Sunday, April 21, 2013

Sepeda baru!

Cerita hari ini adalah salah satu bukti kemurahan hati Tuhan. Di tengah ketidakpastian yang seringkali hati diri buat, diri mendapatkan berkat baru yang luar biasa. Diri dapat membeli sebuah sepeda baru. Mengapa sepeda? Sepeda menjadi satu - satunya transportasi yang ramah mahasiswa di sini. Masyarakat di sini, termasuk mahasiswa sangat memanfaatkan sepeda sebagai bantuan untuk berkegiatan sehari - hari. Diri tinggal di asrama dan cukup jauh jika harus berjalan untuk mencari makanan murah di supermarket lainnya. 

Sepeda di Akita, Jepang harus diregistrasi saat pembeliannya. Sepeda diri diberikan plat nomor yang menjadi identitas sepeda diri. Identitas seperti ini sangat penting untuk setiap sepeda. Sepeda yang tidak teregistrasi akan menjadi masalah loh. Diri membeli sepeda berharga 11.480 yen di toko berbahasa Jepang yang tidak dituliskan Romajinya. Pilihan jatuh ke sepeda ini karena harga yang masih paling murah dan cukup tinggi untuk menghadapi badan diri yang lumayan besar sebelum ditambah dengan beberapa pakaian yang tebal. Saat membeli, diri mengisi beberapa formulir identitas-keterangan dan kartu garansinya. Di sini sangat perlu kehati-katian untuk menjaga semua dokumennya setelahnya. Ibarat ini merupakan BPKP mobil. Sepeda yang dijual sudah lengkap dengan kunci, keranjang dan lampu. Sepeda berwarna hitam dengan merk BR (kalau tidak salah ingat). Sepeda menjadi sangat penting di Akita karena semua jarak tempuh akan menjadi lebih ringan dan biaya lebih murah. Transportasi seperti bus cukup mahal dan tidak semua line jalan yang mau dicapai dilalui bus. 


Sepeda diri namanya MIMI. Diri letakkan Mimi di depan asrama. Dia harus bermalam di bawah peneduh. Semoga dia baik - baik saja besok. Diri akan menjumpai besok dan memberikan identitas tambahan supaya Mimi terlihat cantik. Dia akan menjadi teman diri selama di Jepang untuk 3 tahun ke depan melawan dingin dan menemani penelitian. Kita bisa mimi! Jadi teman baik ya.