Monday, June 09, 2014

June 8, 2014

Hari ini adalah pertama kali diri menuliskan apa yang Tuhan sudah pinta dari minggu lalu. Katakanlah tulisan ke depan akan menjadi semacam diari berkat ataupun diari mukjizat. Pagi ini diri disambut dengan bangun pagi yang luar biasa. Nafasku bisa mengalir lancer, tubuh yang bugar, matahari yang tetap bersinar terang, pikiran akan Tuhan yang langsung memanggil dan keinginan untuk mandi!

Puji Tuhan, hari ini dibuka dengan keinginanku yang dapat terlaksana untuk mandi dan tahan dengan dinginnya air yang ada, mengingat pemanas air yang masih belum berjalan dengan baik. Setelah itu, diri masih bisa melakukan kegiatan lain, yaitu memasak untuk makan siang-malam, serta mencoba resep baru lagi! Hari ini melakukan 2 resep baru, yaitu daging tumis sawi dan pisang goreng menggunakan resep sendiri. Pisang goreng dimasak dengan pisang yang terlalu matang dan terigu, lalu digoreng sehingga dapat dinikmati dengan sangat enak! Mukjizat pagi luar biasa.

Setelah persiapan, doa dimulai dan siap pergi ke gereja. Dalam perjalanan semuanya aman dan terkendali. Sesampainya di gereja, ibadah dapat berjalan lancar dan bahkan mendapat makan siang, serta bekal dari ibu pendeta yang baik sekali. Sepulang dari gereja, diri menyempatkan waktu untuk membeli beberapa perlengakapan untuk dapur dan sepeda di daiso. Dengan uangnya pas – pasan, diri hanya bisa berdoa agar semuanya tidak berlebihan dan cukup karena diri masih harus membeli minyak goreng dan susu. Setelah daiso, sisa uang hanya 1300 yen. Diri harus mencukupkan untuk membeli kebutuhan susu dan minyak goreng di Doujaz, supermarket termurah yang sangat menolong mahasiswa seperti diri. Meskipun letaknya cukup jauh, tetapi demi makanan yang sehat dan murah, diri tetap mengayuh mimi (sepeda). Ini adalah hal luar biasa berikutnya yang menjadi karunia hari ini. Jikalau tidak sehat, mana mungkin tubuh ini dapat mengayuh sepeda pada jarak yang jauh. Luar biasa bukan berkatNya? Ya! Setelah itu, diri membeli susu, pisang, minyak goreng, beberapa bumbu kebutuhan dan minyak goreng. Diri berusaha menghitungnya dan perasaan takut tidak cukup itu memang lumayan menghantui. Dalam nama Tuhan Yesus, diri maju membayar ke kasir dan lihatlah Dia bekerja sangat ajaib, jumlah uang yang digunakan untuk membayar adalah 1290 yen. Betapa luar biasanya Tuhan selalu mencukupkan apa yang anak – anakNya butuhkan. Setibanya di rumah, diri masih mendapatkan berkat lain yang luar biasa. Betapa bahagianya masih bisa makan cemilan hasil masakan kita, makan siang kembali, beristirahat dan menuliskan berkat ini kepada dunia.

Namun sore ini, diri mendapatkan kabar kurang baik karena orang tua salah seorang teman harus berpulang. Akan tetapi, ada hal yang diri pelajari bahwa kehidupan itu sekali lagi di tangan Tuhan. Dan ini diri rasa juga menjadi jawaban atas apa yang pernah diri pertanyakan yaitu bagaimana orang – orang dapat menghadapi sesuatu yang disebut dengan kehilangan yang tidak diinginkan. Rasanya jawaban ini pun adalah berkat yang ingin diajarkan Tuhan.


Kesimpulan atau apa yang bisa diri ambil hari ini adalah tangan Tuhan itu bekerja luar biasa setiap hari dengan cara yang ajaib. Mana pernah kita bisa menduga apa yang akan kita hadapi dan lewati, tetapi Dia sungguh tahu. Peran kita hanya untuk mengikuti apa yang Dia mau dengan kekuatan yang sudah diberikan olehNya juga. Jadi, kehidupan ini adalah keajaiban dan harapan bahkan hingga waktu yang diberikanNya tiba. Bersaksilah dan berbagilah!