Tulisan kali ini seperti yang pernah diri sampaikan sebelumnya tentang pemilahan sampah di Jepang, tapi bagaimana dengan sampah di kampus, seperti meja, kursi, sampai microwave?
Di kampus Akita, ada namanya hari pembuangan barang - barang bekas dari seluruh lab yang ada. Hari pembuangan dilakukan setiap 2x dalam setahun, pada sekitar Oktober dan April. Mahasiswa dan dosen dapat membuang seluruh perlengkapan elektronik dan aksesoris kantor besar lainnya, seperti kursi, futon, heater dan lainnya. Seluruh warga kampus berhak untuk membuang segala sesuatu yang buat mereka tidak terpakai lagi. Alasan pembuangan sangat beragam, biasanya pasti tidak terpakai lagi atau sudah rusak, ada juga alasan yang paling ditunggu, yaitu karena lab sudah punya yang baru atau akan membeli produk terbaru. Alasan - alasan ini jadi sangat membantu sekali untuk semua barang untuk bisa dipakai kembali.
| Jadwal pembuangan di Oktober lalu. |
Barang - barang ini akan dikumpulkan di lapangan tertentu yang telah ditentukan oleh pihak kampus. Selama dua hari, warga kampus memiliki kesempatan untuk membuang yang mereka tidak butuhkan. Hari pembuangan seperti ini sangat membantu para warga kampus karena tidak perlu melakukan pembayaran kepada negara jika kita harus membuang alat elektronik. Maklum, di Jepang seluruh pembuangan barang elektronik haruslah dihitung sebagai biaya atau cost untuk daur ulang. Jika dibuang di kampus, biayanya dapat ditanggung oleh pihak kampus. Kesempatan pembuangan seperti ini juga sangat bermanfaat untuk mahasiswa lainnya. Bisa dikatakan sebagai ajang mencari bantuan dadakan karena terkadang ada beberapa barang yang masih dapat dipakai kembali. Beberapa teman diri berhasil mendapatkan satu set mikroskop, ada yang dapat kulkas, microwave, ada yang dapat futon dan selimut, ada yang mendapat teko pemasak air panas. Semua sangat tergantung kecepatan dan kejelian kita melihat barang - barang yang dibuang. Biasanya barang - barang yang masih bagus banyak pada hari pertama. Hari kedua cukup sulit mendapatkan yang masih berfungsi karena biasanya para mahasiswa lainnya sudah menyerbu di hari pertama. Ajang seperti ini sangat biasa dan umum sekali di hari pembuangan. Pada hari ketiga, semua sampah akan diangkut oleh pihak ketiga yang sudah ditelepon oleh kampus. Semua akan jadi bersih dan rapih kembali.
| Ada banyak pilihan barang untuk membantu penghematan. |
Dengan sedikit cerdas dalam memilih dan telaten melihat barang, mahasiswa dapat menghemat pengeluarannya saat membeli barang - barang elektronik untuk di rumah. Di sisi lain, juga dapat membantu penghematan uang daur ulang yang bisa dipakai untuk pindahan atau pulang ke negaranya masing - masing di akhir waktu kuliah.