Akhirnya memposting sesuatu lagi setelah tampaknya jiwaku lama ngga mau nulis.hahhaa :))
Ada banyak hal yang terjadi dan ku alami sebagai bagian pengalaman yang tidak pernah ku sangka harus dicari dan dibagikan.
Ada yang tampaknya sederhana tetapi ternyata sulit.
Ada juga yang tampaknya sangat rumit tetapi ternyata sederhana.
Itulah perjalanan kehidupan.
Aku sangat menyadarinya.
Ohya, membuat origami bintang ternyata adalah SOLUSI terbaik yang sangat membantuku mengalihkan semua beban dan resah di kepala, hati dan langkahku.
Di setiap bintang tampak banyak harapan yang bisa tertuliskan. Di satu per satu lipatan, aku bisa menangis ataupun tertawa lepas.
Hingga pada akhirnya aku menemukan ini sebagai sesuatu yang HELPFULL.
Demikian adanya.
Jika mengingat yang terjadi akhir - akhir ini kembali, aku tampaknya memang jauh lebih tenang. Gejolak emosiku bisa terkontrol dengan lebih baik.
AKU MASIH BISA TERTAWA.
Jujur, baru sekali ini aku memiliki kesempatan menyayangi seseorang secara tulus dengan hati. Hahahaha...
Sejauh ini, logikaku tak bermain sama sekali, semua hanya menurut perasaan saja. Pernah memang rasanya saya menyayangi seseorang yang dulu, tetapi jelas sekali logika ku sangat bermain di sana. Sesuatu yang lebih baik untuk dijalani dan dirasakan sebenarnya.
Dibalik semuanya, ada hal yang ku sadari.
Ketika aku menyayangi seseorang dengan hati ini, justru aku lebih bisa tertawa untuk melepaskannya meskipun tetap ada perasaan sakit itu.
Mungkin ini terdengar teoritis, tapi setelah ku rasakan adanya demikian jalan yang terbuka. Aku lebih rela melihat dia tertawa lepas dengan apa yang dia mimpikan dan putuskan untuk kehidupannya. *catatan ya, untuk hal baik saja.
Bagaimana dengan rasa sakit itu? Arghh, itu hanya dibuat manusia sebagai bentuk jawaban sesaat saja kok. Jadi, tidak akan masalah untuk beberapa waktu. Toh, manusia butuh sesekali rasa sakit agar menjadi lebih DEWASA dalam berperilaku dan menentukan.
Inilah yang ku pelajari dalam menjalani rasa sayangku selama ini. hahaha :)). Hanya satu hal yang belum bisa ku lakukan dengan baik, yaitu membuat dia melepaskanku. Ini bukan kegeeran sebenarnya, tapi menurutku begitu karena aku sendiri tidak mau bergerak juga. Jadi aneh juga akhirnya.
Aku hanya coba memahami bagaimana seharusnya ini berjalan saja setelah menyadari apa yang ku lalui dan ku dapatkan. Seharusnya aku berani bertindak untuk berdiri melepaskannya.
Kawan, (aka si odong) bantuin aku buat bersikap. Nanti kita harus bertindak. Aku tidak bisa sendirian berdiri. Maap ya merepotkan dirimu lagi.hahaha.
si odong? menarik..hahaha
ReplyDeleteheehehhee...
ReplyDeletemana blog maneh..ganti2 alamat kah?