Beberapa bunga ini pernah ada dalam kehidupan diri. Diri sangat menyukai bunga. Meskipun agak tidak jelas kadang kelakuan diri, tapi diri sangat menyukai bunga. Selama beberapa tahun bergelanyutan di Bandung. Beberapa tangkai bunga ini hadir mengisi hari - hari diri. Hal ini menyenangkan dan tidak pernah akan terlupakan. Seandainya bisa bunga - bunga ini tetap bertahan, diri akan selalu menyimpannya.
 |
| Bunga pertama dalam cerita cinta kami. Sumbernya kembali pada keinginan diri untuk memegang mawar putih. Alhasil, pacar dengan semangat dan pertama kali kembali mencarikannya untuk diri. |
 |
| GM XVIII, Terima kasih atas bunga mawar putihnya. 14 mawar putih yang diserahkan langsung oleh Ko Andy. Doakan diri ada di wisuda kalian lagi, dua wisuda sudah diri lewatkan karena keegoan diri yang tidak kuat melihat perpisahan. Wisuda sampai sekarang menjadi suatu pesta perpisahan besar buat diri. |
 |
| Terima kasih HMT 08. Terima kasih sudah mengarak diri yang tidak pernah mengarak ini. Setidaknya diri masih sempat memberikan tiap tangkai bunga kepada para perempuan tangguh yang besar di tambang. |
 |
| Mawar indah di salah satu hari indah kami. Bunga ini adalah saat wisuda kemarin diberikan. Sungguh indah dan tak akan terlupakan. Terima kasih lelakiku yang hebat. |
 |
| Beberapa jam setelah wisuda. Bunga yang begitu indah untuk semuanya. |
Terima kasih atas semua bunga dan rasa sayang yang telah diberikan kepada diri. Terima kasih untuk tiap tangkai kebahagiaan yang telah diri terima. Semoga segala amal ibadah untuk membelikan dan memberikan tiap tangkai ini digantikan dengan cinta, kebahagiaan dan berkat berlimpah untuk semuanya, bukannya hanya pacar tetapi semua orang terkasih yang menyayangi maupun membenci diri. Selamanya kita adalah manusia - manusianya Tuhan dan diri tidak akan pernah berhak membenci meskipun kesal sudah berada di ubun - ubun. Kebahagiaan adalah berbagi bahagia di tengah situasi apapun meskipun sulit dan bahkan senyum pun terasa sangat menyiksa.