Teman
coba buka matamu
lihat bahwa ada yang tak seberuntung dirimu
yang lelah menanti kereta sore datang
yang resah karena belum membayar iuran sekolah
yang takut dinas tata kota datang dengan traktornya
yang lapar menunggu bapak pulang dengan nasi
yang menangis karena tak ada tempat tinggal
yang berlari menyelamatkan nyawa dari bencana
yang berdiri diam karena tak lagi mampu berkata
yang duduk lesu melihat rumahnya rata dengan tanah
yang tertawa gila karena tak tahan menahan derita
Sahabat
coba rasakan hidup ini
dengarlah bahwa masih ada yang tak semewah hidupmu
meski menurutmu itu terlalu sederhana
coba kau pandang ke bawah
dengarlah tangis mereka yang membutuhkan uluran tanganmu
meskipun kau anggap dirimu belum kaya
sahabat
coba kau buka mata hati mu
sedikit saja
tak lebih lama saat kau menunggu kekasih idaman mu menghampiri
rasakan waktu itu
kau akan tahu sesuatu
hidup itu tak selamanya di atas
meskipun kau anggap semua ada di tanganmu
rasakan gelapnya hidup
bukan memkasa mu untuk merendah
hanya meminta mu berbagi derita
Sahabat
coba beri ruang bagi yang lain
buat mereka yang lelah jiwanya
buat mereka yang tak lagi mampu tertawa lepas seperti kau saat belanja di mal
atau buat mereka yang sedih kehilangan yang tercinta
buat mereka yang tak mempu lagi berkata-kata karena terlalu menderita
buat mereka yang tak lagi mempu bersekolah karena kendala biaya
bukan hanya mereka
untuk mereka yang tak seberuntung dirimu
hanya sedikit
genggamlah mereka sahabat
bukan cuma mereka yang mengatas namakan solidaritas yang bisa
bukan cuma mereka yang bekerja demi bangsa
atau mereka yang tinggal berbaur langsung dengan mereka
kau juga sahabat
Sahabat
dengarlah sekali ini
Semua butuh bahagia bukan hanya derita
mengapa tak mau berbagi dengan mereka?
No comments:
Post a Comment