Setelah bicara kuliner, Mongolia juga sangat eksotik untuk bentang alamnya. Secara geologis area ini merupakan bagian dari lempeng benua. Banyak sekal tujaman granit yang umurnya sangat tua dan sekarang menyisakan kenampakan alam yang menarik. Salah satunya adalah Taman Nasional Gorkhi-Terelj.
Gorkhi ini terletak kurang lebih 66 km ke arah utara Ulanbator, ibu kota Mongolia. Perjalanan ke daerah ini dapat ditempuh dengan mengendarai mobil sewaan atau jemputan tur atau penginapan yang ada. Selama perjalanan menuju Gorkhi, diri hanya menemui jalanan panjang beraspal dengan kanan kiri gir yang sangat jarang jumlahnya. Pada umumnya hanya padang rumput luas atau perkampungan kecil dengan beberapa belas kepala keluarga saja. Itu pun jarang antara area atau antar gir bisa mencapai 1 - 10 km. Menurut teman diri, kepadatan penduduk di Mongolia hanya mencapai 1 keluarga per 10 km area dengan pusat kepadatan berada di Ulanbator. Jadi bisa dibayangkan bahwa area lain Mongolia masih ada yang tidak memiliki populasi yang mendiaminya sama sekali. Hampir sama dengan negara asal diri.
.JPG) |
| Kenampakan alam Gorkhi |
.JPG) |
| Wisata dengan penginapan berbentuk gir sangat menarik untuk dicoba. |
Sesampainya di gerbang masuk taman nasional, diri membayar 3000 Mongolian Tourik untuk biaya tiket masuk atau sekitar Rp 22000. Biaya yang relatif murah untuk petualangan yang mungkin akan diri temui selama berada di dalam sana. Taman nasional ini memiliki nilai keindahan geologi dan daya tarik wisata lainnya. Area dengan luas kurang lebih 1.2 jt ha ini sangat menarik untuk wisata petualangan, observasi binatang liar seperti burung, moose, dan beristirahat menikmati hari. Wisata petualangan yang ditawarkan di Gorkhi adalah panjat tebing, rafting, cycling dan trekking. Hanya saja tidak tersedia jalur atau track yang jelas hingga saat ini (2013) untuk kegiatan tersebut. Masyarakat Mongolia sendiri lebih banyak memanfaatkan waktu luang di sini untuk melihat keindahan alam atau berkuda. Di area ini memang terkenal untuk area berkudanya. Sebagai salah satu olahraga nasional, berkuda menjadi suatu keharusan bagi setiap warganya terutama laki - laki untuk bisa olahraga ini. Namun, untuk para wisatawan sendiri di area tertentu dapat melakukan penyewaan kuda untuk berlatih berkuda atau sekadar berwisata. Biaya untuk berkuda biasanya 5000 - 7000 Mongolian Tourik atau sekitar Rp 35000 - 49000. Ini bisa ditawarkan jika bersama dengan orang Mongolia. Tidak semua penjual atau penyedia jasa dapat berbicara bahasa Inggris.
.JPG) |
| Tiket masuk Gorkhi |
.JPG) |
| Turtle Rock |
Susunan formasi batuan di Gorkhi sendiri memiliki beberapa keunikan tersendiri, seperti adanya susunan batuan warna - warni yang secara geologi umurnya sangat tua (Devonian), susunan batuan yang berbentuk kura - kura (Turtle rock), hingga area yang memiliki smoky quartz. Saat melakukan trekking di beberapa area batuan, tidak heran jika ditemukan sisa lubang galian tambang untuk kuarsa tipe ini. Penambangan illegal ini dilakukan pada tahun 1978 - 1995, beberapa masih ada hingga sekarang. Namun jumlahnya sangatlah kecil. Pemerintah Mongolia berusaha mengusir para ninja -sebutan untuk para penambang liar di Gorkhi. Smoky quartz memiliki nilai jual yang lebih mahal di industri karena ketahanan dan kelenturannya ketika dijadikan bahan baku berbagai barang untuk kaca. Kedalaman tambang illegal di area ini rata - rata mencapai 5 - 10 m bentuk bukaan vertikal. Oleh karena itu, harus sangat berhati - hati ketika melakukan trekking agar tidak jatuh.
.JPG) |
| Patung Chinggis Khan menjadi salah satu cenderamata wajib di sini. |
.JPG) |
| Beberapa penginapan yang ditawarkan di Gorkhi. |
.JPG) |
| Berkuda dipandu dengan anak Mongolia juga boleh dicoba. |
Dengan bentang alam yang menakjubkan seperti ini, kondisi fasilitas untuk pariwisata bagi wisatawan umum masih belum memadai. Ini juga mungkin bisa dikatakan sebagai salah satu kelemahan dari pengembangan di Gorkhi. Selain tidak adanya transportasi umum, fasilitas seperti toilet atau pun kendaraan di dalam taman nasional pun tidak tersedia. Penjual makanan atau minuman sangat jarang atau bisa dikatakan tidak ada, petunjuk jalan yang terbatas, hingga kondisi tanggap darurat yang tidak tersedia. Diri beruntung bisa pergi bersama dengan warga Mongolia asli sehingga tidak tersesat dan tahu tiap detail areanya. Pusat souvenir di dalam taman nasional juga tidak tersedia. Hanya ada 1 -2 penjual dari warga lokal yang menawarkan barang - barang khas Mongolia terutama untuk senjata khas negaranya. Selama di sini, diri mengalami pengalaman seru dengan petualangan singkat sehari mulai dari trekking, masuk ke lubang bukaan tambang (yang ini tidak disarankan untuk yang tidak pengalaman), berkuda dan melihat suvenir keren yang menggoda kantong. Tempat ini wajib dikunjungi jika berkunjung di Mongolia. Jangan segan untuk mencari travel agent dari negara masing - maisng atau langsung di Mongolia untuk mempermudah semua aktivitas selama di sana.
.JPG) |
| Area bekas penambangan kuarsa. |
.JPG) |
| Salah satu jalur trekking di Gorkhi |
Selamat datang di Gorkhi!