Tuesday, June 17, 2014

Oga Penisula, Field trip Geologi bersama Anak SD

Tinggal dan sekolah di Jepang tidak ada akan ada habis ceritanya. Akan selalu ada cerita yang baru setiap harinya. Diri memiliki segudang cerita yang akan dibagi karena rasanya sayang sekali ternyata disimpan sendiri, teronggok di dalam folder. 
Lapangan minyak aktif di Akita
Field trip atau kunjungan ke situs geologi tertentu merupakan hal yang wajib sekali untuk diikuti setiap mahasiswa di sini. Bahkan bisa dikatakan salah satu bentuk refreshingnya. Selama field trip, kunjungan tidak hanya akan terpaku pada si batu, tetapi si alam tempat mereka terbentuk yang umumnya sangat cantik dan menawan. Jadi, pekerjaan menjadi suatu kesenangan tersendiri.
Calon reservoir minyak
Tahun lalu pada musim gugur, diri ikut serta dalam field trip ke Selatan Oga Penisula sebagai bagian dari kegiatan LP rotasi lab untuk kelas nanofosil. Oga Penisula merupakan salah satu tempat outcrop terbaik untuk mempelajari calon batuan resevoir minyak yang ada di Jepang. Oga sendiri terkenal dengan karakter Hanamage atau roh gunung yang akan membawa setiap anak malas pada saat tahun baru. Lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi kurang lebih 1 jam atau dengan kereta atau bus ke arah utara Akita Prefecture. 
Si anak serius melihat batu pumicenya
Kegiatan field trip kali ini, para mahasiswa tidak sendirian karena kami ternyata pergi bersama dengan anak - anak SD kelas 1! Para anak ini didampingi oleh ayahnya yang juga ambil bagian dalam kegiatan ini. Si anak diperkenalkan dengan lapangan minyak yang ada di Akita, bagaimana minyak terbentuk, batu itu apa dan yang paling menyenangkan ada diajak mencari fosil! Kegiatan field trip atau ekskursi bersama anak - anak SD ini merupakan hal yang biasa dilakukan di kampus oleh lab tertentu untuk mengenalkan geologi sedari sangat dini.Lalu bagaimana antusiasnya? Well, anak - anak jauh lebih antusias dari mahasiswanya. Mahasiswa cenderung hilang fokus dibandingkan para bocah yang menikmati melihat batuan, memukulnya dengan palu geologi dan mendengarkan penjelasannya dengan bahasa Jepang yang sederhana. 
Semua berlomba mencari fosil
Tidak hanya mengamati batu, mencari fosil menjadi kegiatan yang sepertinya lebih dinanti. Betapa tidak, semua peserta langsung terjun dan berlomba mendapatkan fosil ikan dan lainnya di pinggir pantai. Begitu juga diri! Diri akhirnya mendapatkan fosil tulang ikan. Yeah! 
Namanya sensei pasti lebih ahli mencari fosilnya :D
Pastinya fosil yang diri temukan.
Perjalanan geologi ini ditutup dengan memandang ke arah kota Oga dan laut Jepang melalui bukit tertinggi yang ada di sekitarnya. Bukit yang tersusun dari formasi batupasir yang berbeda fasies ini menjadi titik tertinggi untuk mengamati keindahan Oga dan menikmati kencangnya angin laut tanpa halangan! 
Foto lebih baik berbicara.
Sampingan di saat bermain melawan angin