Perjalanan ke Akita, Jepang merupakan awal cerita diri yang sekarang akhirnya menetap di kota ini. Tuhan begitu bermurah hati memberikan kesempatan pada diri untuk dapat mengikuti sekolah di negara Jepang pada jenjang selanjutnya. Lulus S2, diri pergi langsung ke Akita, Jepang untuk mengejar mimpi merasakan bagaimana rasanya S3. Terima kasih lelakiku dan semuanya yang mendukung semua ini dapat terjadi.
Kembali ke dalam lautan katanya.
Baiklah, perjalanan ke Akita ditempuh dengan menggunakan pesawat Korean Air dari Jakarta (CGK) langsung menuju Akita (AXT). Perjalanan langsung ke Akita langsung oleh Korean Air hanya 3x seminggu. Penerbangan dimulai pukul 22.00 dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng menuju bandara internasional, Icheon, Seoul. Penerbangan membutuhkan waktu sekitar 7 jam atau 6 jam beberapa puluh menit berdasarkan versi penerbangan pilot saat itu. Perjalanan dengan menggunakan pelayanan maskapai ini sangat menyenangkan buat diri. Pihak maskapai sangat membantu dan menghargai, serta mengedepankan kenyamanan penumpangnya. Saat membuka konter check in dan saat gerbang gate boarding dibuka, seluruh pegawai, termasuk manajernya melakukan salam hormat dalam versi korea (*yang membungkuk) itu (maaf, diri tidak tahu namanya). Pelayanan seperti ini yang sangat menyenangkan untuk para calon penumpang. Penghargaan kecil yang menurut orang lain mungkin tidak penting, tetapi buat diri ini adalah salah satu penghargaan bagi penumpang bagi diri yang jarang keluar negeri. Kan berasa penumpang kelas 1 :)) (suatu hari harus cobain kelas 1). Nah, balik lagi ke cerita. Puas di dalam pesawat dengan pelayanan yang oke, baik pelayanan makanan, kebutuhan entertainment dan informasi transfer flight sangatlah terbantu.
.jpg) |
| Lihat foto manual boarding passnya. Maklum sudah malam, jadi latarnya kurang oke. |
 |
| Informasi penerbangan yang membantu sekali. Terkadang ini membuat tidak perlu kelas 1 untuk merasakan nyaman. Tapi tetap usaha untuk bisa merasakan kelas 1 di masa depan. |
 |
| Lihat saat mereka menyapa dengan menunduk. Bapak dengan pakaian batik itu kalau tidak salah ingat adalah satu manajernya. Mantap! Padahal penerbangannya jam 22.00. |
Momen saat penerbangan hampir memasuki daerah Korea Selatan sangat menarik. Bangun pagi diri disambut matahari dan pemandangan negara Korea Selatan dari atas pesawat. Langit begitu cerah saat itu. Tuhan tahu kalau diri harus lebih bersyukur lagi, maka diberikan banyak gambaran yang luar biasa. Penerbangan yang nyaman pertama diakhiri di Icheon, Seoul. Bandara internasional Korea Selatan yang rasanya secara geografis terletak di satu pulau sendiri. Hal ini diri lihat dari atas pesawat saat akan landing, jika si bandara terletak di satu pulau dan ada jembatan yang menghubungkan ke pulau utama Korea. Menarik!
Penerbangan selanjutnya menuju Akita akan terjadi 3 jam berikutnya. Sesampainya di bandara ini, diri langsung menuju flight transfer area. Diri harus melalui imigrasi terlebih dahulu sebelum menuju pada gate diri. Proses imigrasi cukup panjang antriannya dan menyenangkan. Diri melihat orang berbagai bangsa dan bahasa kembali. Sesuatu yang sudah lama diri tidak temukan. Pengamanan cukup ketat dan teratur. Diri mengeluarkan laptop dari tas dan kamera diletakkan pada masing - masing box. Diri hanya ditanyai tujuan akhir dan status sebagai apa oleh pegawainya yang sangat ramah. Selepas imigrasi, diri langsung menuju gate E16. Cita rasa internsional sangat terasa di bandara ini. Kemudahan yang ditawarkan oleh bandara dalam mencari informasi dan mengakses beberapa fasilitas, seperti internet gratis dan charger sangat menolong dan menghibur selama 3 jam waktu menunggu. Jika memiliki uang yang cukup, merasakan restoran dengan masakan khas Korea dan beberapa suvenir Korea pun sangat menarik. Diri menyempatkan waktu dan menghemat uang untuk membeli suvenir khas Korea untuk koleksi kami bersama. Diri sangat senang dengan arsitektur bandara yang menarik dan sederhana tapi terlhat elegan.
 |
| Fajar yang indah. |
 |
| Welcome South Korea! |
 |
| Korean Air. yang dimiliki oleh pemerintahnya sendiri. |
 |
| Here's Icheon! |
 |
| Kafe Hello Kitty! |
 |
| Welcome! |
 |
| Waiting room beberapa gate yang jadi satu. |
 |
| Kepadatan saat akan boarding. |
Selain itu, penerbangan dilanjutkan. Berikut beberapa video saat dalam perjalanan juga. Perjalanan ke Akita lebih menyenangkan lagi. Dengan isi pesawat yang lebih sedikit dan diri duduk di kursi 1 baris untuk 3 orang. Penerbangan didominasi oleh orang Korea yang ingin datang saja. Diri sangat menikmati kegiatan penerbangan ini meskipun pramugarinya tidak bisa berbahasa Inggris, di saat diri tidak bisa berbahasa Jepang ataupun Korea. Diri menikmati penerbangan dengan pesawat yang lebih kecil, sepertinya Boeing. Penerbangan ke Akita begitu menyenangkan. Diri bisa merasakan bagaimana dinginnya di bawah dan bisa melihat salju pertama kali di atas gunung - gunung, Akita. Kota ini masih diselimuti salju dan sangat menyenangkan sekali rasanya melihat kota ini. Semua penumpang bersiap menggunakan jaket tebal saat turun. Hal ini sempat membuat diri shock, akan seberapa dingin kota ini dalam pikiran diri bertanya - tanya. Inilah Akita!
 |
| Akita dari atas pesawat. |
Selamat datang di Akita City, Akita, Jepang.