ada banyak hal yang buatku tidak tertarik melihat semua ini. aku hanya menidurkan diri hingga berjam - jam untuk merehatkan sejenak hati dan pikiran ini. aku kangen uey dengan dia. tapi apa daya. bolehkah mulut ini bersua seperti biasanya. ku rasa tidak. sudah tidak sepatutnya lagi untuk lakukan demikian. hormatilah apa yang jadi putusannya.
satu pintaku untuk tahu apa yang sesungguhnya. toh, tak akan lari gunung dikejar. lagi pula, hanya kemungkinan yang sangat kecil untuk dia mencariku. dengan atau tanpaku tidak akan pengaruh. hanya kerusakan yang tertimbulkan. kasihan dia. bukan dukungan yang terucap, malah sakit yang ku toreh dan gores dalam.
mungkin itu juga aku.
ya, hari ini dengan nada bisa aku percaya. aku hanya tidak ingin mengasap. pahit rasanya dan tidak etis jika aku hanya mementingkan ego ini.
hingga kapan. mau sampai kapan egoku bertahan. toh, tidak juga akan ada benang merah, klimaks dan anti klimaks.
aku hanya berlari mengejar waktu dan mimpi saja sekarang. hingga menanti masa saat ku bisa berdiri kembali untuk menentang angin sendiri.
kamu akan selalu ada.
No comments:
Post a Comment