Showing posts with label amazing2018. Show all posts
Showing posts with label amazing2018. Show all posts

Sunday, October 18, 2020

Perjalanan Hidup Hingga 2020

Blog ini kembali dibuka setelah kurang lebih hampir 3 tahun sama sekali tidak ada suara dan cerita tentang kehidupan. Rasanya jari - jemari pun telah lama tidak menuliskan apapun dalam kehidupan. 
Perjalanan seolah berlalu hanya dengan singgah di dalam ingatan yang terbatas. Sejujurnya dalam 3 tahun ini dari sejak 2017 hingga hari ini di tahun 2020, banyak peristiwa yang membuat hidup menjadi sangat berwarna. Warna cerah hingga menjadi warna kelabu yang menaungi kehidupan ku sendiri baik sebagai seorang anak, seorang istri, seorang teman atau sahabat dan peran lainnya yang akhirnya aku dapatkan dan mulai jalani sepanjang 3 tahun yang begitu penuh cerita. 

Rasa bahagia, sakit, lelah, sukacita dan begitu banyak bagian dari cerita yang diizinkan untuk terjadi dalam hidupku. Aku bukan seorang yang sempurna. Bahkan ketidaksempurnaan itu bisa jelas semua orang baca melalui cerita - cerita yang ada di dalam blog ini. Niat dan kesempatan banyak yang sudah dilewatkan. Cerita dan rencana yang ingin dilakukan pada akhirnya berujung hanya semangat saat itu saja dan hilang tanpa bekas hingga hari ini. Hari ini menjadi hari yang minggu baru yang mungkin sama seperti hari - hari lainnya tapi di hari ini, aku kembali mencari dimana blog yang lama. 

Aku dulu memanggil si diri, tapi semakin lama aku menyadari sebuah sudut pandang. Blog ini isinya sangat personal. Meskipun aku berharap sekali bisa membantu siapapun itu dimanapun mereka yang memang membutuhkan bantuan yang mungkin aku bisa berikan melalui cerita - ceritaku. Itu mengapa aku katakan bagaimana perkembanganku pun sangat terlihat melalui setiap post di dalam blog ini. Perjalanan ku masih panjang meskipun rasanya waktu yang tersedia sangat singkat. 

Selama 3 tahun, perjalananku sangat membuatkan penuh merasakan penuh kejutan. Tertawa. Tangisan. Bahkan dalam perjalanan spiritual, aku pun sempat kehilangan arah yang aku tak bisa lagi jelaskan mengapa kemarahanku menjadi sesuatu yang betul - betul tidak terukur. Aku bersikap tak adil tapi aku menuntut keadilan kepada Dia. 

Melalui pengalaman yang berjalan, aku berada pada satu titik pembelajaran yang membuatku (semoga) mungkin lebih dewasa dan memiliki sikap atas hidupku lebih tegas. Kebahagiaan adalah milikku dan aku yang menentukan itu. Berbagi itu adalah keinginanku dan aku juga yang melakukan itu. 

Semoga dalam perjalanan waktu, kita akan saling mengenal. 
Aku, kamu dan dunia adalah perjalanan hidup yang dihubungkan dengan banyak cara dan melalui ragam ikatan tak terencana. 

Semesta mendengar, manusia merasakan dan Tuhan mencintai kita apa adanya. 

Uis Neno Nokan Kit. 


Wednesday, February 28, 2018

Memulai Tahun 2018

Tahun 2018

Tahun yang seharusnya aku mulai dengan kebahagiaan tapi lebih banyak luka dan curiga yang tertutup. Aku melepaskan banyak perasaan yang tidak seharusnya setelah lama bergumul di sepanjang 2017 dengan banyak hal yang tidak pernah dibayangkan harus dihadapi. Tahun 2018 seharusnya menjadi tahun penuh berkat karena Tuhan akhirnya membawa lelakiku pindah ke Jakarta untuk pekerjaan baru yang semakin layak. Mungkin menurutnya tidak terlalu lapangan tapi berjalannya waktu, Tuhan akan menunjukkan mengapa dan seperti apa jalan harus ditempuh di posisi sekarang. 

Tahun 2018 juga menjadi tahun pertama kami menempati rumah baru yang berada di salah satu kompleks yang cukup baik dan nyaman di BSD, Tangerang, Banten. Daerah yang benar - benar juga aku tidak pernah bayangkan untuk alami atau bahkan dapati. Sepanjang 2017 kami mencari rumah untuk ditinggali karena rasanya sudah waktunya kami mengalami kemajuan dalam hidup. Perjalanan yang begitu tak mudah di tahun 2017 dari sisi keluarga, karir, hingga sosial kami jalani dan hingga di titik tahun ini. 

Perjalanan dibuka dengan menempati rumah baru, pekerjaan baru dan bahkan banyaknya perabotan baru dan cita - cita baru bersama saat itu. Meskipun akhirnya di bulan kedua, semua terungkap dan apa yang tersembunyi jelas akhirnya tersibak. Hancur hatiku tapi semua telah terjadi. Penolakan dalam diri yang selama ini dianggap khayalan ternyata bagian dari luka yang cukup sangat dalam. Tahun ku dimulai dengan senyum dan mungkin akan ditutup dengan duka. Aku dalam kehancuran. Kebahagiaan seolah menjadi taruhan dan rebutan antara gelap dan terang, antara aku dan dia yang datang menghancurkan. 

Seolah - olah perjalanan 2018 adalah suatu beban, tapi pada akhirnya memang perjalanan 2018 seperti perjalanan yang luar biasa. Spiritualitasku menjadi ke bagian paling bawah. Kekecewaaan yang tak direncanakan pun harus ada dan  menjadi pertanyaan untuk kehadirannya. Rasanya ini tidak perlu, terlebih sepanjang 2017 perjalanan sudah dilalui bahkan dengan sakit dan perasaan akan takut kehilangan selamanya. Namun, semua ditutup dengan rasa sakit dan curiga yang pada akhirnya menjadi bukti jelas di awal tahun 2018.

Perjalanan ini semoga mendewasakan kami. Pengalaman ini menjadikan kami untuk melihat sesuatu lebih berharga. Menjadikan aku seorang manusia yang lebih dewasa dalam menata perasaan, menjaga ekspektasi, terlebih untuk melihat arti sebuah pengampunan.