Wednesday, December 02, 2015

Leading Program Akita University (1)

Leading Program? Pasti bingung dengan ide tentang apa ini sebenarnya. Tidak banyak yang tahu program apa ini dan seperti apa bentuknya, termasuk mengcover bidang apa saja. Pasti! Leading Program adalah program 7 tahun yang dibentuk oleh pemerintah Jepang yang bekerja sama dengan universitas dan industri. Pembiayaan untuk program ini berasal dari pajak warga negara Jepang yang disalurkan lewat departemen pendidikan Jepang dan juga berasal dari industri terkait di Jepang. Seperti namanya, Leading Program memiliki tujuan jangka panjang untuk mendidik dan menghasilkan pemimpin - pemimpin di masa depan yang akan mengembangkan industri dan pemerintahan. Program ini dibagi di masing - masing bidang dan diberikan menurut proposal pengajuan yang tidak mudah. Ada sekitar 50 bidang penelitian seperti earth science, astronomi, biologi dan lainnya yang memiliki banyak sub dan dibagi lagi ke bidang yang lebih spesifik. 

Universitas diberikan kesempatan untuk membuat dan menyusun proposal untuk bidang yang akan diajukan kepada kementerian pendidikan. Melalui seleksi yang tidak mudah, pemerintah akan memutuskan pihak universitas mana yang berhak menerima pendanaan untuk bidang proposal yang diajukan. Sebagai contoh, Akita University yang mendapat kesempatann untuk menerima bidang Earth Resources Science di bawah nama "New Frontier Leaders on Resources". Di tiap sekolah yang menerima pendanaan yang sama namun untuk bidang yang berbeda akan memiliki nama yang berbeda. Akita University hanya menerima satu program untuk dikembangkan di sini, sedangkan beberapa universitas lain menerima 3 hingga 5 kesempatan program di bidang lainnya, seperti biologi atau fisika. Pada dasarnya, Leading Program menyediakan kesempatan program 5 tahun dari master hingga tamat doktor di bidang yang dipilih. Beberapa universitas mensyaratkan untuk mengambil program hingga selesai jika kita menerima beasiswa dari program tersebut, tetapi beberapa tidak mensyaratkan yang sama. Pelaksanaan program ini beragam di setiap universitas. Diri tidak terlalu paham mekanisme di kampus lainnya di Jepang, tetapi diri bisa memberikan gambaran sedikit bagaimana dengan yang tengah diri jalani di Akita University. 

Nah, bagaimana dengan New Frontier Leaders on Resources?
Leading Program di Akita University berasosiasi dengan Graduate School of Engineering and Resource Science, Faculty of Engineering and Resource Science. Ada beberapa program di bawah graduate school yang mengakomodir mahasiswa Leading Program, yaitu Earth Resource Science and Technology Course dan Resource development and Processing Course. Mahasiswa dapat memilih masuk di bawah course yang diinginkan dengan variasi laboratori yang berbeda. Seperti contoh adalah diri yang saat ini berada di bawah Earth Resource Science and Technology dengan pembimbing Prof Akira Imai untuk economic geology laboratory. Program ini dimulai sejak 2012 di Akita University dan rencananya akan berakhir di tahun 2019 untuk fase I. Murid yang tergabung di program ini pada semester pertama ada 3 orang yang sebelumnya sudah memulai program master regularnya di laboratory masing - masing. Mereka juga berasal dari laboratorium yang berbeda, seperti Pertology and Volcanology Lab dan Mineral Processing Lab. Mahasiswa baru akan masuk melalui pendaftaran graduate school saat aplikasi dan setelah diterima, mereka bisa mendapatkan opsi untuk menempuh pendidikan reguler di master/phdnya atau mengikuti Leading Program dengan pastinya mengikuti terlebih dahulu tes ujian masuk program tersebut. Maka, ada tes kedua sebelum resmi untuk menjadi mahasiswa Leading Program. 

Bagaimana konsep Leading Programnya (LP-AU)?
Ini diri kutip dari apa yang dituliskan oleh pengelola Leading Program di Akita University. Anyone can check this website to get further information on it >> New Frontier Leaders on Resources
This program aims to train global leaders who acquire advanced knowledge, practical skills and adaptability of resource science, in order to challenge any resource problems of the twenty-first century. Students who study to be "New frontier leaders" are required to have the abilities needed to lead the research of resources, projects of development and producing technology, communication skills in various languages, an understanding of foreign cultures, overviews, problem solving skills, resource literacy and policy-making skills.
Secara umum, bisa dilihat bahwa dasar program ini adalah mendidik, melatih dan membangun seorang pemimpin di masa depan. Sebuah investasi yang dilakukan oleh pemerintah Jepang untuk jangka panjang dengan biaya yang tidak sedikit pastinya. LP-AU memberikan kesempatan mahasiswanya untuk mengembangkan diri di bawah kurikulum pendidikan yang telah disusun. Ada banyak hal menarik di LP-AU. Salah satunya adalah konsep interdisplin di bidang Earth Resources yang diberikan dalam kurikulum. Program 5 tahun hingga doktor yang diberikan disusun dalam 49 sks total untuk kelas, rotasi lab, overseas internship, PBL (project based learning) dan pastinya riset. Konsep interdisiplin dalam LP-AU tampak dalam kelas - kelas yang ditawarkan yang mengakomodir tidak hanya satu bidang saja seperti ore deposit untuk explorasi, tetapi hingga bagaimana kita mengolahnya dan perhitungan nilai ekonomi, politik, sosial dan budaya yang ada dalam industri sumberdaya. Dengan pengajar yang tidak hanya berasal dari professor - professor yang tergabung di bawah program LP-AU, tetapi juga banyak professor ataupun akademisi, praktisi dan orang pemerintahan yang diundang untuk memberikan kelas terkait bidangnya. Transfer ilmu yang dilakukan tidak hanya berasal dari satu sumber, namun berbagai sumber yang sangat qualified dan ternama di bidangnya. 

Dasar LP-AU dan target masa depan pada mahasiswanya (sumber: official website LP-AU).
Dengan kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah Jepang, LP-AU menyediakan banyak kesempatan dan menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, serta menyenangkan di tengah tingginya harapan yang diletakkan kepada setiap pesertanya. Setiap tahunnya program ini hanya menerima kurnag lebih 6 hingga 10 mahasiswa, bahkan kurang dari itu. Seleksi yang cukup ketat dan target padat yang diberikan menjadikannya salah satu program yang menantang dan tidak mudah. 

Apalagi tentang program ini? Seperti apa detailnya? Apa saja kegiatan rutinnya?

No comments:

Post a Comment