Sunday, September 20, 2009

ALONE, Lombok (part IV)

kembali lagi part keempat cerita perjalanan w ke lombok. okay, di sesi ini, w nyeritain kisah exited yang pertama kali w alami, yaitu snorkling! kegiatan ini memang tampak seperti wacana dalam hidup w karena w ga bisa berenang, panikan dan emang dilarang orang tua untuk mencobanya karena dua faktor sebelum tadi.

akhirnya, dengan segenap hati dan pencapaian yang tak pernah habisnya, w nekat snorkling. untuk itu w ngga nyesal, betapa indahnya bawah laut gili trawangan. ya, gili trawangan adalah salah satu dari tiga gili yang ada di sekitar pulau lombok.
Pemandangan bawah laut gili trawangan sudah termasyur di banyak tempat. ahh, jika bisa diving coba lakukan di sini karena ada spot blue koral yang langka. konon, karang tipe ini hanya ada di karibia dan di trawangan ini. tidak banyak kata yang terucap, lebih baik baca lewat poto.

oiya, dalam perjalanan ini, bersama empat teman, w bermain hampir setengah hari. semua dimulai dari ijin, lupa pin atm, nyebrang yang tenang, pasir putih, air jernih, ikan biru, hingga pulang. jangan sungka untuk mambawa kamera anti air di sini, karena di batas pantai pun ikan yang terlihat sangat menakjubkan. thanks to bang haqul buat snorkelnya (barangnya masih di kosan), tanpa itu sulit untuk menikmati bawah laut trawangan. jangan takut, di sepanjang pantai banyak cottege, sewa alat-alat snorkling hingga diving, cafetaria, hingga bule-bule yang berjemur.
nikmatnya pulau ini, ngga ada polusi udara karena tidak diperkenankan kendaraan bermotor. rasakan sensasi seperti di negri asing karena isinya mayoritas adalah wisatawan mancanegara dari berbagai negara. berkeliling dengan menggunakan sepeda adalah pilihan sangat tepat untuk menikmati hari dan kesehatan tubuh. harus cobain pas kedatangan kedua w!!!amin

nah ini dia kegiatan snorkling yang menyenangkan meskipun hanya di sepanjang garis pantai.

Pantai yang indah menarik turis mancanegara untuk berada di sini. Snorkling bukan menarik untuk wisatawan dosmetik seperti w, tetapi juga para pelancong bule kita. Akan tetapi, dengan keterbatasan w, tetap w lebih memilih safety. ya, dengan menyewa pelampung dan sepatu katak, dapat dikatakan aman ketika dipakai dengan benar. Bermain snorkling sangat mengangumkan dengan biota laut yang luar biasa, sayang tanpa kamera anti air apa yang bisa diperbuat. Semoga Tuhan mendengarkan ini.

nah, suasana cafe seperti ini terasa di sepanjang pantai karena memang jadi ajang silaturami para bule dengan anggota tur atau keluarga mereka sendiri. dengan memesan makanan atau minuman yang tergolong mahal untuk backpacker, kita bisa menikmati semuanya secara eksklusif dengan pantai yang indah dan semangat hati ketika melihat awan biru dan pulau Lombok di kejauhan.








bayangan boleh hilang, tetapi kenangan tetap akan jadi satu dalam ingatan. it's memorble guys!





ini dia, suasana di sekitar pelabuhan di gili trawangan. tampak para bule baru saja tiba dari diving di sekitar blue coral. dengan biaya sekitar Rp. 500.000/ penyelaman, kelangkahan itu bisa dinikmati. akan tetapi, tanpa sertifikasi sebaiknya jangan dilakukan terlebih dahulu karena demi safety prosedur.

di saat inilah, menunggu menjadi hal yang tidak terlalu menjemukan.


untuk ke gili trawangan sangat mudah, apa yang dicari tinggal kendaraan ke pelabuhan bangsal. dengan biaya Rp 10.000 per orang, kita sudah bisa menyebrang dengan perahu yang disiapkan. Kebetulan, saat itu w menyebrang dan pulang dengan kapan Laut biru, nama yang unik dan memang asik. di kapal kecil ini, kita juga akan bertemu para pedagang dan bule bahkan. rasakan sensasi goyang di kapal yang akan cukup memabukkan bagi yang tidak biasa. thanks to rahman, raji, indra, satu lagi teman..(punten aku tidak ingat namamu, tapi aku ingat nasib ga bisa berenang yang sama denganku, hihihii).
Tuhan dengarkan doa orang yang percaya, kan??trust Him.

No comments:

Post a Comment