Friday, January 11, 2008

Q.U.I.N.A

...Extrimis Lady...
ku kenal ia ketika ku baru membuka lembaran baru
di tempat baru yang belum ku tahu apa itu
saat ku belajar di lingkungan baru
ku tahu ia sebatas kemampuan ku mengingat seseorang seperti itu
sapa dan senyum
sering ia tebarkan di saat ku gundah
tetap ia mau berbagi
tak belajar untuk egois
meski umur terus mengikis
ku mengenal ia
ketika meniti langkah di lingkungan baru
tempat ku belajar apa arti sepi
kebebasan
memahami
dan mengerti
ku belajar dewasa
dan bahagia darinya
ku tak mengerti dimana ia sekarang
ku yakin ia selalu di sisi
tetap memberi motivasi bagi setiap yang memerlukannya
ia belajar memberi
lewat lantunan merdu melodi
tak ku tahu secara pasti
hatinya kini
seidh kah ia
murungkah ia
atau berbahagiakah ia
tak ada yang lebih indah
melihat seorang sahabat berbahagia
ku lantunkan senandung maaf
wujud kesalahan dan kesadaranku di hari ini
belajar untuk menghargai
dan tetap untuk memilih
karena waktu tak akan lama lagi
segala sesuatunya mungkin terjadi
lama
maupun tak akan lama
seperti air matanya yang jatuh
ketika ia bersama belajar meniti puncak
itu yang pertama ku lihat
semoga menjadi yang terakhir
tak terbalasa jasa ia pada ku
kasih sebagai sahabat
tak akan terhapus dari memori
meski waktu diguncang
heboh baru seorang extrimis
lady

No comments:

Post a Comment