Monday, January 19, 2015

Japan Eco product!

Eco product exhibition adalah acara tahunan yang awalnya digagas pemerintah Jepang sejak tahun 1997. Tujuannya sederhana saja, yaitu mendorong "kecintaan" terhadap lingkungan yang harus ditumbuhkan dalam masyarakatnya. Masyarakat Jepang sendiri sudah mulai terpaku, terpanalah bisa dikatakan terhadap apa yang mereka miliki agar sesuai dengan prinsip lingkungan. Makanya, tidak sulit menemukan segala sesuatu yang memiliki label, environment friendly group di seantero Jepang. Label seperti ini tidak terbatas pada label 3R saja atau barang ini digunakan dari bahan yang ditanam di perkebunan yang suistain. Lebih dari itu juga rasanya, di Jepang kita bisa menemukan makanan dengan label atau sertifikasi badan dunia tertentu yang menyatakan ini bukan hasil "haram" terhadap lingkungan, seperti illegal fishing atau pembabatan hutan. 
Balik lagi ke eco-product, konsep inilah yang berusaha ditanamkan oleh pemerintah Jepang melalui pengusaha - pengusahanya. Dengan masyarakat yang semakin sadar, maka kebutuhan market diharapkan meningkat. Kebutuhan yang meningkat, akan mendorong pengusaha untuk mendapatkan inovasi yang environment friendly lebih banyak lagi. Jadi, sederhana saja semuanya memiliki efek domino. Efek seperti ini bisa dikatakan juga sebagai win - win solution, yang mungkin cukup berisiko di awal karena siapa tahu program ini gagal kan? 

Akan tetapi, sepertinya program ini cukup berhasil karena hingga saat ini, pameran ini masih berlangsung di Tokyo. Sejak awal 2000an, pameran dilakukan di Tokyo Big Sight yang terletak di dekat Tokyo Bay (semoga tidak salah). Awalnya, pameran ini hanya diikuti beberapa perusahaan yang diundang pemerintah dan tidak ada sama sekali konsep yang attractive. Namun sepertinya, tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah peserta dan inovasi yang diberikan untuk menarik minat masyarakat. 
Siapa saja pesertanya? Seluruh orang, lembaga atau siapapun yang ingin datang. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum. Diri kebetulan kurang tahu sejak kapan anak - anak sekolah, dari TK, SD hingga SMP diundang untuk datang. Pihak panitia menyediakan bus yang menjemput para siswa untuk datang ke tempat acara. Selain itu, mereka juga disediakan pemandu untuk mengenali beberapa stand tertentu. Kehadiran anak - anak ini menjadikan tempat acara sangat penuh, sekitar 5000 anak sekolah datang ke tempat acara selama 3 hari pameran. Mereka berasal dari seluruh penjuru Tokyo pastinya. Selain itu, inisiatif dan keingintahuan anak - anak dijadikan salah satu cara untuk menanamkan pikiran berwawasan lingkungan dan teknologi sedari dini. Kebanyakan anak - anak menikmati acara yang ada, termasuk dalam mengumpulkan suvenir yang sebenarnya pun diri terkadang tidak yakin akan mereka gunakan di rumah. Para businessman juga hadir, namun tidak sebanyak pada pameran business lainnya. Kehadiran mereka umumnya banyak kepada kunjungan terhadap industri otomotif atau manufaktur lainnya, seperti teknologi. Diskusi yang dilakukan memang tidak selalu berujung pada kesepakatan bisnis, tetapi mengarahkan mereka pada kesempatan dan tawaran produk yang dapat digunakan untuk perusahaan mereka. 
Seperti tahun ini, Toyota dan Honda memamerkan mobil hidrogen yang hemat energi dan minium karbon dioksida. Bisa dikatakan semua mata pebisnis banyak sekali tertambat pada kehadiran exhibitor seperti ini. Kesempatan yang sama digunakan para exhibitor untuk mengumumkan dan mengenalkan lebih dekat produk mereka sebelum masuk ke pasaran. Menarik bukan? Selain itu, kelas exhibitor yang lebih kecil modalnya, seperti pakaian atau kerajinan khusus dari bahan organik juga berjajar rapih. Kita bisa menemukan pakaian dari katun organik, sehingga baju pun dapat didaur ulang oleh bumi kita di kemudian hari. 

Apa saja yang ditampilkan? Kunci pameran ini adalah inovasi berwawasan lingkungan ataupun kegiatan terkait lingkungan. Acara ini bisa menjadi brand image yang baik untuk para exhibitor dalam menarik minat pihak konsumennya. Dengan tidak terbatas pesertanya, pihak peserta bisa menampilkan apapun inovasi yang mereka miliki atau sedang dikembangkan atau akan dikembangkan. Ide pun bisa memiliki daya jual loh! Kegiatan CSR mereka terkait masyarakat dan lingkungan menjadi salah satu yang sangat mudah ditemui di stand exhibitor. 
Kapan? Tiap akhir tahun selalu diadakan acara ini, terutama Desember 10-12. Jadi, cek saja tanggalnya setiap tahun ya. Biaya masuknya gratis buat siapa saja. Pengunjung dapat mendaftar di tempat atau pun registrasi online terlebih dahulu untuk menghindari antrian. Pastikan saat ke sini memakai baju dan sepatu yang nyaman untuk berkeliling ke seluruh stand. 

Peringatan dini! Jangan lupa bisa berbahasa Jepang atau setidaknya ada teman yang bisa berbahasa Jepang untuk mengikuti kuesioner atau lomba dengan pertanyaan. Pastinya untuk hadiah menarik dari pihak penyelenggara. Menyenangkan loh!