Asik, informasi sangat bagus dari penelitian yang ada.
Menulis itu ternyata membuat kurus!!!
Pekerjaan yang tidak banyak menguras tenaga (*at least bagi mereka yang tidak suka olahraga) dan menyenangkan untuk terus dikerjakan dalam mengisi waktu luangnya.
Pekerjaan yang tidak banyak menguras tenaga (*at least bagi mereka yang tidak suka olahraga) dan menyenangkan untuk terus dikerjakan dalam mengisi waktu luangnya.
Nah, ini infonya dari web http://id.she.yahoo.com/asyik-menulis-juga-bisa-bikin-langsing-050007034.html
Luar biasa pokoknya!
Hayo menulis!
REPUBLIKA.CO.ID, Anda ingin menurunkan berat badan? Sebenarnya banyak cara yang mudah yang bisa dilakukan, bahkan tanpa risiko yang membahayakan. Misalnya saja dengan menulis.Tak percaya? Menulis hal-hal positif yang ringan dan sederhana, yang setiap hari kita lakukan, bisa menurunkan berat badan kita, lho. Bahkan kita malah tidak sadar kalau berat badan kita sudah turun.Sebuah penelitian telah dilakukan di Amerika dan Kanada, mengenai hubungan menulis hal-hal positif, dengan penurunan berat badan. Penelitian ini dilakukan di Stanford University dan College Renford University, pada 45 mahasiswi mereka, yang menderita obesitas.Separuh dari mereka diminta untuk menulis, selama 15 menit saja, setiap hari tentang hal-hal dalam hidup mereka sangat dihargai. Misalnya seperti musik, hobi, dan hubungan dengan teman dan keluarga. Separuhnya, tidak.Hasilnya menakjubkan. Empat bulan kemudian, perempuan yang secara intens menuliskan hal-hal positif tersebut, berat badannya turun, dengan rata-rata 7 kg.Menurut penelitinya, Prof Chistine Logel, perempuan yang menulis tentang sesuatu yang mereka hargai, setiap hari akan merasa bahagia hidupnya. "Bagaimana kita merasakan tentang diri kita sendiri dapat memiliki efek besar," ujarnya, seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (7/1).Menurutnya, perempuan yang hatinya berbahagia dan selalu berpikir positif, tak mau banyak makan. Makan yang dilakukannya, adalah makan yang teratur dan baik untuk kesehatan.Selanjutnya, perempuan tersebut juga akan melewatkan ngemil. “Karena kebiasaan ngemil ini, banyak dilakukan ketika sang perempuan stres,” katanya. Menurutnya, perempuan yang sering stres atau depresi, akan banyak makan untuk melampiaskan perasaannya.Jadi, jika sedang menghadapi situasi yang membuat stres, seperti gagal dalam tes atau pertengkaran, Anda pun bisa tetap menurunkan berat badan. “Caranya adalah ingat saja hal-hal positif dan tuliskan dia atas kertas," ujarnya. Misalnya, ia memberikan contoh, dengan mengingatkan diri kita sendiri betapa kita mencintai anak-anak kita.
Ada lagi informasinya di web http://female.kompas.com/read/2012/01/21/19411037/Menulis.15.Menit.Tiap.Hari.Bikin.Langsing
Coba baca lagi yang ini. Jawabannya, luar biasa!
Menulis yuk!
KOMPAS.com - Rahasia tubuh langsing ternyata sederhana saja, bermodalkan pena dan kertas untuk menuliskan berbagai hal positif selama 15 menit setiap hari. Penelitian menunjukkan cara ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan secara signifikan.
Penelitian ini diadakan Stanford University di Amerika dan Renison University College di Kanada melibatkan 45 mahasiswi, dengan 60 persen dari mereka kelebihan berat badan dan cenderung mengalami obesitas.
Para peneliti menemukan fakta, perempuan yang setiap hari menuliskan apa yang paling bermakna baginya, mampu menurunkan berat badan secara signifikan, dibandingkan mereka yang tidak menulis. Pikiran positif ini menjadi kekuatan perempuan karena ketika sedang stres, ia tidak melampiaskan emosinya pada makanan untuk merasa lebih baik.
Para responden terbagi dua kelompok. Kelompok satu diminta menuliskan berbagai hal positif terkait apa pun, musik, hubungan dengan teman atau keluarga, selama 15 menit setiap harinya. Sementara kelompok dua diminta menuliskan berbagai hal yang tak berarti baginya. Empat bulan kemudian, semua perempuan ini menimbang berat badannya. Hasilnya, kelompok pertama mengalami penurunan berat badan sebanyak 1,5 kg.
Pola makan dan stres.
Kaum perempuan cenderung lebih bermasalah dengan berat badan yang terkait dengan stres dan pola makan. Hal ini terbukti dari penelitian tersebut, di mana ada perbedaan antara perempuan yang menuliskan sesuatu yang positif dan berbagai hal yang tak disukainya. Menurut para peneliti, seseorang yang makan ketika ia merasa depresi merupakan bentuk pelariannya untuk merasa lebih baik lagi.
"Apa yang kita rasakan tentang diri sendiri punya dampak besar," kata Profesor Christine Logel, salah seorang peneliti.
Logel meyakini, menuliskan berbagai hal yang dihargai dan disyukuri setiap hari membuat seseorang memandang dirinya lebih positif. Ia tidak akan melampiaskan emosinya pada makanan demi mendapatkan suasana hati yang lebih baik setelahnya. Ia juga tak berminat untuk ngemil, salah satu kebiasaan yang juga ada kaitannya dengan stres.
Menurut Logel, setiap individu dapat mengingatkan dirinya sendiri untuk selalu berpikir positif. Jadi, meskipun Anda merasa tertekan karena berbagai hal, misalnya tidak lolos tes atau bertengkar dengan teman, pasangan atau keluarga, pikiran Anda dapat diputarbalikkan dengan fokus pada pikiran positif. Seperti perasaan cinta Anda terhadap anak-anak ataupun berbagai perasaan membahagiakan lainnya yang dapat melawan perasaan tertekan tadi.
Meski begitu, para peneliti belum mau merekomendasikan hasil penelitian ini sebagai program diet perempuan. Masih diperlukan penelitian lanjutan untuk membuktikan keampuhan metode menulis hal baik setiap hari ini dan pengaruhnya terhadap diet. Meski tak ada risiko jika pun Anda ingin mencobanya.
Nah, apa yang bisa dikatakan sekarang?
Yuk, menulis bersama. Luar biasa kan berkat dalam menulis. Bukan sekadar melepas ide di kepala, tetapi memberikan kesehatan untuk kita. Semakin sehat dan semakin kreatif. Perempuan kreatif masa kini.
Cewek - cewek, hayuk menulis!