Tuesday, August 21, 2007

Kembali

Hari ini kutemukan kembali sisa-sisa hati yang telah tercecer itu. Ada kepingan yang jatuh jauh ke bawah samudra terdalam hati yang lain. ada pula yang jauh terbang ke angkasa. Terbang ke langit yang tinggi mencari kedamaian. Ada yang lain menyelam ke lumpur kotor mencari ketenangan abadi dalam kegelapan. Dan kepingan-kepingan kecil lain yang entah di mana sekarang.
Hari ini kulihat kembali di sisi terdalam diri ini ada pandangan lelah akan sesuatu yang telah hilang itu. Meski kini ia telah kembali tetap saja ia tak akan utuh lagi serupa awal kisah. Kepingan-kepingan itu terbang, mengangkasa sampai langit tertinggi di lubuk hati.
Hari ini kurasakan kembali apa yang telah lam terpendam. Sesuatu yang lama tak terungkap. Ada sisi lain yang selama ini tertutup rapat oleh bongkahan es keegoisan. Aku melihat kini ia masih dingin. Tetap sama. Belum berubah. Dingin.
Hari ini kurenungkan kembali segala yang telah lalu. Meski hati masih tak lagi sedingin yang lalu tetap saja ia sama. Sama. Tak akan berbeda. Apa yang mesti kau tahu? Aku bukan bagian dari suatu rencana. Kurenungkan untuk membuka kembali semuanya bukan mencairkan apa yang telah membeku itu sampai pada tetes terakhir.
Hari ini ku kembali ke diri ini. Siapa aku dan mengapa harus aku ? Tak peduli sudahkah kepingan itu ditemukan atau cairkah tetes-tetes peluh dalam hati ini. Tetap sama. Dingin.
Rasakan saja sebagai sesuatu yang tertunda dan bukan bagian dari ilusi mata. Aku tahu otak yang menafasi tiap huruf yang terukir sekarang. Tak perlu kau tanyakan kembali.
Jauh.

No comments:

Post a Comment