Saturday, May 04, 2013

Aplikasi Visa USA di Jepang

Pengalaman baru lagi!
Kegiatan mengajukan aplikasi visa USA ini merupakan pengalaman baru diri. Banyak cerita dan perjuangan tak terduga untuk mengejarnya. Tetapi, banyak juga keajaiban di dalamnya. 

Sejarah awalnya adalah diri menjadi cadangan dalam kegiatan field trip SEG (Society Economic Geologist). Diri berharap dapat terpilih menggantikan siapapun yang berkenan untuk diganti. Diri akhirnya tetap menjalankan apa yang disarankan oleh pihak panitia, yaitu menyiapkan visa apapun yang terjadi ke depannya. Maklum, diri memegang paspor hijau Republik Indonesia sehingga membutuhkan visa kemanapun diri akan pergi. Dengan keyakinan itulah diri akhirnya mencoba aplikasi visa USA di Jepang. Aplikasi visa USA dilakukan melalui 4 tahap. Tahap aplikasinya dimulai dengan pembayaran biaya visa, mengisi form DS160, menjadwalkan wawancara dan wawancaranya langsung di kedutaan besarnya. Kegiatan aplikasi yang disediakan oleh pihak kedutaan besar adalah dalam bentuk online semuanya. Hanya saat interview yang perlu mengikuti jadwal dan harus hadir sendiri langsung di kedutaan besar. 

Diri mulai dengan informasi aplikasi visa yang dibutuhkan. Mengapa ini perlu diketahui? Karena tiap tipe visa jumlah pembayarannya beda dan kebutuhan surat - menyuratnya pun bisa berbeda. Dalam hal ini, tiket atau hotel tidak menjadi keharusan sama sekali, bahkan dituliskan tidak menuliskan atau membeli tiket terlebih dahulu karena belum tentu aplikasi visa bisa diterima oleh pihak kedubes. Oleh karena itulah, pihak kedubes meminta tidak melakukan hal seperti itu sebelum visa sudah sampai di tangan. Ohiya, diri kurang mengetahui bagaimana pengajuan aplikasi visa USA di Indonesia, dalam postingan ini hanya aplikasi di Jepang. Lanjut! Pihak kedubes sudah menyiapkan dengan apik semua kebutuhan yang ingin diketahui oleh orang - orang seperti diri yang akan mengajukan permohonan visa. Sistem seperti ini sangat membantu dan informatif. Hal yang dibutuhkan adalah kejelian dan ketelitian membaca tiap informasi yang dibutuhkan dengan baik.Informasi tentang visa yang dibutuhkan dan biayanya dapat ditemukan langsung di website Visa Type. Dalam hal ini, diri mengambil visa Non Immigrant dan tipe visa B1 karena kedatangan diri hanya akan untuk beberapa waktu pendek saja dan keperluannya adalah pendidikan atau konferensi. Setelah diri tahu tipe visa yang diambil, kegiatan selanjutnya adalah melakukan pembayaran visa. Metode pembayaran dapat dipilih dengan cara yang dibutuhkan, yaitu PayEasy ATM dan online transfer. Sekali lagi, informasi ini dapat diketahui dengan lengkap juga di websitenya Visa Fee. Diri memilih pembayaran dengan menggunakan PayEasy ATM yaitu ATM JP Postbank. Setelah pemilihan metode bayar dilakukan, diri digiring untuk melakukan konfirmasi informasi data diri dan jumlah pembayaran. Setelah itu diri diberikan nomor pelanggan (20 digit) dan  nomor konfirmasi (6 digit), nomor aplikasi (5 digit). Dengan informasi ini, mari pembayaran dilakukan di ATM. Jangan lupa untuk punya akun di bank tersebut ya. 

Setelah melakukan pembayaran, lakukan pengisian Form DS-160 yang ada di websitenya. Ini adalah alamat kunjungan lengkap informasi visa USA >> US Travel docs. Pilih bagian - bagian yang akan dikerjakan bersama kedubes USAnya. Pengisian form ini harus dengan tepat dan jelas. Ingat, pengisian jangan sampai salah dan keliru karena bisa berimbas pada penolakan visa. Setelah pengisian form, akan ada konfirmasi untuk foto dan kertas konfirmasi pendaftaran. Foto yang dibutuhkan pun sudah ada dalam ketentuan yang diatur dalam websitenya. Silahkan dicek. Pada intinya, foto harus berukuran 2x2 inci dan dengan gaya yang sudah diatur sedemikian rupa. Setelah semua form terisi benar dan fotonya sesuai ketentuan, akan keluar kertas konfirmasi yang berisi nomor aplikasi DS-160 diri (11 digit).

Bentuk kertas konfirmasi DS-160.

Apa langkah selanjutnya? Menentukan jadwal wawancara!
Wawancara diajukan dengan membuat akun aplikasinya. Jadwal wawancara dipilih sesuai dengan kekosongan jadwal yang ada. Saat mengajukan aplikasi, jangan lupa nomor konfirmasi pembayaran (11 digit) dimasukkan ke dalam form pendaftaran wawancara. Jika tidak mendapatkan nomor registrasi ini, diri bisa mengontak bagian visa sesuai konsuler yang akan didatangi. Pihak visa desk help akan sangat membantu untuk memecahkan masalah ini. Ohiya, konsuler USA ada beberapa di Jepang, yaitu Tokyo, Okinawa, Sapporo, Osaka dan Fukuoka. Diri bisa memilih dimana kita akan wawancara dan mengajukan aplikasi. Tiap lokasi konsuler punya masing - masing ketentuan untuk jadwal wawancara dan pengajuan aplikasi. Ini harus diperhatikan di websitenya.

Dalam mengajukan wawancara, ada satu lagi tambahan, yaitu bagian emergency interview. Apa itu? Ini untuk kondisi darurat, seperti ada kepentingan sakit, panggilan mendadak dari perusahaan yang sangat merugikan jika tidak datang, pertukaran pelajar dan sebagainya. Dalam mengajukan jadwal ini harus menyediakan keterangan tertulis dari pihak - pihak yang dianggap menyatakan kompetensi darurat tersebut. Diri merasa punya diri adalah darurat karena diri mendapat jadwal interview tanggal 16 Mei, sedangkan keberangkatan diri harus tanggal 12 Mei. Jadi, diri mengajukan interview darurat dan semua aplikasi yang diri punya, diri lampirkan. Dalam hari itu juga, diri mendapatkan jawaban bahwa diri mendapatkan interview darurat. Dengan mendapatkan kesempatan interview darurat, maka jadwal interview sebelumnya harus dibatalkan dan memilih jadwal baru yang telah mereka sediakan. Di akhir pemilihan jadwal, akan keluar kertas konfirmasi jadwal perjanjian interview kita.

Setelah semua dipastikan oke, maka bersiaplah untuk ke kedutaan besar USA di konsuler yang dipilih sebelumnya. Diri memilih Tokyo karena ongkos dan biaya lainnya terdekat dari Akita adalah kota tersebut. Jangan lupa saat menyiapkan keberangkatan adalah siapkan seluruh berkas yang dibutuhkan untuk wawancara. Berkas - berkas yang harus disiapkan: Paspor, Foto 2x2 inci, Konfirmasi DS-160, Konfirmasi wawancara, dan berkas lain penunjang, seperti invitation letter, recommendation letter, dan lainnya. Tata urutannya pun sudah disiapkan seperti di website. Saran diri adalah perhatikanlah tiap jengkal informasi di website karena akan sangat menolong!

Cerita seperti apa diri bisa sampai di embassy, rasanya nanti saja. Di bagian lainnya, akan diri tuliskan tentangnya.

Pastikan seluruh dokumen lengkap dan diletakkan berurut. Pada kondisi tertentu, residence card Jepang dan kartu mahasiswa bisa diminta oleh pihak kedubes untuk membuktikan keberadaan kita sebagai warga negara asing dan menetap lebih dari 3 bulan. Ada ketentuan dari pihak kedubes untuk tidak dapat mengeluarkan visa bagi mereka yang tinggal menetap kurang dari 3 bulan. Tibalah di kedutaan besar sebelum waktunya karena akan ada antrian dan pengecekan barang - barang yang kita bawa. Pada dasarnya ada 3 kali pengecekan keamanan dan dokumen yang dilakukan saat akan masuk ke dalam bagian konsuler visa. Perhatikan hal berikut:

  1. Mengantrilah pada bagian antrian yang telah ditentukan, jika kurang tahu, bisa ditanyakan langsung pada petugas kepolisian yang bertugas; 
  2. Ambil keranjang - keranjang untuk meletakkan tas dan seluruh barang elektronik yang dibawa; 
  3. Mengantri kembali untuk dicek kelengkapannya oleh petugas keamanan; 
  4. Sampai gilirannya, berikan dokumen dan kelengkapannya, letakkan seluruh makanan dan minuman yang dibawa di dalam box yang tersedia-dititipkan; 
  5. Setelah lolos, maka pintu pemeriksaan selanjutnya akan dibuka dari bagian dalam. Letakkan semua apa yang dibawa untuk pengujian XRay. Lewati metal detector.
  6. Seluruh barang elektronik dan beberapa tas yang dianggap terlalu besar untuk dibawa akan dititipkan oleh petugas di mereka. Bawalah sesuai kebutuhannya.
  7. Keluar ruang pemeriksaan, berjalan lagi ke bagian visa dan kelengkapan dokumen kembali diperiksa. Saat ini, ganti map yang digunakan dengan map yang sudah disediakan oleh pihak kedutaan besar. Setelah barcode janji discan dan dianggap lengkap, maka akan diberikan nomor antrian. Catatan: Nomor antrian tidak akan dipanggil berurutan. Siapa saja bisa duluan atau belakangan dipanggil. Jangan tanya diri kenapa seperti itu ya. 

Setelah di dalam bagian visa, akan ada beberapa loket dan layar yang menuliskan urutan panggilan. Diri menunggu sebentar, ternyata diri dipanggil. Apa yang dikerjakan? Sidik jari diri dilakukan perekaman untuk semuanya. Setelahnya diri menunggu kembali untuk bagian wawancara. Beberapa menit kemudian, diri kembali dipanggil untuk wawancara. Petugas yang merekam sidik jari dan mewawancarai berbeda. Ada 12 loket tersedia, yaitu loket 1 untuk mengajukan aplikasi; loket 2-5 untuk pendataan sidik jari dan loket 6-12 untuk wawancara. Lamanya wawancara tergantung dengan aplikasi yang diajukan dan kebutuhan yang diketahui oleh pihak pewawancara. Wawancara dilakukan oleh pihak warga negara Amerika langsung. Perekaman sidik jari masih dilakukan oleh pegawai lokal yang direkrut oleh pihak kedubes. Apa saja yang ditanyakan? Tergantung masing - masing kebutuhan. Kemarin diri hanya ditanyakan sekolah dimana, mengapa harus ke USA, siapa yang bayar sekolah di Jepang, jenjang apa di Jepang dan kapan sampai Jepang. Itu saja pertanyaan - pertanyaan kepada diri. Selanjutnya petugas menyerahkan kertas yang menunjukkan bahwa aplikasi diri sudah diterima dan visa diri diterima. Hore!
Bentuk pemberitahuan visa diterima dalam beberapa bahasa.