Namanya juga belajar. Meskipun sekolah sudah setinggi apapun, tetap saja si pelaku akan disebut mahasiswa. Mengapa? Sederhana saja, karena kita semua memang belajar. Apa yang membedakan? Hanya proses yang dilalui. Setial orang punya proses pembelajaran yang berbeda. Sangat berbeda dan unik. Setiap pembelajaran kita pun tidak bisa disamakan satu dengan yang lain. Itu adalah salah satu hal yang diri pelajari. Apa implikasinya? Penghargaan terhadap diri sendiri! Setiap orang memiliki tahapan dan proses yang berbeda, maka tidak perlu kita membuat atau mencari - cari persamaan antara diri kita dengan yang lain. Kita itu indah dengan apa adanya kita dimana pun sekarang proses belajar kita sedang berjalan. Jangan pernah melihat bahwa yang kita kerjakan tidak lebih baik dari orang lain. Siapa yang tahu bahwa pekerjaan orang itu juga lebih baik dari kita? Kata lekakiku, yang tahu penelitian atau pembelajaranmu hanyalah dirimu dan mereka yang tulus menyayangi kita. Jadi tidaklah perlu kita memikirkan hal yang bukan bagian kita untuk pikirkan. Manusia punya bagian untuk bekerja sebaik mungkin demi kemuliaan nama Tuhannya, yang sudah memberi segalanya pada dia untuk mengalami dan belajar. Di situ sudah seluruhnya.



