Angin malam menembus sukma kalbu mimpi - mimpiku
menyelimuti aku dengan dinginnya malam
Bulan bersinar dekat dengan mimpiku
Bintang bercengkerama satu dengan yang lain di depan mata batinku
Tertawa bahagia dengan sinar yang berkilau
Namun bulan dan bintang tak mampu menerangi mimpiku
Mereka menangis melihat mimpi itu terus menjalari pikiranku
Hanya angin yang mampu menembus
namun tetap ia tak mampu menghalangi mimpi itu
Jalanlah aku dalam sadar di bawah terawang cahaya
dengan mimpi tetap seperti luka yang menganga
sakit atau tidak, tak akan terasa
Cepat atau lambat ...
ia akan datang
mimpi itu tetap saja berjalan
Mimpi saja tak mampu ditembus
lelah
bulan dan bintang saja mengeluh sekarang
mereka marah karena mimpi itu tetap ada
Mereka kecewa aku membiarkan mimpi itu
mimpi yang membuat aku kehilangan sepasang hati
No comments:
Post a Comment