Tahun ketiga tidak terasa sudah datang selama diri di Akita. Akita, kota yang luar biasa, terlebih cuaca dan kenyamanannya. Kota yang tidak terlalu besar, tidak terlalu padat, nyaman, bersih dan aman. Salah satu pilihan kota yang tepat adalah Akita untuk belajar dan tinggal pada waktu tertentu. Namun, kota ini tidak akan jadi referensi bagi mereka yang menyukai kehidupan kota yang padat dan tidak berhenti bahkan hingga malam hari seperti Tokyo.
Musim semi tahun ini datang lebih awal, sepertinya salju yang datang lebih awal tahun kemarin. Tidak seperti tahun - tahun sebelumnya, salju datang di bulan November yang sebenarnya cukup terlambat juga dibandingkan tahun 2013 yang datang di bulan Oktober. Salju sudah mencair sejak bulan Februari di Akita. Beberapa kali diri semacam tertipu oleh cuaca Akita yang memberikan pengharapan akan kedatangan musim semi. Salju yang mencair, udara yang menghangat dan matahari sepanjang hari yang tidak henti bersinar memberikan semacam kebahagiaan tersendiri saat - saat itu. Setelah berbulan - bulan dengan salju yang tebal dan matahari yang datang dan pergi sesuka hati, kehadiran semacam itu memberikan suatu kesejukan tersendiri. Dari hal seperti inilah akan mengerti bahwa pelangi selalu ada setelah badai selama apapun itu.
| Kebersamaan adalah nilai penting mekarnya Sakura. |
Meskipun di tengah cuaca yang tiba - tiba dalam semalam, angin kencang datang dan menggantikan semua mimpi musim semi dengan ancaman salju tebal kembali, tidak akan pernah menyurutkan warga Akita untuk tetap berusaha yakin dan menikmati bahwa musim semi akan datang lebih awal. Que sera sera. Maka terjadilah seperti yang diharapkan, seperti apa yang telah digariskan. Salju tahun ini mencair seluruhnya di pertengahan Maret, termasuk angin yang menjauh dari Akita, berganti dengan kelebatan hujan yang mungkin cukup tak berhenti. Harapan kedua pun pupus untuk merasakan betapa sempurna keindahan Sakura di musim ini.
| Keindahan Sakura 2015. |
Sakura, adalah bunga dari genus tertentu yang hanya dapat tumbuh dengan suhu dan kelembaban khas lintang utara. Meskipun demikian, tidak semua negara dapat berkesempatan untuk melihat sakura yang dibawa dari Jepang untuk tumbuh di negara mereka. Mungkin Sakura semacam pemilih dan tahu bagaimana untuk dinikmati.
Hujan yang datang terus menerus, membuat tingkat kelimpahan air yang tinggi dan menyebabkan sakura bermekaran tidak bersamaan bahkan dalam satu pohon yang sama. Tidak indah rasanya jika dibandingkan dengan tahun - tahun sebelumnya yang sudah pernah diri lihat karena cuaca yang sangat baik. Namun, tidak elok pun untuk membandingkan keindahan yang satu dengan lainnya karena hanya akan merusak kenikmatan dari keindahan itu sendiri.
Diri menyambut datangnya sakura dengan senyum untuk terus berharap hujan sedikitlah berbaik hati untuk berhenti dan tidak terus membasahi Akita. Namun apa daya, Sang Pemilik lebih tahu untuk apa Sakura bermekaran dengan cara yang berbeda setiap tahunnya. Lagipula, tidak ada yang tahu berapa lama diri akan tetap berada di negara ini sampai titik mungkin diri akan merasa saatnya untuk kembali dan membangun kehidupan baru yang semakin indah seperti kebersamaan bunga Sakura.