Monday, September 13, 2010

Sahabatku


Nah akhirnya mempostingkan sesuatu kembali. Hari ini rasanya membaik saja untuk semua yang ada. Okay, semalam perasaanku labil sekali terhadap sesuatu.
Ego seorang OS emang tidak bisa ditebak. Aku sih ikhlas tapi kalau lagi labil, keluar semua sudah kekesalan yang ada dan keegoisan tingkat tinggi yang ada.
Aku hanya ingin mendapatkan segera dan instan saat itu juga. Namun, mari meredam hatiku. Mari meredam kebencian atau apapun jeleknya sebuah sikap itu. Aku berjalan saja dalam ketidaknyamanan itu hingga ke dalam mimpi dong. :D

Senangnya ada sahabatku yang baik. Dia baik sekali hingga saat ini. Semalam ya dia jadi kotak sampahku untuk ngomel dan merasakan kelabilan. Terima kasih Tuhan, masih mau dia sabar ngadepin kawannya satu ini.
Hingga pagi ini saat orang tua mengomel kedua kali untuk aku tidak perlu pulang lagi nanti Natal. hahaha.. Ini yang aku agak bingung. Aku disuruh ga pulang dong..Aku sih senang - senang saja karena kawanku udah menggoda untuk pergi lagi khusus wanita saja. Akan tetapi, sedih juga, emang sih salahku juga ga pulang kemarin karena ingin. dan sekarang pulang dalam kondisi renta pula. hahaha..:D
Berhubung orang tua yang ku miliki kalau bilang iya adalah iya, berarti ada kemungkinan aku akan tetap berada di tempat lain pas natal nanti..Ada yang mau menampung saya?? :D

Baiklah, tujuan postingan ini ingin menggambarkan baiknya sahabatku ini. Orangnya memang terlihat gelap dan dingin. Akan tetapi baik dan tulus juga. Aku biasa memanggil dia odong dan begitu sebaliknya. Tapi panggilan dia ke aku ada bodo juga..huuuuu...
Ini ga ada maksud menghina antara kita tapi emang buat kita ini adalah sejenis panggilan kesayangan. Mungkin bagi mereka yang mendengarnya di luar sana pasti akan mengira aku menghina dia atau dia yang menghina aku. Padahal tampak luar itu tidak menjamin tampak dalam yang sebenarnya.

Dia baik sekali dalam membantu aku belajar dan menjadi sehat. Selama aku sakit ini, kalau kuliah kita sama pasti dia akan membantu membawakan semua barang - barang buat kuliah. Bahkan kalau memang jadwalnya ngga pas, dia kadang tetap datang untuk membantu aku atau menelepon teman lainnya untuk membantuku.
Anaknya supel dan diam. Pemikirannya dalam. Kesukaannya berat, yaitu Tan Malaka..sedangkan aku sukanya Pramoedya Ananta Toer. Sekarang ceritanya dia bakal jadi objek penilai masakanku.
Sahabatku juga siap sedia kalau aku telepon untuk meminta tolong dan buat bersenang - senang. anaknya tanggung jawab kok meskipun terlihat tidak. Itu yang aku sebal kalau orang - orang udah mendeskritkan dia. Padahal dia sendiri begitu peduli. Anknya terlihat ngeyel tapi itu prinsip buat dia. mungkin ini yang membedakan orang yang prinsip dan tidak. mereka yang tidak punya prinsip ngga akan betah melihat sikap mereka yang berprinsip. Aku merasakan dan melihat itu adanya. Dia cukup selalu membuatku kaget dengan gaya hidup dan pemikirannya. hal yang buat aku kaget saat dia mengatakan prinsipnya tentang pacaran hanya sekali seumur hidup. Dia telah memilih dan menyakinkan dirinya. Saat putus ini, dia akan tetap pada pendiriannya. Ia sudah siap menanggung konsekuensinya. Saluettee ama ini odong..
Kebetulan kondisi cerita hidup dia hampir mirip dengan aku. Hanya saja bumbu malas dia lebih banyak dibandingkan aku. Dan Bumbu sabar dia lebih banyak juga dibandingkan aku. Jadi resmi.
Satu hal, dia sabar banget sejauh ini menghadapi labilku. Sempat panik kemana - mana karena aku tiba - tiba hilang di kampus berjam - jam tanpa bisa dihubungi. Aku tidak membawa tas, hape, dompet dan kawan - kawannya karena dia yang memegangnya.. hahaha.:D
dia mau marah tapi akhirnya cuma keluar kata - kata..odong, kau buat panik aja. ditelepon ga bisa. kau kenapa lagi?
Baik banget dah. maap ya buat itu. Sejauh ini akhirnya kalu aku dah labil dia paling takut karena aku pasti menghilang ntah kemana lagi.

Sejauh ini ia begitu baik.
Semoga wanita itu mengerti kamu adanya.
Hayooo..semangat odongg!!!

Terima kasih ya begitu baik..dan selalu menjagai saya.

He's my best friend..
Hei guys.. you're Rock..

catatan..dia ga ada di foto loh..invisble sekali anaknya.


No comments:

Post a Comment