ngga jelas nih orang-orang padahal baru malam jamer kan? Pertanyaan lagi deh.
Kayaknya juga aku ngga di dalam,malah meringsuk di luar ruangan. Di lorong prodi yang terang dengan lampu seadanya untuk ukuran itb yang segede gaban. Bukan tak menghargai kerja keras semua teman, tapi sedang tak ingin dengan keramaian saja. Apalagi suasana rada rusak di otakku karena gosip ga jelas tentang hollywood oleh teman-temanku. Dahsyatlah kawan. Sukses rusak rasa inisiatifku kali ini.
Dosen mulai hadir, sampai dekan tercinta pun ada. Hahha, tercinta?? Ohya, tak mengertilah aku.
Kenapa ya masih saja ngga bisa akur ama kakak-kakak di sini. Mungkin bisa dikatakan tidak akrab begitulah. Mungkin itulah yang tepat katanya. Hahhaa, aku yang menutup diri atau mereka yang menutup mata. Sama sajalah. Lagian, sejauh ini masih belum penting untuk dijadikan beban. Tampaknya ada salahku sama mereka makanya jadi begini, tapi apa ya? Aku ngga tahu sama sekali.
Masa aku lebih akrab dan disenyumin ama angkatan atas jurusan lain daripada jurusan sendiri sih? Arghh, ku keluhkan saja, tapi memang tidak akan ada hasil sampai kapan tapi?
Semua memang berjalan begini. Super sekali mendengar cita-cita prima. Dia yang hidupnya lebih urgent dari aku saja masih punya daya juang. Tapi aku, di mana? Malu rasanya sama diri sendiri, malu sama Tuhan, malu dengan keadaan yang diciptakan sendiri. Kayak ngga ada hasil saja selama ini. Dimana letak menghargaiku terhadap semua yang dijalani selama ini?
Semangat prima, aku juga tak akan menyerah dan aku ngga mau mematahkan semangat itu. Super sekali kawan. Daya juangmu sungguh!!!
No comments:
Post a Comment