Masih dalam suasana bahagia, diri pun menuliskan bagaimana bisa mendapatkan semua ini. Dibalik seluruh hadiah dari NASA ini terselip cerita tentang keyakinan, keteguhan dan usaha. Cerita diawali semuanya ketika diri mendapat kesempatan 'jalan - jalan' sehari ke Yokohama untuk mengikuti konferensi JpGU (Japanese Geoscience Union). Kedatangan diri bukan sebagai peserta konferensi tetapi sebagai exhibitor! Keren kan??? Jadi dalam kesempatan kemarin diri memperkenalkan program sekolah diri yang dikenal sebagai Leading Program selama konferensi berlangsung. Perkenalan tentang konferensinya bisa langsung dicari di google.com tentang apa sih JpGU itu.
Setelah datang dan yang seharusnya menjaga stand kami, maka diri dan satu partner in crime malah bergegas melakukan treasure hunt for present. Banyak sekali stand dari berbagai bidang yang datang, tidak hanya NASA, tetapi juga ada AIST, IODP, universitas - universitas, dan lainnya. Dengan begitu banyak pameran seperti ini tidak hanya menambah kesempatan belajar, tetapi juga hadiahnya! Betapa tidak, hadiah yang mereka berikan sangat membantu kembali dalam proses belajar, seperti peta, poster umur geologi, map 3D, dvd film tentang matahari, dvd video hasil pengamatan antariksa dan banyak lainnya. Inilah yang mendorong kami melakukan treasure hunt yang menarik ini.
Ke stand NASA menjadi kesenangan tersendiri buat kami, selain ramah, hadiahnya juga banyak. Para scientist yang datang mempersilahkan kami mengambil buku, stiker, poster dan diberikan tas kecil untuk memasukkan seluruh pengetahuan yang kami ambil dari NASA. NASA juga membawa hyperwall mereka ke JpGU meeting kali ini. Diri punya kesempatan untuk mendengar presentasi langsung tentang kegiatan NASA dan program yang sedang mereka kerjakan saat ini langsung dari ahlinya! Bahkan direktur geoscience NASA pun datang meramaikan dan memberikan presentasi di sini. Luar biasa bukan. Diri jadi mengerti mengapa negara - negara seperti Jepang dan Amerika rela - rela menggelontorkan duit yang tidak sedikit untuk para ilmuwannya untuk mengembangkan hal yang tidak langsung memberikan uang atau nilai ekonomi. Akan tetapi lihat apa yang mereka buat dari hal tersebut! Amazing! Bukan kepentingan negara sendiri saja, tetapi negara lain pun sangat terbantu akhirnya.
Selama mengikuti sesi presentasi diri sangat tertarik dengan tas komputer dan buku Earth as Art yang tidak tahu kapan akan dibagikan. Di sinilah keyakinan, keteguhan dan kerelaan hati diuji. Saat presentasi, diri mendapat pesan tentang ini dalam kasus pembelian rumah. Nah, ternyata tidak hanya mengamini rumah, bahkan hal terkecil sekalipun kita bisa melakukannya. Itulah yang diri alami. Bermodal kebahagiaan mendapat ilmu baru, maka diri meyakini bahwa tas dan buku itu akan menjadi miliki diri. Mata tetap fokus menatap ke tas dan buku sambil berkata itu akan jadi milik diri. Terdengar ambisius tapi ini berbeda jika mau dilihat dengan prespektif lain. Ini adalah keyakinan bagaimana kita memperjuangkan sesuatu. Perjuangannya terletak dari waktu yang diri berikan di sana sembari mendengarkan presentasi yang memang diri senangi. Kerelaan, itu juga perlu, namanya perjuangan tidak akan selalu berakhir hasil yang baik langsung di waktu yang kita bayangkan atau bahkan tidak hasilkan sama sekali! Tetapi percayalah selalu ada hasil terbaik buat kita menurut ukuran Sang Pemberi. Nah, percaya atau tidak, di akhir acara, pihak NASA memberikan kupon undian untuk diundi langsung dengan hadiah tas. eng ing eng... Nomor undian diri keluar! 252! yeyeyeye..Baik banget kan Sang Pemberi kita?
![]() |
| Seluruh oleh - oleh dari NASA langsung |
Lalu bagaimana dengan bukunya? Esok harinya peristiwa kedua yang sangat luar biasa terjadi kembali. Setelah ikuti acara presentasi sebelum diri pulang dengan pesawat sore hari dari Haneda, pihak NASA tiba - tiba mengeluarkan stok buku dengan judul yang sama untuk dibagikan sebagai kenang - kenangan presentasi hari kedua! Yeahhh!!! Diri akhirnya mendapatkan buku idaman.
Jadi apa yang dipelajari dari semua pemberian ini? Bukan sekadar barangnya berlambang NASA seperti yang seorang otosan katakan kepada diri. Akan tetapi, diri belajar sangat banyak bagaimana kita mempercayai, berdoa dan berjuang untuk apa yang kita impikan, inginkan dan harapkan. Tidak ada mimpi yang murah! Apalagi yang ditunggu, bangkit dan lupakan yang lalu, berjuang untuk raih mimpimu!
