana? Begitu kecewanya Engkau, Tuhan.
Ampuni aku Bapa.

Ya Tuhan, jalan yang ada sangat membuatku tidak kembali mengerti. Aku takut ini salah dan salah dalam ukuranMu dan manusia. Aku berbuat kesalahan. dan itu Iya. Aku tidak tegas. dan itu juga Iya. Begitu egois pada akhirnya. Sungguh melukai banyak orang langsung dan tidak langsung.

Bapa, aku ingin diriku apa adanya. Ya, apa adanya. Hanya aku apa adanya. APA ADANYA.
Dengan segala keleluasaan pemikiran. Sinkron terhadap bersikap. Mampu bertindak. Bijak berpikir dan aksinya.
Bapa, ampuni kesalahan ini.
Bapa, jangan sampai Engkau ku lewati.
Siapa aku bukan yang penting tapi karena Aku yang menguatkanku adalah jawaban untukku.

Kuatkanlah dia Bapa, meski dalam kesesakan ini. bantu aku untuk juga berbagi bahwa dia tidak sendiri. Bapa tetap ada untuknya dan tidak jauh.
Engkau hanya jauh sebatas doa itu sendiri.
Biarlah Roh Allah menyertai dalam langkahnya di dalam segala penat, salah dan ketidakpahamannya akan situasi ini.

Seperti yang Engkau selalu lakukan padaku dan ingatkan padaku melalui lingkunganku..

Tetaplah bercahaya kawan..

Friday, July 30, 2010

1000 stars


nah finally it's done. telah lahir 1000 bintang yang akan menambah warna warni dunia ini.

Monday, July 19, 2010

Makasih ya ndut.

Akhirnya memposting sesuatu lagi setelah tampaknya jiwaku lama ngga mau nulis.hahhaa :))
Ada banyak hal yang terjadi dan ku alami sebagai bagian pengalaman yang tidak pernah ku sangka harus dicari dan dibagikan.
Ada yang tampaknya sederhana tetapi ternyata sulit.
Ada juga yang tampaknya sangat rumit tetapi ternyata sederhana.
Itulah perjalanan kehidupan.
Aku sangat menyadarinya.

Ohya, membuat origami bintang ternyata adalah SOLUSI terbaik yang sangat membantuku mengalihkan semua beban dan resah di kepala, hati dan langkahku.
Di setiap bintang tampak banyak harapan yang bisa tertuliskan. Di satu per satu lipatan, aku bisa menangis ataupun tertawa lepas.
Hingga pada akhirnya aku menemukan ini sebagai sesuatu yang HELPFULL.
Demikian adanya.

Jika mengingat yang terjadi akhir - akhir ini kembali, aku tampaknya memang jauh lebih tenang. Gejolak emosiku bisa terkontrol dengan lebih baik.
AKU MASIH BISA TERTAWA.

Jujur, baru sekali ini aku memiliki kesempatan menyayangi seseorang secara tulus dengan hati. Hahahaha...
Sejauh ini, logikaku tak bermain sama sekali, semua hanya menurut perasaan saja. Pernah memang rasanya saya menyayangi seseorang yang dulu, tetapi jelas sekali logika ku sangat bermain di sana. Sesuatu yang lebih baik untuk dijalani dan dirasakan sebenarnya.
Dibalik semuanya, ada hal yang ku sadari.
Ketika aku menyayangi seseorang dengan hati ini, justru aku lebih bisa tertawa untuk melepaskannya meskipun tetap ada perasaan sakit itu.
Mungkin ini terdengar teoritis, tapi setelah ku rasakan adanya demikian jalan yang terbuka. Aku lebih rela melihat dia tertawa lepas dengan apa yang dia mimpikan dan putuskan untuk kehidupannya. *catatan ya, untuk hal baik saja.
Bagaimana dengan rasa sakit itu? Arghh, itu hanya dibuat manusia sebagai bentuk jawaban sesaat saja kok. Jadi, tidak akan masalah untuk beberapa waktu. Toh, manusia butuh sesekali rasa sakit agar menjadi lebih DEWASA dalam berperilaku dan menentukan.

Inilah yang ku pelajari dalam menjalani rasa sayangku selama ini. hahaha :)). Hanya satu hal yang belum bisa ku lakukan dengan baik, yaitu membuat dia melepaskanku. Ini bukan kegeeran sebenarnya, tapi menurutku begitu karena aku sendiri tidak mau bergerak juga. Jadi aneh juga akhirnya.
Aku hanya coba memahami bagaimana seharusnya ini berjalan saja setelah menyadari apa yang ku lalui dan ku dapatkan. Seharusnya aku berani bertindak untuk berdiri melepaskannya.

Kawan, (aka si odong) bantuin aku buat bersikap. Nanti kita harus bertindak. Aku tidak bisa sendirian berdiri. Maap ya merepotkan dirimu lagi.hahaha.

Thursday, July 15, 2010

Menjadi orang baik

Baru saja membuka email yang bertumpuk - tumpuk dengan obrolan, cerita, tawaran dan kawan - kawannya lah.
Membuka email di folder e-RH ku dan menemukan perkataan baik hari ini. Ya, kalimat sederhana yang sarat makna dari Bunda Teresa.
>>>
"Banyak orang menjengkelkan dan mementingkan diri sendiri. Walau begitu, ampunilah mereka. Jika Anda berbuat baik, orang bisa curiga. Walau begitu, tetaplah berbuat baik. Jika Anda jujur, orang akan mencurangi Anda. Walau begitu, tetaplah jujur. Kebaikan Anda hari ini mungkin sudah terlupakan besok pagi. Walau begitu, teruslah berbuat baik. Sebab segala sesuatu merupakan urusan Anda dengan Allah. Bukan dengan manusia. Maka, berikan selalu yang terbaik."
>>>
Kalimat - kalimat di atas sederhana. Namun, jika dipertanyakan pelaksanaannya dalam kehidupan sehari - hari, pasti tidak semua mampu menjawabnya. Ya, memang demikian adanya.
Manusia mempunyai kebutuhan utama. Rasanya, salah satu kebutuhan itu adalah aktualisasi diri. Eksistensi selalu dicari manusia untuk dikenal dan menjadi popular secara tidak langsung di antara lingkungannya. Tidak perlu mengejudge seseorang yang lain ketika membicarakan hal seperti ini. Karena menurut saya, manusia mempunyai kebiasaan untuk membenarkan apa yang dilakukan meskipun pelakunya pun tahu apa yang dilakukan itu salah.

Sejalan kehidupan saya, bukti dari ketidakpedulian manusia terhadap yang lain sudah sering saya lihat, rasakan langsung. Saya akui secara terbuka, memang saya bukan orang yang cukup peduli. Saya masih kurang peduli terhadap lingkungan kehidupan ini secara utuh.
Dari keluarga inti saja, saya sangat bersyukur memiliki ayah yang menunjukkan sebuah pembuktian apa yang dikatakan Bunda Teresa tadi. Terima kasih Papa. Papa saya selalu mengatakan untuk melakukan apa yang ada kepada orang lain secara tulus tanpa mengharapkan imbalan dan tidak memanfaatkan kelemahan orang untuk memperoleh keuntungan. Profesi papa sebagai seorang dokter, sebenarnya bisa menjadi peluang untuk mengumpulkan pundi - pundi uang jika dia berpikiran picik.
Akan tetapi, apa yang ditunjukkan Tuhan pada saya jauh melebihi dari yang saya lihat saja. Masih tersisa orang seperti papa. Saya di sini bukan untuk melebihkan apa yang yang terjadi. Hanya saja, saya menuliskan apa yang saya lihat dan rasakan secara langsung.
Papa pernah berujar, jangan pernah mengambil dari apa yang bukan milikmu, apalagi dari orang yang sedang sakit dan menderita. berikanlah apa yang kamu bisa. Toh, nanti Tuhan membalas dengan lebih luar biasa.
Ini memang terjadi pada keluarga saya. For your information, keluarga saya dulu benar - benar tidak memiliki apa - apa. SEMUA DIMULAI DARI NOL. Orang tua saya membangun semua yang saya dan adik - adik dengan semangat dan ikhlas itu. Tidak ada yang menyangka saya bisa merasakan semua kemewahan dan kenyamanan dalam beberapa tahun ke depan, perbaikan kehidupan keluarga saya sangat membaik hingga sekarang. Saya tidak pernah membayangkan bisa tinggal di rumah ini, punya mobil lebih, punya gadget ini itu, punya pakaian dan aksesoris dan lain - lain yang semuanya lebih dari cukup. Bisa membayari sekolah orang dan membantu mereka yang kurang. Semua diberikan dan dilakukan orang tua saya untuk anak - anaknya. Semua begitu indah dibayarkan Tuhan bagi keluargaku. Dengan kondisi ini, saya tahu tidak ada yang abadi dan roda bisa berputar kembali ke bawah. Inilah yang selalu diingatkan papa dan mama. BERSYUKURLAH, nak.

Sejalan kehidupan saya memasuki kuliah, pernyataan itu semakin sulit untuk dilakukan oleh banyak orang termasuk saya. Saya bukan orang yang sabar. Banyak orang juga demikian. Terlalu mencari kenikmatan dalam waktu sesaat dan 'menginjak' orang lain untuk kesenangan pribadi saja.
Kepentingan itu memang abadi tampaknya. Persahabatan dan persaudaraan pun bisa disikatnya bahkan rasa sayang pun bisa jadi korban.
Dunia ini tidak seindah itu jika dilihat dari sisi kejahatan manusia. Terlalu banyak manusia yang mengkanibalkan manusia lainnya demi kepentingannya. Mungkin yang saya lihat baru sebatas dunia kuliah dan organisasi tingkat universitas serta persahabatan yang tidak kekal ini, tapi saya sudah merasakan kebalikan dari perkataan ibu Teresa tadi.
Saya tidak berhak menyalahkan orang lain dan menyudutkan diri sendiri. Akan tetapi, pada dasarnya saya hanya mengungkapkan apa yang saya lihat dan rasakan. Saya hanya golongan minoritas di bagian abu-abunya dunia. Saya tidak hitam. Saya tidak putih. Banyak orang seperti saya. Ketika mereka berontak, mereka akan 'disikut' untuk keluar dari arena permainan. Jika mereka diam, mereka sama saja dengan pelakunya.

Menurut saya, semua yang melakukan apa yang seperti disebutkan Bunda Teresa pasti akan mengalami namanya penganiayaan dunia. Ya, saya sebut sebagai penganiayaan dunia. Dunia ini sekarang semakin tidak kompromi dengan namanya kebenaran, kejujuran dan keadilan. Hanya kepentingan yang diutamakan dan diperhatikan. Ya tadi, semua dikanibalkan saja. Kebanyakan mereka yang beridealis seperti itu akan ditendang dan ditekan hingga kepentingan orang - orang lain itu terpenuhi. Mereka yang tidak kuat mental, ya akan bertindak seperti yang lain. Akan tetapi, mereka yang kuat, akan menerima tuaian yang setimpal dari Bapa.

Memang adanya ini kan dunia. Tampaknya biasa saja dengan ketidakbenaran. Semua dimaklumi dan pada akhirnya selalu menjadi hukum rimba.
Sampai kapan ini terjadi?
Kiamat kecil sepertinya sedang berlangsung dan tidak ada yang mau peduli juga. Toh, selama dia tidak terusik. Tidak akan ada suara dari dirinya. Terkadang menutup mata, telinga, mulut dan hati menjadi pilihan yang utama di tengah ketidakpastian dan keinginan untuk selalu nyaman.
Ya, sejauh apa kita peduli sebenarnya?
Sejauh apa kita bisa bertahan terhadap apa yang kita yakini?
Manusia macam apa yang seharusnya menjadikan diri kita itu sendiri tanpa selalu mengingat bahwa kepentingan kita duluan yang harus terpenuhi?

Semua orang pasti punya pembelaan tersendiri.
Menjadi orang baik seperti Ibu Teresa itu tidak gampang. Menjadi seperti papa sendiri saja, saya belum mampu. Saya hanya mengusahakan apa yang saya yakini dan cita-citakan tanpa harus melukai orang yang tidak seharusnya menderita. Itu saja.
Saya juga bukan manusia sempurna.

Tuesday, July 13, 2010

Surat Terbuka

Hei blog, saya kembali dengan hal yang campur aduk.
Sebenarnya judul di atas adalah hasil pertanyaan saya dengan diri sendiri. Saya mulai merasa malas dengan semua yang dijalani sekarang. Hanya hal sepele yang mengganggu. Akan tetapi, entah mengapa ini sangat menyesakkan. Saya merasa berpenyakit seperti sebuah kesalahan besar yang menghujami diri.

Baiklah kawan, anggaplah ini sebagai sebuah SURAT TERBUKA yang isinya PERNYATAAN SIKAP terhadap apa yang sedang terjadi pada diri saya.
Tolonglah kawan - kawan terkasih, berhenti dan berhati untuk bertanya "kapan saya sembuh", terlebih pernyataan "belum sembuh?"
Ini saya tuliskan hanya dengan SATU PERMINTAAN untuk mengerti dengan kondisi PENYAKIT yang berhubungan dengan SARAF saat ini. Bukan apa - apa karena saya merasa seperti dianggap sedang bermain - main saja dengan nyawa saja.
Padahal, keadaan yang sebenarnya : Penyakit ini membuat saya harus istirahat total demi kesembuhan yang mendekati sempurna. Jika saya tetap tidak patuh atau suka - suka setiap kegiatan pasca tervonis ini, saya terancam LUMPUH.
Bukan untuk meminta dikasihani, melainkan hanya STOP bertanya hal yang sama berulang kali. Rasa STRESS yang saya alami malah justru MENGHAMBAT kesembuhan saya.

Kawan, TERIMA KASIH SANGAT atas perhatian dan keterkejutannya terhadap apa yang kembali saya alami sekarang. Saya sadar ada beberapa pihak yang selalu terkaget - kaget dengan KONDISI KESEHATAN saya yang sangatlah FLUKTUATIF untuk kebanyakan orang. Tidak ada yang menyangka juga kok jika saya bisa mengalami hal demikian.
Ini hanya bentuk ungkapan hati saja.
Silahkan dianggap sebuah hal yang berlebihan atau hal yang mengingatkan. Karena untuk saya, kesehatan saya juga MAHAL harganya. Banyak sekali yang harus saya BAYARKAN untuk menanggung kondisi ini.

Demikian, keadaan ini akan selalu saya tanggung dengan suka dan duka. Oleh karena, keadaan ini adalah sebuah SUKACITA untuk saya di luar pikiran yang membuat saya terganggu.
Terima kasih kawan, selamat menjadi MANUSIA BERBAHAGIA.

Monday, July 12, 2010

Virginitas : Pola pikirkah?

Kembali menemukan artikel yang tampaknya memang terkadang perlu dibahas. Masalah virginitas ini berkaitan banyak hal. Dua di antaranya adalah hubungan dengan pasangan dan pandangan masyarakat.

Tidak tahu mengapa ingin sekali mengomentari hal seperti ini. Karena ku pikir, ketabuan yang diagungkan selama ini malah menjerumuskan kebanyakan remaja seumuranku. Kasihan mereka. Terkadang pendidikan seks itu juga yang menjadi penting diberikan kepada remaja dan mereka yang menjelang dewasa. Penting dan ini menjadi penting untuk ke depannya. Pendidikan seks sama pentingnya dengan pendidikan anti korupsi yang mulai masuk pada kurikulum sekolah.
Ketika rasa penasaran yang tidak terjawab, usia - usia labil cenderung untuk mencari jawabannya sendiri. Pencarian jawaban ini rata - rata dilakukan dengan cara yang salah sehingga berujung pada masa depan mereka nantinya. Akhirnya berujung pada pandangan masyarakat.

Baiklah, jika ditilik dari segi pasangan. Ini lebih menitikberatkan pada mereka yang sudah berkerluarga. Hal ini didukung pada artikel di bawah ini. Coba perhatikan dengan baik. Virginitas bukan jadi ukuran mutlak buat sebuah keperawanan. Oleh karena, banyak hal yang menjadi faktor pendukung.
Diceritakan oleh Prof Dr Junizaf, SpOG(K), pernah ada pria memaksakan istri yang baru beberapa hari dinikahi karena di malam pertama mereka tidak setetes darah pun keluar dari vagina. la merasa tertipu dan mengira keperawanan sang istri sudah hilang sebelum ia menikahinya.

Melalui pemeriksaan, uroginekolog dari FKUI RSCM ini justru mendapati yang sebaliknya. "Selaput dara wanita sangat liat sehingga belum berhasil ditembus di malam pertama mereka," tuturnya. Dan setelah mendapat penjelasan yang benar, pria itu pun memahami kekeliruannya dan mengurungkan niat menceraikan istri barunya itu.

Ketidaktahuan soal keperawanan dan organ reproduksi tak hanya terjadi pada pria. Banyak wanita juga masih memiliki pengetahuan yang sangat minim. Tak heran, redaksi kerap menerima pertanyaan, "Apa berhubungan seks sekali saja, keperawanan bisa hilang?", "Bisakah hamil kalau hubungan intim hanya satu kali?", "Apakah memasukkan jari ke vagina bisa merusak selaput dara?", "Mengapa tidak keluar darah waktu pertama kali berhubungan?" Dan ada banyak pertanyaan serupa.

Bisa robek tanpa seks
Memang tidak mudah menilai keperawanan karena banyak hal yang bisa ikut memengaruhi. Ditegaskan oleh Dr Budi ML, SpOG, dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Jatisampurna, virginitas tak bisa diukur dari robeknya selaput dara. Tak bisa juga dilihat secara kasat mata melalui ciri-ciri fisik seperti payudara turun atau pinggul yang mengendur.
"Keperawanan harus dilihat dan diperiksa melalui tes medis yang dilakukan oleh dokter ahli. Tidak bisa dilihat dari fisik saja," ucapnya kepada GHS.
Memang masih terus beredar mitos di kalangan remaja maupun orang dewasa bahwa wanita yang sudah tidak perawan dapat diketahui dari tanda-tanda fisiknya, seperti pantat turun, payudara mengendur, atau cara berjalan yang tidak lagi lurus.

Menurut Dr Budi, mitos tersebut sebenarnya keliru, tetapi karena telanjur diyakini oleh sebagian masyarakat, seolah-olah benar. Begitu juga dengan mitos keperawanan yang diukur dari perdarahan yang timbul akibat pecahnya selaput dara.
"Selama ini masyarakat berpendapat bahwa keperawanan seseorang akan hilang ketika berhubungan seksual, yang menyebabkan pecahnya selaput dara. Padahal, selaput dara kondisinya berbeda antara satu wanita dengan lainnya," ujarnya.
Ada selaput dara yang tipis sehingga lebih mudah robek atau pecah. Ada pula selaput dara yang sangat kuat atau liat sehingga tidak mudah pecah. Yang perlu dipahami juga, pecahnya selaput dara tidak harus melalui hubungan seksual saja.
"Aktivitas olahraga seperti senam, benturan karena jatuh, dan lainnya juga bisa menyebabkan selaput dara sobek," tuturnya. Penggunaan tampon saat menstruasi juga dapat menyebabkan selaput dara robek.

Elastisitasnya berbeda
Jenis selaput dara juga beragam. Jika selaput dara kaya akan pembuluh darah, otomatis ketika pecah akan terjadi perdarahan cukup banyak. "Sebaliknya, jika selaput dara tersebut tidak memiliki pembuluh darah, otomatis ketika pecah juga tidak berdarah," ucap Dr Budi.
Jadi, perdarahan pada saat hubungan seksual tidak bisa dijadikan tolok ukur menilai keperawanan seorang wanita. Justru perdarahan bisa saja terjadi karena pengencangan atau ketegangan pada vagina, yang sering disebut kelainan vaginismus, pada saat hubungan seksual. Kondisi ini menandakan si wanita tidak bisa menikmati hubungan intim, malah bisa saja ia merasa sakit dan tersiksa.

Bila kedua pasangan dapat menikmati hubungan seksual dengan baik sehingga tidak menimbulkan ketegangan pada vagina, kemungkinan terjadi perdarahan sangat kecil, malah mungkin sama sekali tidak terjadi. Itu artinya, tambah Dr Budi, tak hanya suami yang menikmati hubungan seksual tersebut, tetapi istri juga bisa menikmatinya.

Selaput dara, lanjutnya, berupa lipatan mukosa tipis yang mengelilingi jalan masuk vagina. Terdapat beberapa bentuk dan berbeda pada tiap wanita, serta memiliki elastisitas yang berlainan pula.
Itu sebabnya tidak semua wanita mengeluarkan darah pada saat hubungan seksual pertama. Ada yang baru keluar setelah beberapa kali berhubungan, bahkan ada yang tidak keluar darah sama sekali.
"Jangan heran jika ada wanita yang telah berulang kali melakukan hubungan seksual, namun sama sekali tidak pernah keluar darah," tutur dokter spesialis kebidanan dan kandungan ini. (GHS/put/rin)

Sumber: Kompas.com
Nah, yang tidak aman adalah untuk mereka yang belum status pernikahan. Adalah tidak tepat untuk dilakukan. Sangat tidak tepat.
Jadikan pengetahuan yang ada sebagai batasan yang paling mudah dijalani. Di sinilah kekuatan agama dan keyakinan ikut berperan besar. Jagalah kesucian itu dengan baik para wanita.

Melihat pandangan masyarakat, demikian halnya yang ada di Indonesia. Di negara ini, banyak hal masih diukur dengan kebiasaan dan adat yang berlaku dari masa ke masa. Penurunan nilai yang tidak disesuaikan dengan perkembangan zaman memberikan dampak baik dan buruk. Tidak semua nilai - nilai yang ada dalam masyarakat bisa diturunkan dengan cara yang sam a sesuai kondisi waktu itu.
Akan sangat berbeda ketika penerapan suatu kondisi tidak berbarengan dengan penyesuaian lingkungan. Di sisi berbeda, seharusnya nilai, kebiasaan dan adat yang ada juga dapat menjadi kontrol baik pada masyarakatnya dengan menerapkannnya dengan tepat.
Pelaksanaannya melihat konteks ipteks yang dibutuhkan pada kondisi yang seharusnya. Dengan pemikiran dan proses yang tepat serta keterbukaan yang bertanggungjawab bisa membawa pembaharuan yang tepat.
Ada kebiasaan yang seharusnya berubah karena memang tidak bisa selalu sama. Sebenarnya arah komentar ini hanya ingin menegaskan pada kebanyakan orang terutama pria tentang persepsi di paragraf awal artikel tersebut.
Aku hanya merasakan kasihan jika harus diposisi seorang istri seperti itu. Apalagi ancamannya adalah perceraian langsung. Terlalu banyak manusia yang berpikir pendek dan sesaat dalam mengejudge sesuatu ataupun keadaan. Sampai pada akhirnya berujung pada penyesalan ataupun tuduhan tidak beralasan.

Untuk itulah, sebaiknya gunakan kebiasaan yang ada secara logis keilmuan jika dibutuhkan. Meskipun hidup bermasyarakat, tetapi pendidikan yang diterima pun tidak sepatutnya langsung dilupakan.
Ya, engineer.

Bronchopneumonia

A. PENGERTIAN
Bronchopneumonia adalah radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak Infiltrat (Whalley and Wong, 1996).
Bronchopneumina adalah frekwensi komplikasi pulmonary, batuk produktif yang lama, tanda dan gejalanya biasanya suhu meningkat, nadi meningkat, pernapasan meningkat (Suzanne G. Bare, 1993).
Bronchopneumonia disebut juga pneumoni lobularis, yaitu radang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan benda-benda asing (Sylvia Anderson, 1994).
Berdasarkan beberapa pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa Bronkopneumonia adalah radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang ditandai dengan adanya bercak-bercak infiltrat yang disebabkan oleh bakteri,virus, jamur dan benda asing.

B. ETIOLOGI
1. Bakteri : Diplococus Pneumonia, Pneumococcus, Stretococcus Hemoliticus Aureus, Haemophilus Influenza, Basilus Friendlander (Klebsial Pneumoni), Mycobacterium Tuberculosis.
2. Virus : Respiratory syntical virus, virus influenza, virus sitomegalik.
3. Jamur : Citoplasma Capsulatum, Criptococcus Nepromas, Blastomices Dermatides, Cocedirides Immitis, Aspergillus Sp, Candinda Albicans, Mycoplasma Pneumonia. Aspirasi benda asing.
4. Faktor lain yang mempengaruhi timbulnya Bronchopnemonia adalah daya tahan tubuh yang menurun misalnya akibat malnutrisi energi protein (MEP), penyakit menahun, pengobatan antibiotik yang tidak sempurna.



C. PATOFISIOLOGI
Bronkopneumonia merupakan infeksi sekunder yang biasanya disebabkan oleh virus penyebab Bronchopneumonia yang masuk ke saluran pernafasan sehingga terjadi peradangan broncus dan alveolus. Inflamasi bronkus ditandai adanya penumpukan sekret, sehingga terjadi demam, batuk produktif, ronchi positif dan mual. Bila penyebaran kuman sudah mencapai alveolus maka komplikasi yang terjadi adalah kolaps alveoli, fibrosis, emfisema dan atelektasis.
Kolaps alveoli akan mengakibatkan penyempitan jalan napas, sesak napas, dan napas ronchi. Fibrosis bisa menyebabkan penurunan fungsi paru dan penurunan produksi surfaktan sebagai pelumas yang berpungsi untuk melembabkan rongga fleura. Emfisema ( tertimbunnya cairan atau pus dalam rongga paru ) adalah tindak lanjut dari pembedahan. Atelektasis mengakibatkan peningkatan frekuensi napas, hipoksemia, acidosis respiratori, pada klien terjadi sianosis, dispnea dan kelelahan yang akan mengakibatkan terjadinya gagal napas. Secara singkat patofisiologi dapat digambarkan pada skema proses.

D. MANIFESTASI KLINIS
Biasanya didahului infeksi traktus respiratorius bagian atas. Penyakit ini umumnya timbul mendadak, suhu meningkat 39-40 OC disertai menggigil, napas sesak dan cepat, batuk-batuk yang non produktif “napas bunyi” pemeriksaan paru saat perkusi redup, saat auskultasi suara napas ronchi basah yang halus dan nyaring.
Batuk pilek yang mungkin berat sampai terjadi insufisiensi pernapasan dimulai dengan infeksi saluran bagian atas, penderita batuk kering, sakit kepala, nyeri otot, anoreksia dan kesulitan menelan.

E. PEMERIKSAAN PENUNJANG
1. Pengambilan sekret secara broncoscopy dan fungsi paru untuk preparasi langsung, biakan dan test resistensi dapat menemukan atau mencari etiologinya, tetapi cara ini tidak rutin dilakukan karena sukar.



2. Secara laboratorik ditemukan leukositosis biasa 15.000 – 40.000 / m dengan pergeseran LED meninggi.
3. Foto thorax bronkopeumoni terdapat bercak-bercak infiltrat pada satu atau beberapa lobus, jika pada pneumonia lobaris terlihat adanya konsolidasi pada satu atau beberapa lobus.

F. PENATALAKSANAAN
Kemotherapi untuk mycoplasma pneumonia, dapat diberikan Eritromicin 4 X 500 mg sehari atau Tetrasiklin 3 – 4 mg sehari.
Obat-obatan ini meringankan dan mempercepat penyembuhan terutama pada kasus yang berat. Obat-obat penghambat sintesis SNA (Sintosin Antapinosin dan Indoksi Urudin) dan interperon inducer seperti polinosimle, poliudikocid pengobatan simtomatik seperti :
1. Istirahat, umumnya penderita tidak perlu dirawat, cukup istirahat dirumah.
2. Simptomatik terhadap batuk.
3. Batuk yang produktif jangan ditekan dengan antitusif
4. Bila terdapat obstruksi jalan napas, dan lendir serta ada febris, diberikan broncodilator.
5. Pemberian oksigen umumnya tidak diperlukan, kecuali untuk kasus berat. Antibiotik yang paling baik adalah antibiotik yang sesuai dengan penyebab yang mempunyai spektrum sempit.

G. KOMPLIKASI
Komplikasi dari bronchopneumonia adalah :
1. Atelektasis adalah pengembangan paru-paru yang tidak sempurna atau kolaps paru merupakan akibat kurangnya mobilisasi atau refleks batuk hilang.
2. Empisema adalah suatu keadaan dimana terkumpulnya nanah dalam rongga pleura terdapat di satu tempat atau seluruh rongga pleura.


3. Abses paru adalah pengumpulan pus dalam jaringan paru yang meradang.
4. Infeksi sitemik
5. Endokarditis yaitu peradangan pada setiap katup endokardial.
6. Meningitis yaitu infeksi yang menyerang selaput otak.


ASUHAN KEPERAWATAN SECARA TEORITIS

A. PENGKAJIAN
1. Riwayat kesehatan
a) Adanya riwayat infeksi saluran pernapasan sebelumnya : batuk, pilek, demam,
b) Anorexia, sukar menelan, mual dan muntah.
c) Riwayat penyakit yang berhubungan dengan imunitas seperti malnutrisi.
d) Anggota keluarga lain yang mengalami sakit saluran pernapasan
e) Batuk produktif, pernafasan cuping hidung, pernapasan cepat dan dangkal,
gelisah, sianosis

2. Pemeriksaan fisik
a) Demam, takipnea, sianosis, pernapasan cuping hidung
b) Auskultasi paru ronchi basah
c) Laboratorium leukositosis, LED meningkat atau normal
d) Rontgent dada abnormal (bercak, konsolidasi yang tersebar pada kedua paru)

3. Factor fsikologis / perkembangan memahami tindakan
a) Usia tingkat perkembangan
b) Toleransi / kemampuan memahami tindakan
c) Koping
d) Pengalaman terpisah dari keluarga / orang tua
e) Pengalaman infeksi saluran pernafasan sebelumnya

4. Pengetahuan keluarga / orang tua
a) Tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit saluran pernapasan
b) Pengalaman keluarga tentang penyakit saluran pernafasan
c) Kesiapan / kemauan keluarga untuk belajar merawat anaknya

B. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Tidak efektifnya bersihan jalan napas berhubungan dengan penumpukan sekret.
2. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan kapiler alveoli.
3. Defisit volume cairan berhubungan dengan output yang berlebihan.
4. Resiko tinggi pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan
intake nutrisi yang tidak adekuat.
5. Peningkatan suhu tubuh berhubungan dengan proses infeksi
6. Kurang pengetahuan orang tua tentang perawatan klien berhubungan dengan
kurangnya informasi.
7. Cemas anak berhubungan dengan dampak hospitalisasi

C. INTERVENSI
1. Tidak efektifnya bersihan jalan nafas berhubungan dengan penumpukan
sekret.
Tujuan : Bersihan jalan nafas kembali efektif.
Kriteria Hasil : sekret dapat keluar.
Rencana tindakan :
1. Monitor status respirasi setiap 2 jam, kaji adanya peningkatan pernapasan dan bunyi napas abnormal.
2. Lakukan suction sesuai indikasi.
3. Beri terapi oksigen setiap 6 jam
4. Ciptakan lingkungan nyaman sehingga pasien dapat tidur dengan tenang
5. Beri posisi yang nyaman bagi pasien
6. Monitor analisa gas darah untuk mengkaji status pernapasan
7. Lakukan perkusi dada
8. Sediakan sputum untuk kultur / test sensitifitas

2. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan perubahan kapiler alveoli
Tujuan : pertujaran gas kembali normal.
Kriteria Hasil : Klien memperlihatkan perbaikan ventilasi, pertukaran gas
secara optimal dan oksigenisasi jaringan secara adekuat
Rencana tindakan :
1. Observasi tingkat kesadaran, status pernafasan, tanda-tanda cianosis
2. Beri posisi fowler sesuai program / semi fowler
3. Beri oksigen sesuai program
4. Monitor AGD
5. Ciprtakan lingkungan yang nyaman
6. Cegah terjadinya kelelahan

3. Defisit volume cairan berhubungan dengan output yang berlebihan
Tujuan : Klien akan mempertahankan cairan tubuh yang normal
Kriteria Hasil : Tanda dehidrasi tidak ada.
Rencana tindakan :
1. Catat intake dan output cairan (balanc cairan)
2. Anjurkan ibu untuk tetap memberikan cairan peroral
3. Monitor keseimbangan cairan , membran mukosa, turgor kulit, nadi cepat, kesadaran menurun, tanda-tanda vital.
4. Pertahankan keakuratan tetesan infus
5. Observasi tanda-tanda vital (nadi, suhu, respirasi)

4. Resiko tinggi pemenuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
Berhubungan dengan intake nutrisi yang tidak adekuat
Tujuan : Kebuituhan nutrisi terpenuhi.
Kriteria Hasil : Klien dapat mempertahankan/meningkatkan pemasukan
nutrisi.

Rencana tindakan :
1. Kaji status nutrisi klien
2. Lakukan pemeriksaan fisik abdomen klien (auskultasi, perkusi, palpasi, dan inspeksi)
3. Timbang BB klien setiap hari.
4. Kaji adanya mual dan muntah
5. Berikan diet sedikit tapi sering
6. Berikan makanan dalam keadaan hangat
7. kolaborasi dengan tim gizi

5. Peningkatan suhu tubuh berhubungan dengan proses infeksi
Tujuan : Tidak terjadi peningkatan suhu tubuh.
Kriteria Hasil : Hipertermi/peningkatan suhu dapat teratasi dengan proses
infeksi hilang
Rencana tindakan :
1. Observasi tanda-tanda vital
2. Berikandan anjurkan keluarga untuk memberikan kompres dengan air pada daerah dahi dan ketiak
3. Libatkan keluarga dalam setiap tindakan
4. Berikan minum per oral
5. Ganti pakaian yang basah oleh keringat
6. Kolaborasi dengan dokter dalam pemberian obat penurun panas.

6. Kurang pengetahuan orang tua tentang perawatan klien berhubungan
dengan kurangnya informasi
Tujuan : Pengetahuan orang tua klien tentang proses penyakit
anaknya meningkat setelah dilakukan tindakan
keperawatan
Kriteria Hasil : Orang tua klien mengerti tentang penyakit anaknya.


Rencana tindakan :
1. Kaji tingkat pengetahuan orang tua klien tentang proses penyakit anaknya
2. Kaji tingkat pendidikan orang tua klien
3. Bantu orang tua klien untuk mengembangkan rencana asuhan keperawatan dirumah sakit seperti : diet, istirahat dan aktivitas yang sesuai
4. Tekankan perlunya melindungi anak.
5. Jelaskan pada keluarga klien tentang Pengertian, penyebab, tanda dan gejala, pengobatan, pencegahan dan komplikasi dengan memberikan penkes.
6. Beri kesempatan pada orang tua klien untuk bertanya tentang hal yang belum dimengertinya

7. Cemas anak berhubungan dengan dampak hospitalisasi
Tujuan : Cemas anak hilang
Kriteria Hasil : Klien dapat tenang, cemas hilang, rasa nyaman terpenuhi
setelah dilakukan tindakan keperawatan
Rencana tindakan :
1. Kaji tingkat kecemasan klien
2. Dorong ibu / keluarga klien mensufort anaknya dengan cara ibu selalu didekat klien.
3. Fasilitasi rasa nyaman dengan cara ibu berperan serta merawat anaknya
4. Lakukan kunjungan, kontak dengan klien
5. Anjurkan keluarga yang lain mengunjungi klien
6. Berikan mainan sesuai kesukaan klien dirumah

D. EVALUASI
Evaluasi yang diharapkan pada pasien dengan Brochopneumonia adalah :
1. Pertukaran gas normal.
2. Bersihan jalan napas kembali efektif
3. Intake dan output seimbang
4. Intake nutrisi adekuat
5. Suhu tubuh dalam batas normal
6. Pengetahuan keluarga meningkat
7. Cemas teratasi

DAFTAR PUSTAKA

DR. Nursalam, M.Nurs, dkk. 2005. Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak.
Jakarta : Salemba Medika
A. Aziz Alimul Hidayat. 2006. Pengantar Ilmu Keperawatan Anak Edisi 2.
Jakarta : Salemba Medika

>>http://khaidirmuhaj.blogspot.com/2009/03/askep-bronchopneumonia.html<<

Nah, ini adalah salah satu penyakit yang sempat tergejala padaku tahun lalu. Ya, saat maag masih berjaya saja di lambung ini. Sekarang sedang klimaks di saraf. Begitulah adanya.
Semoga membantu.. thanks for the info.