Di kala malam tak berbintang lagi tak berawan
berdebar waktu menggiring
memaksa angin tuk tak lagi berhembus malam ini
Ada suatu rasa berbeda
tak lagi sama
Tak cukup menganggu
namun tetap buat ku ragu
Saat malam terus berputar, waktu pun serasa berlari kencang
mencegah rasa berubah
Remaja
ku terlalu goyah di tiap suasana
berharap membawa perubahan
bagi perdamaian
lelah rasanya melihat kelam di awan malam
Tak ada Rasa yang menangisi saat menatap angkasa terang
Aku
bukan sekadar berjalan
meskipun malam terus berlari kencang mencari siang
berusaha lepas dari kelamnya hitam
membuka lebar terang
Rasanya tak akan cukup lama
haruskah darah yang tertumpa
demi sebuah kata Rasa akan Damai Sejahtera
tanpa malam kelam
di tiap hari menjelang
tak hanya di ambang batas tahun
No comments:
Post a Comment