Tanggal 6 Februari 2012,
Tanggal sudah berlalu 18 hari sebelumnya. Sungguh luar biasa, waktu berjalan. Tuhan juga bekerja tidak main - main. Banyak hal yang luar biasa yang Ia siapkan.
Semalam sebelumnya, diri tidur.
Banyak kepikiran tentang ketakutan ga jelas, gugup, dan khawatir, serta berusaha ikhlas kehilangan seorang saudara yang sedang menahan maut di sungai.
Pergi ke kampus.
Hayo ma, kita pergi. Kalimat itu saja yang mampu diri ucapkan dengan semangat. Selebihnya, ketakutan dan ketidakyakinan saja.
Makan pagi di nasi kuning, rasa - rasanya enak, apalagi ada mama.
Tiba di kampus.
Sampai kampus, masih saja kosong karena pada kuliah dan sibuk masing - masing. Luar biasa, gugup itu lebih kencang untuk tahu saja.
Huff. Ma, kita pulang saja!
Mama bergosip dengan dosen. Heya, buka saja semua kartu diri.
Bentar lagi.
Keliling, keliling lagi. Mondar, mandir dulu, demi kehidupan yang lebih baik. Oh, tidak!
Sidang!
Whuaah..luar biasa. Diri cuma bisa menahan gugup dan cengenges. pengen ketawa kenceng, ga bisa, mau nangis - nangis ga jelas, ngapain! Berharap ada lelakiku di sana, tapi risikonya sama dengan diketawain. Ngga mau!
2 Jam berjalan, satu per satu pertanyaan coba dijawab. Ngga tau ya jawab ga tahu. Masa sok tahu. Judul kepanjangan, di TA ternyata ada yang lebih aneh. Dosennya ga tahu, tapi diri dibilang sok tahu. Nah loh, tapi lihatlah, Tuhan memang baik! ketahuan kan. hehehehe..:D
Luar biasa, saya tidak tahu menjelaskan reaksi piritnya terhadap air, supaya bisa menjadi air asam tambang.
Puji Tuhan, selesai!
less than 10 menit after..
Sidang selesai, diri keluar dan bermain dengan mama. Terima kasih mama, diri ini bisa. Bisa ngga jawab juga. Asikkan! Terima kasih mama udah ditemenin.
After that..
Kamu lulus! Yes, thanks God.
Nilai A. Terima kasih Tuhan Yesus.