Sunday, September 12, 2010

Bunda

Berbincang dengan diri sendiri itu kadang menyenangkan. Tadi di gramedia menemukan penyakit sosial tentang bicara. Jika aku tidak salah tentang mutulisme. Gejala kelainan yang tidak berbicara pada orang lain atau menahan karena ketidakinginan emosi.
Itu pilihan, namun belum semua orang melakukan demikian di masa - masa ini.


Aku senang dengan perjalanan akhir - akhir ini ke Palembang. Banyak anak kecil yang hadir. Aku ingin sekali dekat dengan mereka. Kata orang - orang anak kecil itu polos dan mau dekat dengan mereka yang benar - benar tulus.
Jujur, aku senang dengan anak kecil meskipun cenderung cuek sekali dan terkadang mati rasa sendiri.
Aku senang dengan kehadiran mereka. Ingin rasanya bisa bermain bersama mereka, tapi apa daya. Tidak semua anak kecil mau ku dekati, ntah mungkin kah rasa senang ku ini karena ada alasan saja. Aku rasa tidak. Aku ingin menyayangi mereka seutuhnya.
Sejak dulu, aku merasa menjadi guru TK itu menyenangkan. Ntah ya, tapi rasanya seperti itu. Begitu indah saja melihat anak - anak kecil yang baru mengenal teman, seragam, huruf dan angka, membuat hiasan ini itu dan mewarnai hari.

Aku juga selalu ingin bisa memberikan permen atau cokelat kepada anak kecil yang bertemu denganku. Mungkin karena dipengaruhi iklan pemutih kulit, semoga tidak sedangkal itu. Senang melihat seorang anak kecil senyum manis ketika memperoleh hadiah.
Dari libur yang lalu belum kesampaian. Waktu itu aku takut karena ada orang tuaku dan memang saat itu lagi gereja. Anak kecil gendut itu lucu sekali, masih kecil tapi mau saja digodain dan menggoda. Aku merasa bersalah ketika dia sudah tahu aku punya cokelat dan aku belum sempat memberikan padanya.
**dek, di mana kamu?**
Jika Tuhan mengizinkan, aku bisa membangun TK atau SD. Ingin sekali juga di usia ini, aku bisa menjadi seorang pengajar di TK. Akan tetapi, pergaulanku belum membawaku ke sana. Lingkunganku masih terlalu padat. Aku pun masih terlalu sibuk sekali. Ingin rasanya, ingin rasanya.


Pada akhirnya, aku hanya ingin menjadi seorang bunda nanti.
Memiliki anak dari rahimku sendiri dari pria yang tepat untuk seumur hidupku,
Ingin menjadi ibu terbaik yang pernah ada untuk anak - anakku. Ingin mengasuh anak - anakku dengan tanganku sendiri, meski harus bangun malam ketika lelah untuk menyusui ataupun ganti popoknya..mau masak sendiri semua makanan dia.. mau dandanin dia..mau antar jemput dia sekolah kalau udah gede..mau nemenin dia main, buat peer..pengen jalan - jalan bareng nantinya kita....hiking bareng, diving bareng, caving bareng ama anak - anakku dan suami..
Ingin sekali menjadi sahabat terbaik bagi anak - anakku nanti.

Melihat polosnya bayi, tenangnya mereka. Memang di mata mereka tidak ada beban. Rasanya dunia baik sekali pada mereka.
Jangan sia - siakan anak - anak kalian ya orang tua !!!
Kasihilah mereka...
God bless all babies..
dan Tuhan mendengar doaku..dan orang - orang yang yakin padaNya.


No comments:

Post a Comment